Love In Different World

Love In Different World
Episode 15


__ADS_3

Friska kembali fokus, dan Leo kembali melamun.


Erik:"Leo!"Erik tiba-tiba muncul dan menepuk pundak Leo.


Loe:"Astaga.Ngagetin aja lo!"Leo terkejut dan terbangun dari lamunan nya.


Erik:"Udah istirahat lagi kan yak."


Leo:"Gak tau gw."Leo menjawab singkat.


Erik:"Iya, udah."


Leo:"Terus?"


Erik:"Lo gak denger bel nya?"Erik banyak bertanya karena tidak tahu mau membicarakan apa.


Leo:"Gak dengar dan gak perduli juga."Leo menjawab cetus.


Erik:"Leo."


Leo:"Kenapa sih rik?"


Erik:"Kantin yuk gw traktir."


Leo:"Ajak yang lain aja."


Erik:"Gak bisa."


Leo:"Kenapa?"


Erik:"Mereka pada tidur."


Leo:"Tidur?"Leo langsung menoleh ke belakang dan melihat dua temannya tengah tertidur pulas.


Erik:"Gw cuman minta di anterin."Erik langsung duduk di atas meja Leo.


Leo:"Kayak anak kecil lo."


Erik:"Ya udah gw ngajak orang lain aja."


Leo:"Astaga."Leo kembali dengan lamunannya.


Erik langsung mendekati tempat duduk Friska.


Erik:"Friska mau ikut gw gak?"


Friska:"Hah kemana?"Friska menjawab sembari menutup bukunya.


Erik:"Friska mau bareng ke kantin gak?"Erik memperkuat suaranya.


Leo:"Lah lo ngapain ngajak Friska?"Leo langsung berdiri dari duduknya dan mendekati Erik.


Erik:"Lah kok nyolot."Erik langsung protes.Leo hanya terdiam sejenak "La iya yah gw kok jadi sensitif gini." Batin Leo.


Friska:"Leo mungkin mau ke kantin juga bareng lo,lo juga ngapain ngajak gw, lowong kita gak sedeket itu."Friska merasakan keanehan pada Leo.


Leo:"Iya lo kan gak sedeket itu sama Friska, ngapain lo ngajak dia."Celoteh Leo.


Erik:"Karena lo udah gw... Aw apaan sih lo kok nginjak kaki gw!"Leo menginjak kaki Erik agar Erik menghentikan kata-kata nya, sontak karena sakit Erik melupakan kalimat nya dan fokus dengan kakinya yang kesakitan.


Leo:"Maaf brother gak sengaja."Leo menggaruk kepala nya.


Erik:"Alah lo sengaja kan!"Erik meninggihkan suaranya.


Leo:"Ya udah ayok ke kantin bareng gw aja."Leo langsung merangkul Erik.

__ADS_1


Erik:"Dasar gak guna."Erik mengatakan pelan didekat telinga Leo.


Leo:"Udah-udah ayok."


Erik:"Iya iya."


Leo:"Dah fris."


Friska:"Iya dah."


Erik:"Cie."Erik sangat suka mengganggu Leo yang tengah kasmaran.


Leo:"Udah gw bunuh juga lo."


Erik:"Iya."


Mereka langsung pergi menuju kantin.


Dikantin.


Erik:"Gw pesen makanan dulu, lo mau apa?"


Leo:"Gak gw gak laper."


Erik:"Hm ya udah gw pesen dulu lo jangan ngilang."


Leo:"Iya."


Erik langsung berlalu pergi.


Tidak terlalu lama akhirnya Erik kembali.


Leo:"Mesen apa lo?"Tanya Leo kepada Erik yang baru datang.


Erik:"Gw mau makan nasi goreng yang super pedas , nah minum nya air biasa."


Erik:"Lah tadi lo nanya, berarti lo mau tau kan."


Leo:"Iya iya."


Mereka hanya diam dan bermain ponsel masing-masing. Dan pesanan Erik langsung datang.


Ibu kantin:"Ini makanan nya nak Erik."Ibu kantin langsung menghidangkan makanan di atas meja.


Erik:"Makasih bu."Erik berbicara dengan sopan.


Ibu Kantin:"Iya, eh nak Leo juga ada."Ibu kantin langsung menyapa Leo.


Leo:"Iya bu."Leo tersenyum.


Ibu kantin:"Gak mau mesen nak Leo?"Karena sudah di sana ibu kantin langsung menanyakan pesanan Leo.


Leo:"Jus lemon aja bu dua ya."


Ibu kantin:"Oh okey tunggu sebentar ya."


Ibu kantin langsung pergi berlalu.


Erik tidak memakai aba-aba langsung melahap makanan nya.


Leo:"Lo sering banget makan makanan pedas, gak rusak tuh usus?"Tanya Leo sambil bercanda.


Erik:"Tenang, gw lebih suka rasa pedas ini daripada di tolak sama cewek."Erik membalas candaan Leo.


Leo:"Dasar."

__ADS_1


Setelah tak beberapa lama berbincang akhirnya pesanan jus Leo datang.


Ibu kantin:"Nah ini jus nya."


Leo:"Makasih bu."


Ibu kantin:"Iya."Ibu kantin langsung pergi.


Leo:"Nih satu buat lo."


Erik:"Hm iya makasih."


Leo:"Lo ada rencana apa sih?"Tanya Leo curiga dengan Erik.


Erik:"Rencana apaan?"Erik kembali melontarkan pertanyaan yang hampir sama.


Leo:"Tadi lo mau ke kantin bareng Friska."


Erik:"Oh gw cuman iseng aja.Gak ada rencana apa-apa."


Leo:"Terus? "Leo kembali bertanya sembari meminum jus yang di pesannya.


Erik:" Yah gw iseng aja, gw tau lo pasti emosi kalo gw ngajak Friska."


Leo:"Gw gak tau tentang perasaan gw sendiri rik."


Erik:"Kok gitu?"Erik langsung berhenti makan.


Leo:"Gw gak tau nih ya, gw tuh suka beneran atau gak."


Erik:"Stress lo."


Leo:"Gw harus gimana?"Leo menanyakan pendapat Erik.


Erik:"Lo harus ketemu pakar cinta."


Leo:"Siapa?"Erik bertanya penasaran.


Erik:"Yah gw lah."Erik tertawa kecil.


Leo:"Gw gak mau lo."Leo menjawab singkat.


Erik:"kenapa?"


Leo:"Soal cinta lo aja berantakan."


Erik:"Bukan hanya itu, gw juga gak pernah pacaran brother."Erik membeberkan fakta yang menegangkan.


Leo:"Iya ya, kenapa lo gak mau gitu memulai hubungan?"


Erik:"Ribet cewek banyak mau nya, gw gak suka."Erik menjawab enteng.


Leo:"Gak semua kok.Tapi ada."


Erik"Ngebahas nya nanti aja gw mau bayar nih, kita ke kelas aja."


Leo:"Oke."Leo langsung menyodorkan uang kepada Erik.


Erik:"Sip mandiri bayar sendiri."Erik langsung pergi.


Tak perlu waktu lama Erik kembali.


Erik:"Yok."


Leo:"Gas."

__ADS_1


Mereka langsung meninggalkan kantin.


__ADS_2