Love In Different World

Love In Different World
Episode 5


__ADS_3

Sebelum baca jangan lupa like, and komentar positif nya juga biar makin semangat nulis nya.


Selamat membaca.


Friska sudah sampai di sekolah, Leo dan tiga teman nya juga sudah tiba di sekolah yang indah itu. Friska langsung turun dari mobilnya, hari ini ia bagaikan sang putri. Friska di kawal oleh bodyguard untuk pertama kalinya di sekolah, semua pandangan mata tertuju kepada Friska.


siswa1:"Wah dia pakek bodyguard ke sekolah, sepertinya dia sangat kaya, mungkin kekayaan Leo dan Sandrina akan kalah secara kn hmm mereka gak pernah bawak bodyguard."


siswa2:"Benar juga tapi ya kita mana tahu."Perbincangan itu terus berlanjut dan Leo mendengar mereka.


Leo:"Apa lo bilang?"Leo bertanya kepada dua siswa yang sedang asik berbicara mengenai Friska.


Siswa1:"Gak... gak bilang apa-apa."


Leo:"Awas lo." Leo langsung berlalu menuju kerumunan yang melihat Friska di ikuti oleh Erik sementara dua teman nya tetap diam di tempat.


Erik:"Bener ni, ini cewek pasti orang kaya."Erik berbicara kepada Leo.


Leo:"Gw lebih kaya dari dia, sok banget dia bawak bodyguard segala."


Erik:"Ya gak jadi masalah kalik."


Leo:"Terserah lo da, kita sekarang ke kelas aja."


Erik:"Oke."Mereka langsung pergi ke kelas.


Di kelas.....


Alfa:"Cewek itu bawak bodyguard lo gak bakal bisa nyakitin dia."Ujar Alpa kepada Leo.


Leo:"Lo liat aja nanti."


Jodi:"Alpa bener sih."


Di saat mereka tengah berbincang ada Bima yang baru masuk ke kelas, dan di ikuti oleh murid yang lain tidak terkecuali Friska. Friska langsung duduk di tempat duduk nya sementara Alan bodyguard nya menunggu di depan kelas sesuai perintah ayah Friska.


Tak lama kemudian belum berbunyi nampak seorang guru berjalan tergopoh-gopoh guru cantik itu adalah bu Rina ia cantik namun terkadang ceroboh bu Rina adalah guru bahasa.Bu Rina sampai di dekat pintu ia hendak masuk namun melihat Alan langkah nya langsung terhenti.


Bu Rina:"Anda siapa ya?"Tanya bu Rina kepada Alan.


Alan:"Saya Alan."


Bu Rina:"Oke ada keperluan apa bapak di sini? "


Alan:"Saya sedang melaksanakan tugas, saya menjaga nyonya Friska."


Bu Rina:"Bodyguard?"


Alan:"Ya."


Bu Rina:"Tapi sepertinya kita tidak perlu melakukan itu pak di sini keamanan sangat ketat pak. Tidak perlu khawatir."


Alan:"Lalu kenapa ada penggertak?"Tanya Alan kepada bu Rina karena tidak suka dengan asumsi nya.Bu Rina hanya terdiam "Leo pasti leo." Batin bu Rina.


Alan:"Bagaimana bu apa saya boleh melakukan tugas saya, atau hanya akan menunggu ibu menjawab."


Bu Rina:"Oke lanjutkan. Permisi." Alan hanya menganggukkan kepalanya dan bu Rina langsung masuk ke kelas.


Bu Rina:"Halo semua selamat pagi."


Siswa:"Pagi bu."


Bu Rina:"Oke pagi ini cerah ya pasti kalian semua bersemangat. Baiklah langsung buka buku nya dan kita akan mulai belajar."Ibu Rina langsung menjelaskan materi.


Sudah panjang penjelasan materi dari bu Rina.

__ADS_1


Bu Rina:"Oke yang ibu tuliskan di depan jangan lupa di catat ya. Dan kalian bisa langsung mengerjakan soal di halaman 45." Titah bu Rina, dan ia langsung berkeliling melihat apakah para siswa nya mencatat atau tidak. Pada saat itu ia sampai di dekat Leo, bu Rina melihat Leo yang bengong dan melihat ke luar jendela ntah apa yang dipikirkan oleh nya.


Bu Rina:"Leo."Bu Rina memanggil Leo namun Leo tetap melihat keluar jendela tanpa menanggapi panggilan dari bu Rina.Bu Rina yang bingung langsung menepuk pundak Leo.


Leo:"Ha..... "Leo terkejut.


Bu Rina:" Leo melamun tapi baru kali ini ibu melihat Leo melamun dan memandang pemandangan luar. Apa kamu mendengar apa yang saya perintahkan Leo. "


Leo:"Iya maaf bu." Leo langsung menulis di bukunya yang sedari tadi ia biarkan kosong.


Ibu Rina menghampiri Bima karena sejauh ini Bima adalah murid paporit para guru karena ia tidak punya masalah di sekolah.


Bu Rina:"Kamu sudah selesai mencatat bim."


Bima:"Iya bu."


Bu Rina:"Jangan lupa tugas nya ya."Bu Rina langsung berlalu pergi dengan senyuman manis nya. Friska melihat ke arah Bima yang sangat taat aturan. "Bima rajin tapi kenapa ya di sekolah ini tidak ada wanita yang spesial di dekat nya, atau mungkin aku yang tidak tahu." Batin Friska sambil menulis materi di bukunya.


