Love In Different World

Love In Different World
Episode 3


__ADS_3

sebelum baca jangan lupa like dan jangan lupa meninggalkan komentar positif nya.


Ibu lila telah meninggalkan kelas, dan friska mulai berfikir untuk menghindar dari Leo daripada harus menghadapi masalah yang besar di hari pertamanya. Friska ingin berdiri namun Leo sudah muncul dari belakangnya.


Leo:"Hai... Mau kemana lo?" Pertanyaan nya dilontarkan dengan wajahnya yang dingin, dan friska hanya tunduk.


Leo:"Lo gak mau jawab gw hah!" Leo meninggihkan suaranya. dan orang-orang mulai mengerumuni mereka, dan ditengah kerumunan itu ada seorang wanita yang datang dari kelas lain yang masuk ke dalam kelas. Dia adalah Sandrina pacar Leo. dan satu sekolah tahu itu.


Sandrina:"Hai honey.... Kenapa kok ribut sih. Iu sama cewek cupu lagi siapa nih orang?"Bicara dengan gaya lebay nya.


Leo:"Lo lagi. Lo ngapain ke sini?"


Sandrina:"Ih sayang jangan emosi gitu dong."Sandrina menggerutu pada Leo. Friska hanya melihat mereka dengan pandangan jijik dan ingin tertawa melihat gaya Sandrina.


Tiba-tiba Bima datang ntah darimana ia.


Bima:"Wuih... Ribut nih. Ouuu pantas Leo ternyata. Orang yang sukanya menggertak dan menghukum orang lain."Bima menatap Leo dengan tatapan sinis.


Leo:"Lo gak usah ikut campur urusan gw. Pergi sana!" Teriak Leo pada Bima.


Bima:"Kenapa gak boleh lowong gw udah hadir kok."sinis Bima kepada Leo. seperti yang dilihat Bima dan Leo tidak ada yang mau mengalah.


Leo:"Lo memang suka ikut campur urusan gw . Lo pikir lo siapa hah... Lo gak ada wewenang di kelas. Asal lo tahu utu."


Bima:"Yah memang, tapi lo juga gak ada wewenang di sini."


Leo:"Oh lo gak inget papa gw pemilik sekolah ini. dan lo bakal gw keluarin dari sekolah ini. dan gw bakal ngehancurin kehidupan lo."Leo pergi meninggalkan kerumunan.


Bima:"Hidup gw gak bakalan hancur dan itu gak bakal pernah terjadi. dan sebelum gw lo ancam hidup lo bakal gw hancurin."Bima berbicara dan langkah Leo langsung terhenti.


Leo:"Kita liat aja nanti Bim, gw bisa ngehancurin hidup lo."Bima hanya menanggapi dengan senyuman, dan Leo langsung pergi keluar kelas. Dan kerumunan itu bubar meninggalkan Friska, Sandrina, dan Bima.


Sandrina:"Iuh murid baru udah caper."Sandrina berbicara sinis.


Bima:"Astaga, lo sama leo tuh ternyata beneran jodoh ya sama-sama suka menggertak, yah dan yang lain lah."


Sandrina:"Apa perduli lo bukan urusan lo kan."


Bima:"Ya bener itu bukan urusan gw tapi bisa gak lo berubah.Orang juga bakalan senang kalo lo jadi orang yang baik, lo juga bakalan punya banyak temen yang baik dalam hidup lo san."Bima menjelaskan kepada Sandrina walaupun mereka tidak akrab.


Sandrina:"bla-bla-bla soal sifat gw mau gw jahat kek baik kek itu bukan urusan lo, and gak usah sok ngingetin gw, gw tau baik buruk nya kehidupan gw sendiri, berbicara soal temen baik lagi gw bisa beli , you know gw kaya apa sih yang gak bisa gw beli oups beda orang yah lo mana kebeli."sinis Sandrina.


