
Clarissa terbangun dengan tangan Namjoon yang masi melingkar di pinggangnya.
Tapi Namjoon masi setia menutup matanya.
"Mungkin dia lelah" ucap Clarissa memegang pipi Namjoon yang masi tertidur dan tak terusik dengan sentuhan Clarissa di pipinya.
Hari ini Clarissa merasa badannya sudah mulai membaik tak seperti kemarin yang demam dan sakit di bagian kepalanya.
Setelah membersihkan dirinya Clarissa berjalan keluar dari kamar mandi dengan rambut yang sudah dia keramas.
"Segar sekali" ucap Clarissa berjalan keluar dari kamar mandi, matanya masi tertujuh pada Namjoon yang belum juga terbangun dari tidurnya.
Terdengar suara deringan ponselnya, Clarissa mengambil ponselnya yang tak dia sentuh selama 3 hari ini.
Kak Andre calling.
"Hallo kak" ucap Clarissa mengalihkan ke panggilan vidio.
"Aku dengar dari ibu kau ke Jepang" ucap kak Andre saat sudah melihat wajah adiknya.
"Iya aku dan Namjoon sedang berada di Jepang" ucap Clarissa.
"Kak Cristal mana kak" tanya Clarissa mencari sosok kakak iparnya.
"Dia sedang tertidur" Ucap kak Andre.
"Aku dan Cristal ingin merayakan natal bersama dikorea, tapi ternyata adik ku ini sedang pergi berlibur" ucap kak Andre lagi.
Clarissa tertawa melihat wajah kakaknya yang cemberut.
"Aku dengar dari Namjoon, katanya ibu akan menyusul kesini kakak ikutlah" ucap Clarissa.
"Ibu " teriak Clarissa saat melihat ibunya yang berdiri di belang kak Andre.
"Hai sayang" ucap nyonya Jang saat mendengar Clarissa memanggilnya.
"Bagaimana liburanmu nak" tanya nyonya Jang.
"Kurang baik bu" ucap Clarissa.
"Ada masalah dengan Namjoon?" tanya kak Andre khawatir.
"Bukan kak, tapi aku sakit" ucap Clarissa.
"Kau sakit" tanya kak Andre lagi.
"Ia kak, aku demam" ucap Clarissa.
"Terus bagimana ke adaan mu saat ini nak" tanya nyonya Jang.
"Sudah membaik bu, jangan khawatir Namjoon merawat ku" ucap Clarissa.
"Terus kemana Namjoon" tanya kak Andre karena tak melihat sosok Namjoon.
"Masi tertidur" ucap Clarissa mengalihkan kamera ponselnya ke arah Namjoon yang masi terlelap.
"Sudah biarkan dia beristirahat, mungkin dia lelah mengurusmu kemarin" ucap nyonya Jang.
"Kak sudah dulu yah, aku ingin memesan sarapan untuk kami, aku sudah sangat lapar" ucap Clarissa.
"Yahh baiklah, jaga diri mu baik-baik jangan sampai sakit lagi dan ingat jangan lupa minum obat mu" ucap kak Andre.
__ADS_1
"Baik kak,,, bay kak bay bu dan sampaikan salam mu ke kak Cristal" ucap Clarissa mengakhiri panggilan videonya.
Saat Clarissa sibuk dengan ponselnya, tiba-tiba Namjoon menghampirinya.
"Sayang kau sudah bangun" ucap Namjoon saat melihat clarissa duduk di sofa.
"Sayang sudah bangun, ayo duduklah disini" ucap clarissa memanggil Namjoon untuk duduk di sebelahnya.
"Bagaimana dengan sarapannya" ucap Namjoon sambil memeriksa suhu tubuh Clarissa.
"Aku sudah membaik, biar aku memesannya" ucap Clarissa ingin menelpon staff hotel.
"Syukurlah" ucap Namjoon mengecup kening Clarissa.
Sementara meyjhun masi berguling di atas kasurnya, semalam dia tak bisa tidur karena memikirkan Hana yang tak merespons pesan yang dia kirim.
"Sebenarnya wanita ini kemana" ucap meyjhun.
Lagi-lagi meyjhun memeriksa ponselnya, namun masi tak mendapatkan balasan dari Hana.
Hana
"Sebenarnya, apa yang kau lakukan sampai-sampai kau tak membalas pesan ku" isi pesan yang dia kirim kembali ke ponsel Hana.
Namun tetap tak ada jawaban.
Meyjhun mencoba untuk menelponnya namun tak di angkat juga. Itu membuat meyjhun makin frustrasi.
"Baiklah jika kau tak ingin membahasnya lagi, jadi jangan salahkan aku jika terjadi sesuatu padamu" pesan yang kembali dia kirim ke ponsel Hana.
