Love In Different World

Love In Different World
Episode 9


__ADS_3

Friska selesai bersiap-siap.


Friska:"Udah siap yuk jalan."


Ibu:"Cantik nya."Ibu memuji Friska.


Friska:"Yah sudah Friska pergi dulu ya bu, ayah."


Ayah:"Iya hati-hati."


Ibu:"Hati-hati sayang."


Leo:"Pergi dulu ya om tante."


Ibu:"Iya hati-hati."


Leo dan Friska langsung pergi menuju tempat yang ingin mereka datangi.


Lama di perjalanan akhirnya mereka sampai.


Friska:"Langsung aja lo punya rencana apa lagi."


Leo:"Gw gak punya rencana apa-apa."Leo menjawab enteng.


Friska:"Udah normal isi otak lo."


Leo:"Gw cuman mau minta maaf ke lo, karena sikap gw kemarin."


Friska:"Lo kenapa, abis digigit apaan."Friska memberi sedikit candaan kepada Leo"Sampe kapan baku gini, mana taman nya banyak orang lagi, aku pengen banget hari ini juga anak tuan Eduardo habis."Yah Friska punya alasan melakukan hal itu, Friska sangat muak dengan Leo, karena Leo sangat meresahkan sikapnya yang jahat dan tidak perduli dengan keadaan seseorang, membuat Friska sangat membencinya.


Leo:"Gw bakal minta maaf ke yang lain juga."


Friska:"Berapa banyak dosa lo?"


Leo:"Mungkin sangat banyak."


Friska:"Hm."Jawaban singkat dari Friska. "Dia pasti pura-pura dasar penjahat, setelah membuat semua orang menderita tiba-tiba dia datang hanya dengan kata maaf." Batin Friska. Mereka hanya duduk di keheningan tanpa melanjutkan pembicaraan.


Friska hanya diam begitupun Leo, Friska berfikir bagaimana dia bisa menghabisi Leo dengan cepat.


Leo:"Gw tau lo pasti benci banget sama gw, begitu juga murid yang lain. Gw cuman bisa berharap lo mau maafin gw."Leo berkata penuh harapan kepada Friska.


Friska:"Maksud lo soal Bima sama Hariska itu gimana?"Friska bertanya penasaran.


Leo:"Lo mau tau?"


Friska:"Iya."


Leo:"Oke gw ceritain. Jadi dulu itu yah sama kayak lo gw juga ngeganggu Hariska karena ya dia cupu banget, gw kesel kenapa orang kayak dia bisa masuk ke sekolah elit. Terus dari situ si Bima terus ngebela dia, sebenarnya setiap gw ngeganggu orang lain Bima slalu ada sebagai penyelamat nya, sehingga Bima banyak temen, jujur gw tahu Bima gak pernah nyimpen perasaan sama siapapun karena dia gak perduli tentang itu, Bima cuman fokus sama ibunya dan pelajaran itu aja, dan yang lain cuman buang-buang waktu kalo suka sama Bima, yah itu seperti hal yang percuma karena gak bakalan di bales sama Bima. Setiap cewek yang suka sama dia pasti di tolak mentah-mentah."Friska khusyuk mendengarkan Leo.


Friska:"Kenapa di cerita lo, lo bilang si Bima paling memprioritaskan ibunya, hmmm ayahnya kemana?"


Leo:"Hmm.Ayah nya udah pergi sama cewek lain, you know ayahnya selingkuh dan akhirnya memilih tinggal sama wanita simpanan nya itu."


Friska:"Kok lo bisa tahu."


Leo:"Selain ngeganggu orang gw juga suka mencari kisah hidup orang lain."Leo tersenyum.


Friska:"Kasian nya."

__ADS_1


Leo:"Bima itu bukan orang yang lemah Fris jadi gak perlu khawatir."


Friska:"Hm.Lanjutin."


Leo:"Jadi karena dia yang baik temennya banyak baik itu cowok ataupun cewek, nah soal gw tahu perasaan si Hariska itu, waktu itu gw gak sengaja denger."


Friska:"Lo nguping."Tiba-tiba Friska memotong pembicaraan Leo.


Leo:"Dengerin dulu."


Friska:"Sorry."Friska tertawa kecil.