Bima:"Iya gw tau kok lo bisa beli tapi temen-temen lo yang lo beli gak tulus temenan sama lo mereka cuman temenan sama lo di saat lo punya uang san dan setelah itu lo bakal hilang dari peradaban mereka cuman mau uang lo bukan temenan sama lo."jelas Bima lagi.


Sandrina:"Heh gak usah sok nasehatin lo."


Friska:"Eh udah dong kita kan bisa jadi temen."


Sandrina:"iuh temenan sama lo amit-amit."sinis Sandrina. dan Friska hanya diam.


Bima:"Gw sama Friska juga gak mau temenan sama orang jahat kayak lo. kita kan cuman nawarin."


Sandrina:"Lo dari tadi terus ngebela nih cewek cupu. ups tunggu dulu jangan-jangan kalian berdua pacaran yah eh dia baru di sini ooo iya Bima lo suka sama cewek cupu iniyah."Sandrina berbicara sinis.


Friska:"Lo manggil gw apa cewek cupu cewek cupu lo tu gak sadar diri yah liat aja dandanan lo menor tau gak lipstik merah merona bau parfum kemana-mana. Lo tuh lupa ngaca!"Friska membalas.


Bima:"Nah bener tu lo jangan nunduk, cewek ini nih cuman bisa menggertak Fris."


Sandrina:"Astaga orang-orang gak mampu ini. langgeng yah."


Bima:"Lo bisa pergi gak sakit mata gw ngeliat lo."


Sandrina:"Hello gw juga gak mau kalik lama-lama di sini, iuh ntah gw ketularan cupu."


Bima:"Ya udah pergi jauh-jauh, jangan sampai gw ngeliat muka lo yang kayak onyet itu."


Sandrina:"sok kecakepan."Sandrina berlalu pergi.


Bima:"Puji Tuhan gw seneng ai ceker ayam pergi jauh."


Friska:"Thanks and sorry, I'm bothering you Bim. "


Bima:"Okay no problem kalik Friska dah biasa tu mah, lo gak usah berterimakasih juga kalik kan mulai sekarang kita bisa temenan tapi jangan baper yah kan gw ganteng nya kelewatan."Bima tertawa kecil.

__ADS_1


Friska:"Kita temenan? You and me?"Tanya Friska bingung.


Bima:"You and me. Yah Friska dan Bima BEAS FRIEND forever."Bima dan Friska tertawa bersama dan sekarang Friska punya sahabat yang baik.


Sementara di tempat lain ada Sandrina dan Leo


Leo:"Lo ngapain ngikutin gw?"Leo bertanya sambil membentak Sandrina. dan itu sudah biasa terjadi.


Sandrina:"Aku pacar kamu Leo, dan kamu jangan lupa aku yang bakal jadi pasangan kamu, kita bakalan hidup bahagia selamanya."


Leo:"What.... Selamanya? "


Sandrina:"Yah itu pasti!"Sandrina tersenyum.


Leo:"Heh denger ya lo tu gak cocok buat gw."Bentak Leo


Sandrina:"Aku kurang apa, cantik iya aku juga tulus sama kamu."


Leo:"San san denger ya lo ah bukan lo kita lo sama gw tuh di jodohin secara nya itu paksaan gw gak suka sama lo san lo tuh merusak pemandangan tau gak sih. "


Sandrina:"Leo Kamu suka sama aku kamu slalu perhatian di depan keluarga kamu."


Leo:"Sandrina sayang lo ngerti gak sih. GW GAK SUKA LO."Leo yang tadinya berbicara lembut langsung membentak Sandrina, dan Sandrina mulai meneteskan air matanya.


Sandrina:"Aku bakal berjuang buat ngedapetin kamu."


Leo:"Gw gak peduli."


Sandrina:"Oke fine."


Leo:"Tempang kayak lo itu murahan banyak di luar sana you know lo gak berharga."Leo tersenyum sinis dan langsung pergi.