Meyjhun memutuskan untuk ke kamar Namjoon.
Saat sampai di kamar Namjoon terlihat Clarissa yang telah membaik namun sibuk dengan ponselnya.
"Kamarin aku sampai" ucap meyjhun sedikit tak bersemangat seperti biasanya.
"Kau kenapa" tanya Namjoon saat mendengar meyjhun menghembuskan nafas kasar saat duduk di sofa.
Meyjhun hanya diam, dia tak terlalu fokus saat Namjoon mengajaknya berbicara.
"Hei kau kenapa" tanya Namjoon lagi.
Kali ini meyjhun menyahutinya.
"Tak ada apa-apa" ucap meyjhun.
Sementara Clarissa sibuk dengan ponselnya.
"Bagaimana dengan rencana yang aku bilang kemarin" tanya Namjoon.
"Aku belum kesana, mungkin sore nanti baru aku mengeceknya" ucap meyjhun.
"Baiklah" ucap Namjoon.
Clarissa yang sibuk dengan ponselnya tiba-tiba Namjoon mengambilnya.
"Sayang berbalas pesan dengan siapa" tanya Namjoon melihat ponsel Clarissa.
"Owww hanya dengan Hana" ucap Clarissa.
Meyjhun yang mendengarnya kaget, berarti pesannya memang sengaja tidak di baca oleh Hana. Itu makin membuat meyjhun frustrasi.
__ADS_1
"Dasar wanita aneh" gumam meyjhun namun masi bisa di dengar oleh Clarissa dan Namjoon.
"Ada apa dengan mu" kali ini Clarissa yang bertanya.
Namun meyjhun tak menjawab mala berlalu keluar dari aparteman Namjoon dengan kesal yang tak bisa dia sembunyikan.
Namjoon dan Clarissa saling menatap.
"Apa aku salah bicara" tanya Clarissa pada Namjoon.
"Entahlah mungkin dia lagi galau" ucap Namjoon.
"Atau kau memarahinya" ucap Clarissa.
"Tak ada aku tak memarahinya" jawab Namjoon.
"Terus dia kenapa" tanya Clarissa penasaran.
"Sayang tak usah memikirkannya" ucap Namjoon.
"Sayang apa paket natalku telah tiba" tanya Clarissa.
"Sepertinya sudah, tungguh sebentar aku akan menanyakannya ke resepsionis" ucap Namjoon.
Kembali ke meyjhun yang makin galau, mendengarkan ucapan clarissa tadi yang mengatakan bahwa dia sedang membalas pesan dengan Hana.
"Berarti dia selama ini memegang ponselnya" ucap meyjhun makin kesal.
Sementara Hana yang berada di Korea menerima pesan dari meyjhun, tapi memilih untuk tak membaca dan membalasnya. Bukan karena dia membenci meyjhun hanya saja dia tak tau bagaimana cari menghadapi meyjhun, karena dia sudah tau apa yang terjadi pada mereka saat itu.
"Ahhhhh" ucap Hana dengan menaruh kepalanya ke atas meja.
Biasanya saat dia ada masalah seperti ini dia kan bercerita pada Clarissa, tapi untuk satu hal ini dia masi ragu untuk menceritakannya kepada Clarissa.
Apa lagi saat ini dia sangat khawatir dengan dia yang belum datang bulan.
Itu makin membuat Hana frustrasi.
"Jika memang nanti itu akan terjadi padanya, sepertinya dia kan kembali ke rumah eommanya" gumam Hana.
Kembali ke Namjoon dan Clarissa.
Namjoon dan Clarissa kini sudah duduk di lantai, beralaskan karpet lembut mereka membuka paket natal yang mereka beli.
"Aku tak sabar ingin menghias pohon natal" ucap Clarissa antusias.
"Sayang jangan terburu-buru ingat sayang baru saja membaik" ucap Namjoon mengingatkan Clarissa untuk menjaga kesehatannya.
"Iyaa sayang" ucap Clarissa memeluk Namjoon.
"Dan terima kasih sudah merawat ku" ucap Clarissa lagi.
Clarissa mengeluarkan semua benda-benda yang dia pilih kemarin.
Namun matanya tertujuh pada satu benda yang di bungkus dengan rapi.
"Sayang ini apa?" Tanya Clarissa mengambil kotak hadia yang terbungkus tapi.
Namjoon terkejut saat melihat hadia yang dia siapakan namun telah di lihat oleh Clarissa.
"Ahhh itu kado-koda mainan yang akan di taruh di bawah pohon natal nanti" ucap Namjoon menberikan alasan.
__ADS_1
"Hampir saja itu ke tahuan" gumam Namjoon.