Love In Different World

Love In Different World
Episode 14


__ADS_3

Setelah mereka menghabiskan makanan yang mereka pesan, tepat sekali bel masuk kembali berbunyi.


Alfa:"Ke kelas yuk."Alfa mengajak teman-temannya.


Leo:"Iya nih udah. Siapa yang bayar."


Erik:"Bayar yah sendiri-sendiri lah."Erik langsung nyolot.


Alfa:"Rik gak sekalian lo yang bayar, hmmm duit gw tinggal di tas."Alfa cengar-cengir.


Erik:"Al lo pikir gw bokap lo apa, nih anak ya bikin emosi mulu."Erik langsung menghela nafas kesal.


Alfa:"Kalo lo mau gw bisa ngangkat lo jadi bokap gw di sekolah, asal lo yang ngasih gw jajan."


Erik:"Ogah benget,angkat Jodi aja."Erik menyeret temannya yang kalem.


Jodi:"Ogah gw , lo aja gak mau apalagi gw.Leo aja sana lo kan sering nempel sama Leo Al."Jodi langsung menawarkan Leo.


Alfa:"Papah Leo mau gak jadi papah aku?"Alfa seperti biasa langsung kumat penyakit lamanya.


Leo:"Gw mau asalkan mamah nya Friska."Leo senyam-senyum sendiri.


Alfa:"Ada yang mau nganterin papah gw ini ke UKS gak guys?"


Leo:"Lo tadi mau kan jadi anak gw Al?"Leo menepuk pundak Alfa.


Alfa:"Gak jadi, gw jadi jijik."Alfa langsung menjauh dari Leo.


Erik:"Leo lo yakin bakalan gini, gw aneh sama lo."Erik berbicara serius kepada Leo.


Leo:"Lo gimana sih tadi lo yang ngedukung."


Erik:"Sekarang gw jadi ketakutan."


Leo:"Ah udah lah kita ke kelas aja ntar telat. Gw gak mau di hukum."


Ketiga teman nya menganggukkan kepala dan mereka langsung melangkah kembali ke kelas.


Sesampainya di kelas.Di ruang kelas terlihat sangat ricuh, Leo dan teman-temannya tidak melihat adanya guru disana.


Leo:"Lah gurunya kemana Bim? "Leo langsung bertanya kepada Bima yang sedari tadi ada di kelas.


Bima:" Yah gak tau toh kok tanya sama saya."Bima menjawab pertanyaan Leo sambil tertawa.


Leo:"Udah stres semua isi kelas kita."Leo bingung dengan keadaan kelas.


Alfa:"Nah iyakan biasanya kita yang ribut."Alfa dan Erik tertawa.


Erik:"Tumben lo pinter Al."


Jodi:"Sangat langkah guys,tapi gak pa-pa."


Leo:"Iya menurut lo, tapi kalo laporan ini di denger sama papah gw gimana?"Leo tambah bingung lagi, yah itu karena biasanya laporan tentang kerusuhan di kelas nya pasti merujuk kepada Leo.


Bima:"Udahlah ini bukan salah kalian, tadi tu gurunya lagi punya masalah sama keluarga nya, hmm kayaknya penting jadi dia buru-buru dia mungkin ninggalin tugas sama sekretaris."Bima menjelaskan kepada empat sekawan itu.


Jodi:"Oooo gitu yah kita jamkos 1 pelajaran kali ini."

__ADS_1


Erik:"Minggu kemaren 2 kan, nah selama itu kita pergi kemana-mana, padahal ada tugas kita malah ke kantin kan."Erik langsung mengingat kejadian minggu lalu.


Alfa:"Gak salah juga sih ini kan hari sabtu, yah udah pasti guru pada kemana-mana."Alfa langsung menerka karena sering terjadi.


Leo:"Iya sering di hari sabtu."


Erik:"Yah sabtu."


Jodi:"Kita mau kemana?"Jodi mulai memikirkan tempat untuk nongkrong di sekolah yang luas itu.


Alfa:"Lo dari tadi lusuh, gw kira lo gak ada ide buruk."


Jodi:"Lo gak tau pemikiran orang cerdas."Jodi menyilangkan tangannya di dada.


Leo:"Gw gak ikutan yah."


Alfa:"Yang ngajak lo siapa."Alfa bicara sesukanya.


Erik:"Sarkas yah."