Leo:"Jadi yah gw bisa di bilang nguping, gw denger dia ngomong sama temen nya tentang Bima dia juga ngomong soal sebenarnya dia punya perasaan sama Bima. Saat itu gw kasian sama dia , soalnya gini dari banyaknya fans si Bima cuman Hariska yang paling terobsesi sama Bima. Gw udah lama banget pengen ngomongin itu sama Bima tapi gak ada waktu yang tepat, karena lama nahan ya udah gw bilang aja tadi.Kasian juga gw ngeliat cewek itu, tapi yah lagi-lagi Bima gak mau nerima, dia orang nya gak gampangan dia gak gampang baper."


Friska:"Hmm.Jadi gitu."


Leo:"Iya."


Friska:"Kasian nya."


Mereka sangat akrab malam itu, seperti dua orang sahabat.


Friska:"wah udah lama kita duduk disini."


Leo:"Oh iya ya."Sembari melihat jam tangan nya.


Friska:"Lo cuma mau bilang itu aja kan."


Leo:Gw boleh ngomong satu hal lagi gak?"


Friska:"Hm silahkan."


Friska:"Lo habis di kasih obat apaan?"Leo tertawa kecil.


Leo:"Hah gak ada."Leo membalas sembari tersenyum manis.


Friska:"Aneh banget."


Leo:"Gw cuman punya temen cowok tiga orang baik itu."


Friska:"Sandrina?"


Leo:"Jujur gw gak suka sama Sandrina, karena yah itu kepaksa."


Friska:"Hm kalo cuma temen oke-oke aja sih."


Leo:"Yah emang sebagai temen lo ngeharap lebih ya."


Friska:"Ih sok banget."


Leo:"Hm."Leo hanya tersenyum.


Friska:"Pulang yuk."


Leo:"Gak mau jajan dulu."


Friska:"Hebat banget gw udah mau pulang lo baru nawarin."Friska kesal.


Leo:"Hehe sorry Fris."

__ADS_1


Friska:"Gak pa-pa gw mau langsung pulang aja."


Leo:"Iya."


Mereka langsung berjalan ke tempat mobil Leo di parkir.


Diperjalanan.


Leo:"Gw baru tahu kalo lo asik di ajak ngobrol. "


Friska:"Selama nyambung."Friska tertawa kecil, dan Leo hanya tersenyum.


Akhirnya mereka sampai dirumah Friska.Pintu gerbang langsung di bukak oleh satpam.


Leo:"Okeh makasih udah mau jadi temen gw."


Friska:"Okey.Mau masuk atau.. "


Leo:"Oh gw langsung pulang aja mamah gw pasti udah nungguin."


Friska:"Oh oke lah."


Leo:"Masuk gih gw mau pulang jangan nungguin terus, eh iya jangan rindu juga nanti."Leo langsung tertawa.


Ibu:"Eh udah pulang."Ibu tiba-tiba datang.


Leo:"Iya tante."Leo tersenyum.


Ibu:"Tidak masuk dulu Leo."Ibu sangat mengingat nama Leo.


Leo:"Tidak usah tante saya langsung pulang saja takut nya mamah udah nungguin."Leo menolak dengan sopan.


Ibu:"Oh baiklah hati-hati ya."


Leo:"Iya tante."


Ibu:"Dan satu lagi terimakasih sudah mengantarkan Friska dengan selamat, kamu anak yang baik."Ibu tersenyum.


Ayah:"Wa ternyata sedang berkumpul di dekat pintu, kenapa gk masuk?"Ayah bertanya kepada mereka.


Leo:"Tidak usah om saya langsung pulang saja."


Ayah:"Lah buru-buru sekali Leo."


Leo:"Takut udah ditungguin sama keluarga om."


Ayah:"Oh iya juga udah malam juga."


Leo:"Yah sudah saya pulang dulu om tante."


Ayah:"Iya hati-hati Leo."


Ibu:"Hati-hati ya anak baik."


Leo:"Iya terimakasih om tante."


Leo langsung masuk ke mobil dan membelokkan mobilnya, Leo langsung melakukan mobilnya.


Ayah, ibu, dan Friska langsung masuk kedalam.

__ADS_1


Ayah:"Bagus ternyata dia anak baik."Ibu dan Friska hanya tersenyum dan mereka kembali melakukan aktivitas masing-masing.


__ADS_2