LEGENDA SANG DEWA ELEMENTAL

LEGENDA SANG DEWA ELEMENTAL
MONSTER IBLIS NAGA ES


__ADS_3

Pagi itu di tengah hutan belantara, Zhai Pe kembali mengulangi gerakan pengendalian, Saat matahari mulai naik ia langsung mengajak leluhurnya kembali melanjutkan perjalanan ke kota.


Setelah berjalan setengah hari lamanya, Zhai Pe dan roh leluhurnya sudah mulai mendekati kaki pegunungan suci, namun tiba-tiba ia mendeteksi ada sekitar enam makhluk iblis beraura dingin yang mendekatinya dari arah yang sama.


"Leluhur apa kau merasakannya??" tanya sang bocah.


"Iya, aura dingin ini tidak salah lagi ini Monster Iblis Naga Es," sahut Liao Pe langsung menebaknya.


"Mengapa mereka mendekat ke arah kita leluhur??" tanya sang bocah.


"Bersiaplah bocah! makhluk itu sangat berbahaya," ucap Liao Pe.


Naga itu terus mendekat, namun yang membuat Zhai Pe heran adalah Monster Iblis Naga Es hanya lewat di atas mereka.


"Heh!! mengapa Naga itu hanya lewat saja leluhur??" tanya sang bocah.


"Sialan...!! mengapa aku tidak kepikiran dari tadi," rutuk Liao Pe.


"Ada apa leluhur??".


"Jangan banyak tanya lagi, ayo kita kejar Naga itu," Liao Pe langsung mengambang keatas melesat seperti burung mengikuti Naga itu dan Zhai Pe mengikutinya dari belakang.


"Ada apa sebenarnya leluhur??".


"Monster iblis mempunyai ikatan jiwa yang kuat, mereka bisa merasakan jika kawan mereka dalam bahaya, dibalik bukit ini sedang terjadi pertempuran Monster Iblis Naga Es, tapi aku tidak tau pasti apa lawannya," sahut Liao Pe.

__ADS_1


"Pertempuran!? mengapa aku tidak bisa mendeteksinya??" Zhai Pe merasa heran.


"Tidak semua hal bisa kau deteksi ditempat yang penuh perbukitan ini,"


Begitu Zhai Pe dan leluhurnya sampai di puncak bukit itu, mereka langsung melihat di lembah seberang kaki pegunungan suci sedang terjadi pertempuran hebat.


"Leluhur!!! dilapangan itu," tunjuk sang bocah.


"Benar!! mari kita ke situ," ajak sang leluhur langsung melesat menuju tempat itu.


Di lapangan kecil tempat terjadinya pertempuran itu.


"Melawan satu monster peringkat dewa saja kita sudah kewalahan ditambah lagi enam monster lain nya, Huft.. Huft.. Huft.." Vip Yu Ma berbicara dengan nafas ngos-ngosan.


"Setiap satu orang lawanlah satu monster, kita harus bisa mencari kesempatan untuk menyelamatkan diri dan meninggalkan tempat ini," perintah Vip Yu Ma.


"Ayo kita hajar monster itu!!!!" mereka berteriak bersamaan dan maju menyerang.


"Jangan sampai kalian terkena serangan monster itu dan menyentuhnya, kalian bisa mati kedinginan," Vip Yu Ma mengingatkan semua anggotanya.


Lalu pertempuran itu terjadi, karena pertempuran yang memang tidak seimbang, hanya dalam beberapa jurus saja tiga anggota Asosiasi sudah tumbang, Dua di antaranya latah menahan dingin di tengah lapangan itu, satunya lagi terpental kedalam rerimbunan pepohonan dan jatuh ke bawah, darah keluar dari mulutnya sesaat kemudian darah itu membeku.


"Han ge!!!!" teriak Xiao Lan sambil meninggalkan pertempurannya menuju pria yang duduk sekarat di bawah kayu itu, karena terfokus pada Han Ge, semburan hawa es yang dikelurkan naga itu mengenai bahu kanan Xiao Lan, ia ikutan terpental kehadapan Han Ge, tangan kanannya mati rasa, berat dan tidak bisa di gerakkan.


"Xiao Lan!!!" teriak Vip Yu Ma.

