Love In Different World

Love In Different World
episode 1


__ADS_3

sebelum baca jangan lupa like, and komentar positif nya juga biar makin semangat nulis nya.


Selamat membaca.


Friska adalah seorang wanita dari keluarga yang kaya-raya. Yah, tinggal di rumah mewah dengan para pelayan yang banyak namun, Friska dan keluarganya bukanlah orang biasa ataupun manusia, mereka adalah keluarga vampire.Biarpun begitu mereka adalah keluarga yang harmonis, selama orang-orang tidak mencari masalah dengan mereka. Friska adalah anak tunggal dari pasangan Linda Elbert dan Haris Elbert jadi Karena Friska anak tunggal dia sangat di harapkan menjadi penerus keluarga kaya itu.


...****************...


pembicaraan saat makan malam


Ibu:"Friska sayang, kamu ada rencana? "


Friska:"Rencana gimana bu? "Heran.


Ibu:" Yah, rencana apa gitu. contoh nih kamu


mau gak pergi sekolah? "(berharap Friska menjawab" iya"


Friska:"what.... gimana ceritanya si bu." Friska terkejut. Dalam hati ibu"ya elah kirain bakal di jawab 'iya bu aku mau' ibu cemberut.


...****************...


Ayah Friska datang keruangan makan..


Ayah:"Hayo lagi ngomongin apa nih?"


Ibu:"Ini yah, ibu lagi nyaranin Friska buat


sekolah."


Ayah:"Wah.... Bagus itu."


Friska:"Tapi kan yah itu sangat melelahkan


aku gak mau yah." Friska memasang wajah sendunya agar ayahnya memikirkan


lagi dan tidak memasukkan Friska ke sekolah.


Ibu:"Hm..... Mulai memelas, sangat bagus


aktingnya." Ibu merengut.


Ayah:"Friska-Friska.Kau ini tidak pernah


menuruti ibu dan ayah."


Friska:"Tapi kan yah." pembicaraan Friska dipotong oleh ayahnya.


Ayah:"Jika kau sekolah ibu dan ayah sangat


bahagia. Ayah akan sangat bangga."


Ayah meyakinkan Friska agar mau bersekolah.


Friska:"Ibu dan ayah bahagia kalau aku pergi


bersekolah?"


Ibu:"Yah, tentu ibu dan ayah sangat bahagia."


Friska tidak bisa menolak kalau ibu dan ayahnya bahagia.


Friska:"Yah, baiklah kalau begitu."


Ayah:"Nice, itu sangat bagus ayah sangat

__ADS_1


bahagia!"


Friska:"Hanya karena kalian senang."


Friska memasang wajah merengut nya.


Ibu:"Friska jangan merengut begitu. Ayo


habiskan makananmu."memasang wajah


yang sangat sumringah.Yah tentu saja karena anak kesayangannya menuruti keinginan nya.


...****************...


keesokan harinya..... (pagi)


Ibu:"Friskaaaaaa......"Ibu sudah bersuara pagi-pagi meriuhkan isi rumah untuk membangunkan Friska dari mimpinya.


Friska:"Hmm... yah..."Dengan suara imut khas bangun tidurnya.


Ibu:"Bangun, mandi, sarapan, sekolah."


Friska:"Iyaa......"Friska menguatkan suaranya.


Friska bangun dan melangkahkan kaki nya menuju cermin "astaga sangat lusuh" batin Friska. Friska lalu mengambil handuknya, Friska mandi dengan waktu yang singkat.


selesai memakai seragam dan menyiapkan diri Friska langsung ke ruang makan, disana sudah ada ayah dan ibunya, mereka nampak tengah berbincang.


Ayah:"wah... Sudah rapi anak ayah!"


Ibu:"iya yah, sudah sangat cantik dan elegan."


Ibu dan ayah memuji dengan senyuman sumringah, Friska hanya tersenyum tipis.


Ibu:"sini sayang, duduk dan makan


Friska:"yah...."Jawaban singkat dari anak manja.


Friska mulai makan roti dengan selai kacang yang di buat ibu dengan segelas susu.


Ayah:"Ayah akan mengantar Friska."Ayah mulai berbicara.


Friska:"Hm..."kembali dengan jawaban singkat nya.


Ibu:"Ide bagus, hari pertama diantar ayah."Ibu tersenyum


...****************...


selesai sarapan.......


Ayah:"ayo berangkat!"


Didepan pintu.


Ibu:"Hati-hati anak kesayangan ku!"


Friska:"iya bu aku berangkat."


Ibu:"iya sayang."sambil memeluk Friska.


Friska berbicara pada ayah nya.


Friska:"Ini sangat konyol, aku bukan anak


kecil."

__ADS_1


Ayah:"Bagi ibu kau tetaplah anak kecil nya."sambil tertawa kecil.


Ibu:"Hei ayolah, itu wajar kan."Ibu tersenyum malu.


Ayah:"Yah, ini bukan pertama kalinya.Ayo kita


berangkat."


Friska:"Ayah ayah yah aku yang nyetir ya."


Pinta Friska.


Ayah:"Hmmm... gimana yah."Membuat Friska


menunggu.


Friska:"Ih.... Ayah boleh ya."memasang wajah


kesal.


Ayah:"Oke-oke ayo nenti kamu terlambat."


Friska:"Yes.... ayo yah!"


...****************...


Diperjalanan.....(Lampu merah)...


Friska:"Astaga....... Ayolah aku akan


terlambat."


Ayah:"Sabar ayah juga ingin cepat ke kantor."


Friska:"Ayah bos, ayah gak akan jadi masalah


jika ayah terlambat."


Ayah:"Hey... sebagai bos ayah juga punya


tanggungjawab sayang,jadi bos harus


displin.Nih..... Misalkan bos nya


terlambat apa lagi anak buah nya


coba gimana anak buah nya mareka


juga gak akan disiplin sampai nya


telat. Kalo udah gitu ayah harus bilang


apa dong. Jangan pernah memakai


wewenang seenak jidat..."


Friska:"Iya iya tanggung jawab disiplin."Friska


menjawab sambil menjalankan mobil nya karena sudah berganti lampu mejadi hijau.


Ayah:"Nah.... Besok kamu bawa mobil sendiri


ya, kan mandiri." Ayah bicara sambil tersenyum.


Friska:"hm.. Iya"jawaban singkat yang mengakhiri pembicaraan.

__ADS_1


...****************...


Sampai di sekolah...


__ADS_2