Love In Different World

Love In Different World
Episode 23


__ADS_3

Leo merebahkan tubuh nya di kasur dan mengembalikan foto kedalam kotaknya. "Ah iya aku harus nelpon kepsek." Batin Leo sambil mengambil ponsel di saku nya. Leo langsung menelpon kepsek. Tut..Telpon langsung tersambung.


Leo:"Halo pak, selamat sore."


Kepsek:"Halo tuan Leo, tumben sekali tuan menelpon saya."


Leo:"Iya Pak saya punya hal yang penting untuk dibicarakan pak."


Kepsek:"Hal penting apa tuan?"


Leo:"Pak tolong panggil saja nama saya, karena hari ini saya masih menjadi murid bapak."


Kepsek:"Oh baiklah tuan eh... Anu nek Leo."


Leo:"Astaga, okeh jadi begini pak. Untuk besok sekolah diliburkan saja pak."


Kepsek:"Loh kenapa tuan?Apakah ada hal yang buruk terjadi."


Leo:"Yah, bahkan sangat buruk pak."


Kepsek:"Ada apa tuan?"


Leo:"Ayah meninggal pak."


Kepsek:"Astagah, turut berdukacita nak maaf saya tidak tahu. Ternyata saya kurang Aptudat."


Leo:"Tidak apa-apa pak, beritanya memang tidak di infokan ke media."


Kepsek:"Baik nak Leo besok sekolah akan saya liburkan, sekarang juga saya akan langsung mengirimkan pesan ke grup sekolah."


Leo:"Tapi pak jangan sampai media meliput tentang hal ini, saya takut itu akan menghambat semuanya."


Kepsek:"Baik tuan, saya berjanji tidak akan ada media yang meliput."


Leo:"Terimakasih kerjasama nya pak."


Kepsek:"Baik tuan."


Tut.... Telpon langsung berakhir.Leo menarik nafas panjang. "Gw capek Tuhan!" Gumam Leo sambil memegang kepalanya yang berdenyut akibat kejadian hari ini.


Cklek... Tiba-tiba pintu kamar Leo terbuka dan Leo langsung menoleh kearah pintu. "Siapa?" Leo bertanya kepada orang yang membuka pintu. "Saya Enzo tuan."


Leo:"Oh Enzo, masuk."


Enzo:"Baik tuan."Enzo langsung memasuki kamar Leo yang besar dan megah.


Leo:"Kenapa?"


Enzo:"Tuan nyonya ingin bertemu."


Leo:"Iya nanti aku akan menemuinya, sekarang katakan aku ingin istirahat."


Enzo:"Baiklah tuan, saya pergi dulu."

__ADS_1


Leo:"Hm iya."


Enzo langsung pergi dan Leo kembali bersantai."Gw hari ini belum ngeganggu Friska." Gumam Leo sembari melihat ponselnya "Telpon gak.... hm telpon gak.. Ish dah lah dia mungkin lagi sibuk, tapi kenapa yah gw penasaran." Leo tanpa berfikir langsung menelpon nomor Friska, Tut..... telpon tersambung.


Friska:"Apa?"


Leo:"Galak banget cih."


Friska:"Ih stres lo, eh iya sekolah di liburin yah?"


Leo:"Iya Fris,udah dikasih informasi nya ya."


Friska:"Kenapa kok tiba-tiba sih?"


Leo:"Yah gak usah di bahas."


Friska:"Lo nelpon mau apa?"


Leo:"Yah gw cuman mau ganggu lo doang, gw tadi mikir nya lo sibuk."


Friska:"Gw sibuk kok."


Leo:"Sibuk ngapain lo?"


Friska:"Rebahan!"


Leo:"Wah lo orang tersibuk yah."


Friska:"Iya dong."


Friska:"Okey."


Telpon langsung berakhir.


......................


Dirumah Friska.


Ibu:"Friska.... sayang.... "Yah seperti biasa ibu sangat suka berteriak.


Friska:" Iya kenapa sih bu?"


Ibu:"Kamu besok libur yah?"


Friska:"Iya, memangnya kenapa?"Friska bertanya kebingungan.


Ibu:"Kalo libur yah kita jalan-jalan saja mungkin ke mall atau kemana gitu."


Friska:"Vampire kok ke mall."Friska tertawa kecil.


Ibu:"Ibu sangat ingin ke mall, ayolah temani ibu memang kamu tega melihat ibu sendirian."Ibu mulai memelas.


Friska:"Yah.Baiklah."

__ADS_1


Ibu:"Ibu sangat bahagia."


Ayah baru datang dan langsung menyapa mereka.


Ayah:"Hayo nge bicarain apa?"


Ibu:"Eh.Ayah ini besok Friska libur jadi, ibu sama Friska mau ke mall."


Ayah:"Ooo gitu."


Friska:"Tumben ayah pulang nya cepat?"


Ayah:"Ou ayah sangat lelah, jadi ayah pulang lebih awal."


Friska:"Hah... Ayah tidak bertanggung jawab!"


Ayah:"Eh... Kenapa seperti itu, ayah tentu bertanggung jawab."Ayah menjawab sambil memegang kepala Friska.


Friska:"Ah.Ayah tetap saja tidak bertanggung jawab."Friska menyilangkan tangan didepan dada.


Ibu:"Memang kenapa mengatakan ayah tidak bertanggungjawab?"Ibu bertanya kebingungan.


Friska:"Ayah pernah bilang'Ayah tidak bisa terlambat kekantor,kalau ayah terlambat bagaimana dengan karyawan nya'Jadi sekarang ayah pulang lebih awal jadi ayah tidak bertanggung jawab."


Ibu:"Hadeh, makanya kalau bicara kepada anak pikirkan terlebih dahulu."Ibu memegang keningnya.


Ayah:"Iya ayah minta maaf, sebagai gantinya besok ayah akan mengambil cuti dan ikut kalian pergi ke mall."Ayah tersenyum.


Friska:"Wah, kesalahan yang begini tidak bisa di maaf kan pak Elbert."Friska belagak seperti bos di kantor.


Ayah:"Tapi nyonya, saya akan berusaha lebih baik lagi."Friska dan ayah memulai skenario film nya.


Friska:"Kalau begini aku sangat cocok untuk menjadi bos."Friska tertawa kecil.


Ibu:"Ah sudahlah."


Ayah:"Aku sangat lelah aku ingin tidur dengan tenang, jangan ada yang membangunkan aku."


Friska:"Okey ayah, aku tidak akan menggangu ayah."


Ibu:"Yah, baiklah tidak ada yang akan menganggu ayah."


Ayah:"Baguslah."Ayah langsung melangkah ke kamarnya.


......................


Ibu dan Friska kembali mengerjakan pekerjaan mereka masing-masing.


Friska kembali ke kamarnya dan memulai dengan kegiatan rebahan. "Jadi bagaimana tadi... hmmm aku akan bermain game." Batin Friska sembari mengambil ponselnya."Hah.. Sudah jam 7malam. Ternyata waktu berjalan sangat cepat." Gumam Friska ketika membuka ponsel dan melihat jam nya."Kenapa yah sekolah libur." Gumam Friska penasaran.


......................


Friska langsung menghentikan permainan nya, yah mungkin rasa lelah nya muncul. "Yah ini dia lelah tak berarti. Dan sekarang sudah jam 9 malam, bagaimana bisa aku bermain sangat lama." Gumam Friska sembari mematikan ponselnya. Friska menarik selimut dan memejamkan matanya.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2