Waktu telah berlalu dan bel istirahat sudah berbunyi.


Bu Rina:"Oke sampai sini dulu pertemuan kita hari ini, terimakasih sudah memperhatikan penjelasan ibu dan sampai jumpa di lain waktu."Ibu Rina langsung meninggalkan kelas.


Bima:"Eh Fris gw mau ngenalin seseorang ke lo." Bima memulai pembicaraan dengan Friska.


Friska:"Siapa?"


Bima:"Sebentar mana ya dia.Na itu dia."Bima menunjuk seorang wanita.


Friska:"Siapa dia? "


Bima:"Bentar ya gw panggil dulu."Bima langsung berjalan dan menemui wanita itu, mereka terlihat berbicara dan langsung berjalan menuju Friska.


Bima:"Nih kenalin dia Hariska temen gw."


Hariska:"Hai aku Hariska.Temen Bima."


Hariska:"Oh Friska, kamu bisa panggil aku Riska nama pendek."


Friska:"Iya."


Bima:"Gw seneng lo udah sembuh ka."Bima tersenyum kepada Hariska. Dia terlihat sangat bahagia.


Hariska:"Masa sih, gw bosen banget tau gak di rumah."


Bima:"Jujur ni ya gw kangen banget sama lo."Mendengar kata-kata dari Bima Hariska langsung tertawa dan Friska hanya tersenyum tipis.


Hariska:"Rindu berat ya."


Bima:"Iya."Bima tertawa kecil.


Friska:"Eh aku keluar dulu ya."


Bima:"Iya Fris."Bima menjawab singkat dan langsung kembali mengobrol dengan Hariska.


Friska melangkah pergi. Saat dia ingin keluar dari kelas ada Alan yang sedang berjaga di luar.


Friska:"Alan."Friska memanggil Alan.


Alan:"Iya nyonya."


Friska:"kamu balik ke mobil aja di sini aman kok. "


Alan:"Tapi tuan bilang saya harus disini."


Friska:"Udah gak pp."

__ADS_1


Alan:"Ya baik la kalau nyonya merasa aman."Alan langsung pergi.


Friska menuju ke toilet.Saat ia berjalan ternyata di depan nya sudah ada Leo dan teman-temannya.


Leo:"Heh... Friska."Leo langsung menghentikan langkah friska.


Friska:"Mau apa lo?"Tanya Friska kepada Leo.


Leo:"Kalian bisa ninggalin gw ngomong sama dia kan."Leo berbicara kepada teman-temannya dan mereka langsung meninggalkan Leo dan Friska.


Friska:"Lo mau apa?"


Leo:"Gw mau ngobrol sama lo." Leo menatap mata Friska.


Friska:"Mau ngomong apaan lo? "


Leo:"Lo punya waktu gak nanti malam?"


Friska:"Gak gw sibuk." Jawab Friska tidak perduli.


Leo:"Gw mau ngajak lo makan malem bareng. "


Friska:"Lo jangan macem-macem ya lo gak inget lo udah punya pacar."


Leo:"Gw udah mutusin hubungan sama Sandrina, and dia juga udah pindah."


Friska langsung pergi tidak memperdulikan Leo, ntah apa yang Leo pikirkan "cowok gila" Batin Friska.


Sesampainya di toilet Friska membasuh wajahnya dan langsung mengingat Bima dan Hariska "Kayaknya Hariska orang yang Bima suka deh, gw sebaiknya ngejauh dari Bima" Friska takut mereka menyimpan perasaan masing-masing dan Friska menjadi perusak hubungan mereka. Setelah selesai mencuci wajahnya Friska langsung kembali ke kelas.


Di kelas..


Bima:"Eh Fris lo udah dateng."


Friska:"Iya."Friska tersenyum.Tersenyum dan langsung duduk.


Hariska hanya tersenyum kepada Friska. Bima dan Hariska terus mengobrol tanpa henti. Tiba-tiba Leo mendatangi mereka.


Leo:"Eh Hariska masuk lo?"Leo berbicara sinis.


Hariska:"Iya kenapa?"


Leo:"Bima gak bisa hidup kalo gak ada lo."


Bima:"Maksud lo apa."Bima langsung berbicara keras kepada Leo.


Leo:"Gak aneh aja kemaren lo akrab sama Friska dan sekarang lo akrab sama Hariska and Friska lo diemin."


Bima:"Maksud lo apa ngomong gitu?"


Leo:"Gw gak punya maksud apa-apa.Gw cuman kasian ama Riska."


Bima:Maksud lo?"


Leo:"Riska dulu pernah cerita sama temen-temen nya kalo dia suka sama lo."Leo membeberkan fakta yang dia tahu kepada Bima, dan Friska hanya tertunduk .


Hariska:"Lo apa-apaan si Leo."


Leo:"Gw tau perasaan lo ke Bima tapi gw kasian dia gak bakal ngebalas perasaan lo ka! " Ntah apa yang Bima inginkan dengan dua membeberkan sebuah fakta. Bima langsung melihat Hariska.


Bima:"Bilang ka dia mengada-ngada kan."


Hariska hanya diam. Dan belum di ketahui perasaan Hariska bel masuk sudah berbunyi, Bima menyimpan rasa penasaran dan Leo langsung duduk di ikuti oleh Bima dan Hariska, tak lama berselang seorang guru pun datang.


...****************...

__ADS_1


(Wah apa bener ya Hariska punya perasaan pada Bima atau hanya Alibi Leo)


__ADS_2