Alfa:"Gw cuman becanda brother."Alfa tersenyum imut.


Leo:"Ntar gw buang lo Al."


Alfa:"Maaf maaf."


Leo:"Jangan di ulang lagi ya Alfa ganteng."Leo mengelus kepala Alfa.


Alfa:"Gw bukan anak kecil."


Jodi:"Ah udah lah, gw bisa gila gara-gara kalian."


Leo:"Lo gak separah gw."Tiba-tiba mereka malah adu nasib.


Jodi:"Gw lebih sakit, gw capek."


Alfa:"Baru hari ini juga."


Jodi:"Lo tu gak sadar Al."


Erik:"Iyah Al."


Alfa:"Dah lah aku kau bobok di sudut kelas."Alfa langsung melangkah pergi menuju dunia mimpi.


Beberapa jam kemudian.


Leo:"Fris lo gabut gak."Karena Leo duduk di belakang Friska Leo memulai pembicaraan di tengah kesuntukan nya dan kegaduhan anak-anak di ruang kelas.


Friska:"Hah apa?"Friska tidak bisa mendengar ucapan Leo karena kelas sangat berisik.


Leo:"Gw nanya lo gabut gak?"Leo mengulang sekali lagi pertanyaan nya.


Friska:"Oh, gw sih gak ya, memang kenapa lo gabut kah?"Friska menanyakan hal yang sama.


Leo:"Gabut sih."


Friska:"Nih baca buku." Friska menyodorkan buku yang ka baca.

__ADS_1


Leo:"Hobi lo ngebaca buku?"


Friska:"Hmmm bisa di bilang iya."Friska menjawab sembari tersenyum kepada Leo."Astaga manis banget senyum nya."Suara hati Leo tidak bisa berbohong, jantung nya langsung berdegup dengan kencang.


Leo:"Ouu i-iya gitu yah."Jantung Leo berdetak dengan kencang sehingga ia terbata-bata membalas ucapan Friska.


Friska:"Lo kenapa tiba-tiba gagap?"Friska bertanya sambil tertawa kecil.


Leo:"Lo sih terlalu cantik."Leo menggoda Friska.


Friska:"Stres."Friska menjawab cetus "Astaga dia sok imut.Manusia satu ini kalo di mamam enak kali yah."Batin Friska.


Leo:"Gw bisa stres kalo mikirin kamu terus." Leo tambah mengganggu Friska.


Friska:"Gw tabok lo."Friska langsung mengangkat tangan nya bersiap memukul kepala Leo.


Leo:"Eits gak boleh! "Leo langsung menangkis pukulan Friska.


Friska:" Dasar manusia aneh."Friska berbicara sinis.


Sementara di ruang yang sama namun tempat yang berbeda.


Erik:"Eh liat tuh sih Leo."


Alfa:"Gw bakalan kehilangan dia."Alfa mulai akting menjadi bintang sinetron.


Jodi:"Lo terlalu stres untuk hidup di dunia ini Al."


Erik:"Astaga."


Alfa:"Udah a diem gw mau tidur."Alfa kembali memejamkan matanya.


Jodi:"Gw ngantuk juga."Jodi mengikuti jejak Alfa/bobok manis tanpa memikirkan orang lain.


Erik:"Bangun woi!"Erik berteriak tetapi dua temannya tetap tertidur pulas.


Leo dan Friska masih mengobrol, lebih tepatnya Leo mengganggu Friska.


Leo:"Eh Fris hidung lo mancung ya, hmmm terus muka lo agak tembem juga."


Friska:"Makasih gw memang cantik kok." Friska memuji dirinya sendiri.


Leo:"Yang bilang lo cantik siapa?"Leo memulai permainan jahilnya.


Friska:"Tau a gila gw gara-gara lo."Friska kembali fokus membaca bukunya.


Leo:"Friska!"Di saat Friska tengah fokus dengan bukunya Leo kembali memanggilnya.


Friska:"Apa lagi sih?"Friska menoleh kebelakang.


Leo:"Gw suka lo."


Friska:"Ou lo gak boleh suka sama gw."Friska menjawab singkat. "Semoga cuman becanda." Batin Friska.


Leo:"Why?"Leo bertanya penuh kepolosan.


Friska:"Dah jangan ganggu gw, gw sibuk."Friska kembali fokus, dan Leo kembali melamun.

__ADS_1


__ADS_2