Tanpa mereka tahu sedari tadi Friska melihat mereka"kasihan cewek itu pasti sedih banget kalo gw udah gw bunuh cowok itu atau gw gak bakal mau di jodohin sama manusia bejat itu."Batin Friska, dan Sandrina menangis sejadi-jadinya dan ia berupaya menghapus air matanya ketika ia ingin melangkah pergi Sandrina melihat ke arah Friska yang berdiri mematung lalu Sandrina melangkah pergi.


Jam demi jam berlalu waktu berjalan begitu cepat dan Friska berharap bel pulang berbunyi untung sekarang adalah jam terakhir jadi Friska merasa agak legah dan membayangkan rumah nya.


Tepat pukul 15:00, waktunya pulang.Friska keluar dari ruang kelas dengan wajah yang nampak sangat lelah."aku akan menelpon ayah dan dia akan menjemput ku."batin Friska. pembicaraan di telpon berlangsung.


Ayah:"Halo nak kamu sudah pulang?"


Ayah:"Baik lah ayah akan menjemput mu sabar."


Friska:"Okey."Dan telpon langsung di matikan.


Friska menunggu sambil bernyanyi.Lalu dia menoleh ke kiri dan melihat Leo yang mungkin sedang menunggu jemputan lalu Friska juga ada di sisi kanan Friska tah mereka sekarang bertiga sedang menunggu jemputan "La kok mereka gak bareng aja yah" Batin Friska. Dan tidak lama jemputan Leo datang, Leo di jemput dengan mobil mewah yang sangat bagus dan pasti harganya sangat bagus, Friska kembali bernyanyi sesuka nya. Leo masuk ke dalam mobil tanpa melihat ke arah Sandrina ataupun Friska.


Tak lama kemudian ayah Friska datang.


Friska:"Ayah.... "Panggil Friska dai sudah seperti anak kecil


Ayah:" Ayo nak, Ibu pasti sudah menunggu."


Friska:"Iyah ayah. "Friska membuka pintu mobil sambil melihat Sandrina ia melihat mata Sandrina yang sudah lebam akibat menangis. dan Sandrina balik melihat Friska, mobil Friska dan ayah nya sudah berlalu pergi.


Friska sangat menikmati perjalanan pulang nya. dan telah lama di perjalanan merekapun sampai di rumah.


Friska:" Ibu..... " Friska langsung membuka pintu mobil dan langsung berteriak memanggil ibunya. Namun yang menyahut panggilan Friska bukanlah ibunya melainkan pembantu mereka bi Hasmi nama nya bi Hasmi bekerja di rumah itu sudah lama semenjak keluarga Friska pindah ke daerah itu dan bi Hasmi sudah tahu betul siapa keluarga Friska namun beliau tetap menjaga rahasia besar itu karena ayah dan ibu Friska sangat baik pada bi Hasmi maupun keluarga nya.


bi Hasmi:nyonya kecil sudah pulang! " sapa bi Hasmi sambil menundukkan kepalanya.


Friska:"Hai bibi sayang."Friska sangat bahagia ketika bertemu bi Hasmi.


bi Hasmi:"Iya nyonya. "


Friska:"Ibu kemana bi?"Tanya Friska sopan.


Bi Hasmi:"Nyonya besar sedang di dapur."jawab bi Hasmi. dan bi Hasmi langsung mengambil tas yang di gendong Friska. Ya begitulah bi Hasmi membantu ibu Friska mengurus keperluan Friska.


Friska:"Bi aku ke kamar dulu ya."


Bi Hasmi:"Mari nyonya."


Tak lama kemudian Friska turun karena kamar Friska berada di lantai dua. Dan segera berlari menuju ke dapur.

__ADS_1


Friska:"Ibu..... " Berteriak memanggil ibunya


Ibu:"Astaga Friska... "Sahut ibu karena terkejut Friska memeluknya tiba-tiba.


