
Banyak jam pelajaran yang kosong di hari sabtu, yah itu sudah biasa.
Erik:"Leo lo nanti malem sibuk gak?"Tanya Erik yang tiba-tiba menepuk pundak Leo dari belakang.
Leo:"Hah.. Gw gak sibuk. Emang kenapa, tumben lo nanya rik?Leo kembali bertanya.
Erik:"Ke klub yok malem ini pasti seru."Ajak Erik kepada Leo.
Leo:"Ou.Gimana yah."Leo terlihat berfikir keras.
Erik:"Kenapa? Jangan bilang lo gak mau."Erik langsung menerka sesukanya.
Leo:"Bukan gitu, lo inget gak waktu kita ke klub kemaren."Leo berbicara serius.
Erik:"Iya , emang kenapa? Ada yang salah?"Tanya Erik bingung.
Leo:"Nyokap gw rik, aneh gw baru pulang dia malah nangis, dan matanya kayak lebam gitu karena udah lama nangis kayaknya."Leo kembali berbicara serius kepada Erik.
Erik:"Mungkin nyokap lo khawatir sama lo. Biar gw tebak nih yah lo pasti gak langsung pulang habis kita keluar dari klub. Lo pasti kemana-mana."Erik menebak.
Leo:"Lo kok nuduh gw sih. Mana betul juga tebakannya."Leo tertawa garing.
Erik:"Tuh kan udah ketebak, lo pasti pulang lama."Leo memegang keningnya.
Leo:"Haha! Iya iya."
Erik:"Jadi gimana? Jadi ikut gak?"
Leo:"Tanyain dulu sama anak-anak."
Erik:"Oo iya yah."
Erik langsung menemui Jodi dan Alfa yang sudah terbangun dari tidurnya.
Erik:"Al, Jod, kalian nanti malem sibuk gak?"
Alfa:"Gak."Alfa menjawab singkat, sambil mengutak-atik ponsel nya.
Jodi:"Kalo gw sibuk kenapa? Kalo gak juga kenapa?"Tanya Jodi cuek.
Erik:"Kita pergi ke klub yuk, gw gabut kalo di rumah."
Alfa:"Iya gw juga, ntar deh gw pikir-pikir lagi."Alfa masih sibuk dengan ponsel nya.
Jodi:"Gw... Gak sibuk tapi.."Jodi tidak meneruskan bicaranya.
Erik:"Tapi apa Jod?"Tanya Erik kepada Jodi.
Leo:"Lo ada masalah Jod?"Tanya Leo yang tiba-tiba mendatangi mereka.
Jodi:"Bukan hal yang besar guys."Jodi tersenyum tipis.
Leo:"Gw gak percaya."Leo merangkul Jodi, agar ia tenang. Karena Jodi terlihat khawatir.
Alfa:"Lo kenapa Jod?"Tanya Alfa yang sudah penasaran.
Erik:"Kita bicarain nya di tempat lain aja."Usul Erik.
Leo:"Ke taman belakang, yang ada kolam nya. Soalnya di sana kita bisa ngomong dengan tenang."
Alfa:"Iya."Alfa langsung setuju dan di ikuti anggukan oleh Jodi dan Erik.
Mereka langsung pergi ke taman belakang, untuk mencari ketenangan.
__ADS_1
Ditaman belakang.
Leo:"Nah disini kita bisa nenangin pikiran kita, dan Jod ceritain permasalahan lo."Leo langsung ke intinya.
Alfa:"Iya muka lo kayak khawatir gitu."Alfa mulai fokus.
Jodi:"Ini bukan masalah yang besar kok, ini masalah biasa."Jodi tersenyum tipis.
Erik:"Gak, pasti gak. Lo harus ceritain semuanya biar lo tenang Jod, gak perlu ngerahasiain semua dari kita."Erik berbicara sembari merangkul Jodi.
Leo:"Kita bukan cuman temen lo, kita juga saudara lo Jod."
Jodi:"Iya makasih guys, gw beruntung punya kalian."
Alfa:"Sekarang ceritain semuanya."
Mereka langsung duduk di tepi kolam, karena disana suasana nya sejuk dan terlindung dari sinar matahari yang menyengat karena di batasi oleh pohon yang rimbun.
Leo:"Tenang dan ceritain."
Jodi:"Iya.Jadi waktu kita pengen ngumpul di klub karena gw gak langsung pulang gw gak tahu kejadian di rumah, nyokap gw di aniaya sama bokap."Jodi tak bisa menghentikan air matanya.
Leo:"Lo harus tenang."
Alfa:"Lanjutin aja Al. Gak pa-pa kalo lo mau nangis, lakuin apa yang lo suka."
Jodi:"Gw gak tau sebenarnya bokap gw kenapa, setelah itu gw nanya sama pembantu, dia bilang nyokap ngeliat bokap gw teleponan sama seseorang, dan dia telponan sama cewek. Nyokap ngawasin bokap gw nah di sana dia ngedengerin bokap manggil 'sayang'terus mereka kedengeran mesra banget. Nah setelah itu nyokap gw langsung marah-marah sama bokap gw, terus laki-laki bejat itu bukan nya minta maaf dengan perbuatan nya, dia mala mukulin nyokap gw tanpa perasaan.Setelah dapetin semua informasi dari pembantu gw langsung kekamar nyokap gw, yang tadinya gw nanya sama bokap katanya nyokap sakit dia bilang nyokap mungkin cuman pusing biasa, setelah gw tanya sama nyokap dia juga ngerahasiain semua yang terjadi di rumah, gw ngerasa jadi beban bagi nyokap gw, dan parahnya lagi gw gak tau kalo ternyata gw anak nyokap sama suaminya yang pertama. Gw nyusahin banget."Jodi menceritakan semua dan Jod tidak bisa menahan kesedihannya.