__ADS_1


"Jika begini kami semua bisa mati," bisik Vip Yu Ma dalam hati ia terus berpikir bagaimana cara menyelamatkan semua anggotanya, karena terlalu berpikir Vip Yu Ma lengah, kibasan ekor naga itu menderu ke arahnya, Vip Yu Ma tidak bisa menghindar lagi satu-satunya cara ia menyilangkan kedua tangan di depan dada untuk menangkis serangan itu, Vip Yu Ma terpelanting menghantam pepohonan lalu terjatuh ke tanah, darah kental keluar dari mulutnya ia batuk-batuk beberapa kali lalu tak sadarkan diri, tubuhnya dingin seperti es.


Di saat yang genting seperti itu, dari atas datang berkelebatan bayangan hitam, kecepatannya luar biasa, aura yang dikeluarkannya juga mengerikan, dua orang anggota Asosiasi yang masih bertempur melompat mundur begitu merasakan aura itu, Naga-naga Es itu juga menjaga jarak, bayangan itu mendarat di depan kedua orang itu tanpa membuat tanah bergetar.


"Aura ini, kekuatannya tidak bisa di ukur," ucap salah seorang anggota Asosiasi.


"Kalian berdua, bantu yang lain serahkan bagian ini padaku," perintah orang dengan jubah dan mengenakkan cadar hitam, tak lain dia adalah Zhai Pe.


"Baiklah!!!" jawab kedua orang itu sambil bergerak membawa kedua orang yang tergeletak di tengah lapangan itu.


"Dasar monster iblis biadab, akan aku kirim kalian ke neraka," teriak sang bocah dengan kemarahan yang menggelegak di dalam jiwanya,bia menyerap energi alam dalam jumlah besar ke dalam tubuhnya, tempat itu langsung di landa angin badai yang kuat, petir sambar menyambar di tengah terik matahari siang itu, sambaran petir itu mengenai sebuah pohon dan api menyala di pohon itu, dua anggota Asosiasi yang masih tersadar hanya melongo melihat kekuatan yang mengerikan itu.


Bersamaan dengan itu, semua bagian mata sang bocah berubah menjadi putih, tubuh beserta jubah hitam itu mengalirkan petir dan di selimuti api merah yang membara, kemudian ia menggerakkan tangannya seperti memegang pedang, petir mengalir ke arah tangannya membentuk sebuah pedang petir yang di selimuti api merah, lalu bocah itu maju menyerbu ke depan.


Monster Iblis Naga Es, selain peningkatan kekuatannya yang cepat mereka juga pintar, begitu merasakan aura yang kuat dari tubuh sang bocah, ketujuh Naga itu menggabungkan semburannya membuat sebuah gumpalan aura dingin yang di padatkan, begitu melihat sang bocah menyerbu ke arah mereka, mereka langsung mendorong semburan itu ke arah sang bocah


Wushh...


Melihat serangan itu datang, sang bocah tidak bergeming sedikitpun ia terus menerobos ke arah gumpalan itu, lalu mengayunkan pedang petir apinya untuk membelah gumpalan itu. "Tummpp!! " ledakan terjadi begitu pedang petir api beradu dengan gumpalan aura dingin itu, tempat itu kemudian di landa hawa dingin sesaat.


Dari balik ledakan itu, sang bocah terus menyerbu ke arah monster-monster Iblis Naga Es ia kemudian menebaskan pedangnya dengan gerakan memotong dan memfokuskan semua aliran energinya ke pedang petir api dan detik itu juga ketujuh monster iblis itu terpotong menjadi dua bagian, pucuk-pucuk pohon di belakang naga itu juga putus oleh tebasan bahkan kaki pegunungan suci membekas tebasan sang bocah.


Setelah serangan itu membunuh ketujuh Monster Iblis Naga Es, tubuh sang bocah perlahan-lahan kembali normal, jubah hitamnya tetap utuh walau saat pertempuran tadi di selimuti api, ia kemudian turun perlahan ketanah kemudian langsung duduk bersila untuk memulihkan diri.


Di belakang sang bocah, Vip Yu ma, Xiao Lan dan ke tiga anggota Asosiasi Pengobatan juga sudah tersadar, aura dingin yang menyerang tubuh mereka perlahan mulai hilang begitu juga dengan luka dalam yang mereka alami mulai membaik, hal ini bisa terjadi berkat segel pola energi alam yang di pasang oleh leluhur Liao Pe ditubuh kelima orang itu menggunakan darah sang bocah.

__ADS_1


__ADS_2