Friska:" Hmm wangi nya makanan kesukaan aku sup brokoli campur wortel bakso ikan, dannnnnn jangan lupa daging ayam yang di potong dadu wangi daun seledri, dan akan di taburi bawang goreng wauuuu pasti enak."


Ibu:"Kamu ini pandai sekali."Ibu mencubit wajah Friska.


Ayah:"Ayah juga mau sup yang enak dan wangi ini. Daripada terus mendengar teriakan Friska."


Friska:"Biarin wlek ibu saja tidak terganggu dengan teriakan ku."Balas Friska


Ibu:"Hei hei sudah lah kalian ini, ayo makan bersama sup nya sudah siap."Ibu bicara sambil membawa sup yang di dalam mangkuk ke meja makan.


Friska:"Tawaran yang bagus."Friska tertawa kecil.


Ayah:"Ayah sangat lapar."


Mereka langsung duduk di ruang makan.


Ibu:"Mari makan."


Ayah:"Memang sup buatan ibu paling enak."Ayah tersenyum .


Friska:"Ya benar memang sangat enak."mereka tertawa dan terbawa suasana.


Ibu:"Jadi sayang bagaimana hari mu."Ibu bertanya kepada Friska


Friska:"Ya begitulah."


Ibu:"Begitu bagaimana?" Tanya ibu penasaran.


Friska:"Ya seru gurunya baik."


Ibu:"Bagaimana dengan teman. Apa anak ibu sudah punya teman."


Friska:"Aku punya."


Ibu:"Siapa?"tanya ibu penasaran.


Friska:"Ada deh."Friska menundukkan kepalanya.


Ayah:"why sayang kamu punya masalah dengan teman baru ataupun yang lain nya kamu gak suka suka nya? "Tanya ayah yang takut anak nya punya masalah.


Ibu:" Nak kamu punya masalah?"Ibu mulai Khawarij melihat Friska yang menunduk.


Friska:"No."Friska menjawab singkat.


Ayah:"Ayah tahu kamu punya masalah, ceritakan kepada ayah dan ibu atau kamu akan menyembunyikan masalah yang kamu miliki kepada kami."kata-kata ayah membuat Friska bingung ingin menceritakan apa yang terjadi di sekolah atau tidak.


Friska:"Ayah tahu kan pemilik sekolah?"Tanya Friska.


Ayah:"Iya tentu Ayah tahu. Tuan Eduardo, Seorang dia adalah pembunuh terhebat dan tidak ada yang tahu setahu kita dia hanyalah pengusaha yang sukses."


Friska:"Apaka kekuasaannya tinggi yah? Tanya Friska penasaran.


Ayah:"Menurut mu Ayah ku ini mafia, pengusaha, Bos, mempunyai banyak gedung bertingkat."


Friska:"Aku sudah tahu itu jadi?"Friska bingung


Ayah:"Jadi kamu punya masalah dengan siapa? "


Friska:"Leo Eduardo."


Ayah:"Anak nya? "Ayah sangat terkejut mendengar jawaban Friska yang mempunyai masalah dengan Leo.


Friska:" Iya dia sangat suka menggertak ayah." Friska mengatakan yang sebenarnya.


Ayah:"Kamu mau ayah membeli sekolah itu dan menghancurkan mereka?Ayah juga suka melakukan itu jika putri ayah diganggu."Yah ayah Friska bisa membeli sekolah itu bahkan semua aset yang dimiliki keluarga Eduardo jika mereka ingin menjualnya dan ayah Friska juga bisa langsung mengambil karena kekuasaannya yang sangat luas semua akan tunduk dengan perintah dari pak Haris ELBERT itu.


...****************...


Oke sampai sini dulu

__ADS_1


Apa yang akan terjadi kepada keluarga Eduardo yah ataukah mereka akan di buat bangkrut oleh ayah Friska atau hmm apa yang akan terjadi.......


__ADS_2