Alfa:"Lo yang sabar yah."Alfa terlihat sangat sedih mendengar semua kejadian yang di alami temannya.
Leo:"Daripada jadi beban lo sendiri, lo bilang aja semuanya, jangan nyimpen sakit sendirian."
Erik:"Lo bilang aja Jod."Saat ini sangat terlihat solidaritas mereka sebagai sahabat.
Jodi:"Gw nanya terus ke nyokap keadaan dia gimana. Dia nangis, terus karena hatinya udah rapuh banget dia ceritain semuanya. Dia bilang semua yang terjadi.Setelah gw tau bokap yang gw bangga-banggain itu bukan bokap gw dan ternyata dia selingkuh dari nyokap gw bingung harus gimana, disisi lain dia yang ngejagain ga dari kecil, ngasih semua pasilitas buat gw, gw bingung harus gimana."
Leo:"Iya kita bakal bantu lo."
Erik:"Iya Jod."
"kring......... " Bel pulang berbunyi.
Erik:"Gw batalin ke klub nya."
Leo:"Iya itu nanti aja."
Alfa:"Sekarang kita lagsung pulang aja dan Jod kendaliin emosi lo."
Jodi:"Iyah makasih guys, kalian bisa ngerti keadaan gw."Mereka saling merangkul satu sama lain, persahabatan yang sangat melekat. Empat sekawan itu langsung menuju ruang kelas.
Sesampainya di kelas Leo dan ke-tiga temannya langsung mengambil tas mereka masing-masing.
Leo:"Langsung pulang ya guys."
Alfa:"Iya."
Mereka langsung keluar dari ruang kelas, dan Leo sudah melupakan tentang cinta nya untuk sesaat, karena temannya mempunyai masalah yang sangat besar.
Di parkiran mereka langsung berpisah,satu persatu mobil mereka keluar dari parkiran. Disana yang tersisa hanya Leo, Leo masih berpikir tentang yang terjadi dengan ibu Jodi."Apa yang terjadi sama mamah sama yah kayak nyokap nya sih Jodi, gw jadi khawatir gini gw takut itu beneran terjadi."Gumam Leo mengkhawatirkan ibunya yang kemarin hari menangis secara tiba-tiba.
Leo langsung memasuki mobilnya, dan melajukan kecepatan mobilnya.
...----------------...
__ADS_1
Sesampainya di rumah.Leo langsung memarkirkan mobilnya.
Enzo:"Tuan."Seorang bodyguard langsung menyapanya, dia adalah Enzo bodyguard kepercayaan Leo.
Leo:"Ah iya, bagaimana keadaan rumah hari ini?"Tanya Leo kepada bodyguard nya.
Enzo:"Hari ini tidak ada hal aneh yang terjadi tuan Leo. Apa semuanya baik tuan?"Tanya Enzo kepada Leo karena wajah Leo terlihat khawatir dan tegang.
Leo:"Yah no problem, saya masuk dulu."
Enzo:"Baik tuan, jika ada masalah langsung kabari saya tuan."
Leo:"Yah seperti biasa."Leo tersenyum dan langsung berlalu.
Sesampainya Leo di depan pintu kamar nya ada seorang wanita yang memanggilnya "Leo kamu sudah pulang sayang. "Leo menoleh kebelakang nya.
Leo:" Ou mamah, iya aku baru sampai, kenapa mamah ada di sini?"Tanya Leo sambil mendekati mamahnya.
Mamah:"Mamah tahu kamu sudah pulang, kenapa pulangnya mengendap-endap, sudah seperti maling saja."Mamah tersenyum.
Leo:"Maaf mah."Leo tersenyum tipis.
Mamah:"Iya no problem sayang, kamu langsung ganti pakaian setelah itu langsung makan yah, mamah tunggu kamu diruang makan."
Leo:"Baik mah terimakasih."
Mamah:"Iya sayang."Mamah langsung pergi.
Leo memasuki kamarnya. "***Gw kalo nanya ke mamah secara langsung dia pasti gak mau bilang, yah udah lah lain kali aja***." Leo mengurungkan niat nya untuk menanyakan hal kemarin hari
...----------------...
Di rumah Friska.
Friska hanya berbaring di kamar nya sambil mengutak-atik ponsel.
Saat Friska sedang asyik bermain dengan ponselnya tiba-tiba ada notifikasi yang masuk, Friska lagsung membuka notifikasi yang masuk "Hah siapa lagi sih, kan aku kalo kayak gini ngerasa kayak orang penting."Gumam Friska sambil senyam-senyum sendiri.
Setelah ia membuka ternyata itu adalah pesan dari Hariska.
Hariska:" Fris kamu sibuk gak?"Pesan dari Hariska.
Friska:"gak emang kenapa "Friska langsung membalas.
Hariska:" Bisa bantu aku gak?"
Friska:"Bantu apaan?"
Hariska:"Bantu ngilangin stres."
Friska:"Ya kirain apaan."
Hariska:"Gabut Fris."
Friska:"Haha diam lah dengan kegabutan mu."
Hariska:"Aku minta maaf ya Fris soal sikap aku ke kamu kemarin, aku terlalu takut."
Friska:"Ah, gak pa-pa slow aja salah ku juga sih yang gak nanya dulu."
Hariska:"Makasih yah Fris."
Friska:"Gak masalah, aku seneng kalian jadian, jadinya gak baku lagi."
__ADS_1
Hariska:"I'm so sorry Fris."
Friska:"Iya ga masalah."Chat mereka lagsung berakhir."Gw seneng banget mereka bisa balik lagi."Gumam Friska.