
Pagi, mentari langsung menyorot silau wajah Leo yang tengah tertidur.
Tok.... tok... "Leo ayo bangun! Leo!" Terdengar suara ibu Leo yang memekakkan telinga dipagi hari. "Hu.. Ayolah lima menit saja." Ucap Leo dengan suara sendunya. "Hei Bangun! Leo!" Ibu terus mengetuk pintu kamar Leo. "Leo akan mamah dobrak pintu kamar mu jika kau tidak bangun juga!" Ancam ibu Leo. Leo tidak perduli dan tetap tertidur dengan pulas.
"Enzo! Enzo!" Ibu langsung menuruni tangga dan memanggil Enzo.
"Iya nyonya." Sahut Enzo.
"Cepat ikut dengan ku." Ucap ibu Leo.
Ibu kembali kekamar Leo. Namun kali ini ibu membawa Enzo, ntah apa yang akan ibu lakukan.
"Enzo dobrak pintu nya!" Ucap ibu. "Tapi nyonya." Enzo merasa tidak yakin. "Dobrak!" Pekik ibu. "Ba-baik lah nyonya." Enzo mengambil ancang-ancang untuk mendobrak pintu Leo.
Brak..... "Eh, tidak di konci." Ucap Ibu kebingungan. "Aku baru tahu, maaf Enzo. Kau kembali bekerja saja." Ucap ibu. "Baiklah." Enzo langsung berlalu pergi.
"Leo! Bangun." Teriak ibu sambil menarik selimut Leo. "Iya, iya, aku bangun." Ucap Leo. "Cepat!" Pekik ibu. "Astagah." Leo langsung terduduk. "Mandi!" Titah ibu, dan mau tidak mau Leo harus menuruti ibunya.
__ADS_1
......................
"Laki-laki mandi nya 30 menit." Ucap ibu. "Hem.. Hanya 1 menit." Tukas Leo. "Makan sarapan mu, lalu cepat lah kesekolah." Ucap Ibu. "Baiklah." Ucap Leo.
"Oh ya Leo, mamah nanti akan pergi ke kantor." Ucap Ibu. "Hah? Atas dasar apa?" Tanya Leo sambil makan. "Kantor harus diurus." Ucap Ibu. "Oh, baiklah." Jawab Leo. "Iya kamu mau diantar ke sekolah?" Tanya ibu. "Tidak." Ucap Leo singkat. "Baiklah, dan cepat nanti kau bisa telat." Ucap Ibu. "Iya, iya, mamah menjadi galak." Ucap Leo sambil berdiri. "Hm.. Baguslah jika kamu menyadarinya. Hati-hati." Ucap Ibu. "Iyah, baiklah aku berangkat." Loe berlalu pergi.
......................
Sesampainya disekolah. "Aku tepat waktu,dirumah sudah seperti persiapan perang." Gumam Leo sambil berjalan menuju kelas.
"Leo! Tunggu brother!" Teriak seorang pria. "Alfa, semangat sekali pagi mu." Gumam Leo melihat Alfa yang bersemangat.
......................
Dikelas. "Hari baru." Ucap Leo. "Hah?" Alfa bingung. "Dah anak kecil mana paham." Ucap Leo sembari berjalan. "Anak kecil, dasar." Celetuk Alfa.
"Dimana cewek itu." Gumam Leo celingak-celinguk.
__ADS_1
"Ehem,cari apaan tuh?" Jodi menepuk punggung Leo. "Itu, ratu gw." Ucap Leo. "Ouh.Semenjak lo ngejar Friska lo gak peduli sama Alfa brother." Ucap Jodi sambil tertawa kecil. "Stres, gw masih normal kalik." Ucap Leo sembari menaruh tas disamping bangkunya.
"Lah itu Friska." Ucap Jodi sambil menunjuk kearah Friska yang terlihat kelelahan.
"Gw harus gimana?" Tanya Leo kepada Jodi. "Yah gw gak tau sih, karena gw juga belum pernah jatuh cinta." Ucap Jodi. "Yaelah nanya sama makhluk yang satu server." Ucap Leo menepuk keningnya. "Eh dia jalan kesini tuh." Bisik Jodi. "Gw panas dingin brother." Ucap Leo. "Samperin." Jodi menyikut lengan Leo. "Udahlah biarin aja,gw gak mau ngebuat dia risih." Leo langsung terduduk di kursinya diikuti oleh Jodi.
......................
Lama waktu berjalan, akhirnya sekolah selesai. Seperti biasa Leo dan teman-temannya masih menjadi penunggu sekolah, sekarang 4 makhluk itu berada di parkiran.
"Huh,gak kerasa guys.Ternyata kita udah lama berdiam diri disekolah ini." Ucap Erik menghela nafasnya.
"Iyah, udah dari tadi juga." Ucap Alfa. "Ah bukan itu maksud gw.Kita udah lama sekolah disini." Balas Erik. "Oh emang kenapa?" Tanya Alfa. "Minggu besok kita ulangan Alfa." Jelas Erik. "Oh gitu." Ucap Alfa singkat.
"Gw bingung deh, gimana sih caranya ngedapetin hati cewek." Ucap Leo. "Tembak aja terus lo mutilasi nak dapet deh hatinya." Balas Erik. "Iyah ya, bener tuh." Uca Alfa. "Hooh iya bener juga." Tukas Jodi, Loe hanya menghela nafasnya.
"Lo beneran suka sama Trus?" Tanya Alfa kepada Leo. "Iya, mungkin." Jawab Leo. "Kalo lo jawab gitu berarti lo gak punya pendirian." Ucap Alfa lagi. "Iya Al, gw suka dia. Tapi kayaknya itu hal yang gak mungkin." Ucap Leo. "Saran gw nih, lo sebaiknya ngungkapin perasaan lo." Ucap Erik sambil memegang punggung Leo. "Gw bakalan nyoba ngungkapin perasaan gw. Yaudah pulang yuk." Ucap Leo.
__ADS_1
Empat sekawan itu langsung memacukan kendaraan nya.
...****************...