Love In Different World

Love In Different World
Episode 8


__ADS_3

Friska fokus dengan game nya, tiba-tiba Leo kembali menelpon Friska"Is apaan sih ni anak ngeganggu muluk."Batin Friska, ia terlihat sangat kesal dengan gangguan Leo yang terus menelfon nya tanpa henti.Dengan terpaksa Friska mengangkat telpon dari Leo.


Obrolan di telpon di mulai:


Leo:"Lama banget sih lo ngangkat telpon dari gw."


Friska:"Lo tuh mau apa?ngeganggu gw banget."


Leo:"Alah gw cuman nelpon di bilang ngeganggu."


Friska:"Lo pengacau."


Leo:"Eh cewek cupu gw mau ketemu sama lo."


Friska:"Ogah benget."


Leo:"Gak bisa apa."


Friska:"Siapa aja?"


Leo:"Kita berdua lah." Mendengar kata-kata Leo yang mengatakan hanya berdua Friska hanya terdiam "Berdua kesempatan bagus buat ngehabisin darah tuan Eduardo." Batin Friska.


Leo:"Hm Halo, halo, halo."


Friska:"Oh iya iya."Friska menjawab sebisanya tanpa mendengar ucapan Loe.


Leo:"Apa yang iya?"


Friska:"Gak gak."Friska linglung sejenak.


Leo:"Jadi gimana?" Leo kembali dengan percakapan mereka.


Friska:"Oke oke."


Leo:"Oke gw jemput ya."Telpon langsung di akhiri oleh Leo tanpa mendengar jawaban Friska.


"Eh sebentar dia bilang apa tadi. Apaan sih kenapa aku jawab gitu yah, yah Tuhan tolong." Friska bingung harus bagaimana.Friska langsung turun ke lantai satu untuk menemui ibunya. Friska menuruni tangga dengan cepat.


Friska:"Ibu bu ibu tolong.... "Friska berteriak sambil berlari.


Ibu:" Kenapa sih kamu ini suka sekali berlari-lari."Ibu bingung dengan tingkah Friska.


Friska:"Bu aku salah jawab."Friska merengek di dekat ibunya.


Ibu:"Jawab apa Friska kamu ini kenapa."

__ADS_1


Friska:"Itu.Apa eh ini."Friska bingung bagaimana cara ia berbicara.


Ibu:"Apaan sih?"Ibu tambah bingung.


Friska:"Aku di ajak jalan."


Ibu:"Jadi? Ibu kira apa kamu ini."Ibu membalas kesal kepada Friska.


Friska:"Aku gak mau."


Ibu:"Ya udah tolak aja."Menjawab enteng.


Friska:"Gimana? Dia udah mau kesini."


Ibu:"Ya salah kamu."


Friska:"Astaga."Friska tambah panik.


Di tengah kepanikan nya tiba-tiba "Tit.... tit..... tit... " Suara klakson mobil berbunyi dari luar, Friska langsung berlari ke kamar nya dan mengintip dari jendela "Hah cepat sekali dia" Friska terkejut melihat Leo sudah ada di depan pagar rumah nya. "Kok dia tahu rumah aku di sini." Friska berpikir keras"Oh iya aku dengan seribu kegoblokan ku mengatakan alamat rumah ku saat memperkenalkan diri,apa dia mencatat alamat nya."Friska bingung lalu wanita cantik itu turun ke bawah lalu ia membuka pintu bersamaan dengan gerbang yang telah di buka oleh satpam atas izin ayahnya.


Ayah:"Siapa dia?"Ayah tiba-tiba muncul dan berbicara dari belakang Friska.


Friska:"Ha.... Itu temen di sekolah."Friska terkejut mendengar suara ayahnya.


Ayah:"Oh gitu.Sepertinya anak baik-baik ya."


Leo lalu berjalan mendekati pintu dimana ada Friska dan ayahnya sedang berdiri.


Leo:"Selamat malam Om."


Ayah:"Iyah selamat malam.Kamu siapa?"Ayah mengintro Leo.


Leo:"Saya teman Friska om."


Ayah:"Oh temen silahkan masuk."Ayah mempersilahkan Leo untuk masuk.


Leo:"Iya om terimakasih."


Mereka langsung duduk di ruang tamu. Leo sangat aneh dengan Friska padahal orang kaya kenapa dia sangat sederhana jika berpergian.


Ayah:"Friska ini temen yang kamu bicarakan dengan ibu? "Ayah bertanya kepada Friska.


Friska:" Kenapa ayah bisa tahu? Ayah nguping ya."


Ayah:"Ayah tidak menguping, ibu yang memberi tahu."

__ADS_1


Friska:"Ou."


Disaat tengah berbincang ada pelayan yang membawakan minuman hangat dan cemilan ke meja.


Ibu:"Ayo silahkan di minum"Ibu yang sangat ramah dan baik segera memberikan minuman kepada Leo.


Leo:"Iya Tante terimakasih."Leo berbicara sangat sopan, membuat Friska terkejut dengan sikap Leo.


Ibu:"Kalian mau kemana."Ibu berbicara sembari duduk di dekat ayah.


Leo:"Saya ingin mengajak Friska ke taman tante."


Ibu:"Wah, sangat sopan ya ayah."Ibu tersenyum


Ayah:"Iya, benar sekali bu."


Ibu:"Kamu tinggal di mana?"Ibu bisa langsung akrab dengan Leo.


Leo:"Saya tinggal di kompleks kenanga rumah no 07."


Ayah:"Rumah no 07 ....Hmmm Itu rumah tuan Eduardo?"Ayah bertanya penasaran kepada Leo.


Leo:"I.. Iya om benar sekali."Leo terkejut ayah Friska bisa tahu.


Ayah:"Yah."


Ibu:"Oh Tuan Eduardo pemilik sekolah kan dan juga pemilik beberapa bisnis di kota."


Leo:"Iya benar tante."


Ibu hanya tersenyum ramah.


Ayah:"Jadi Friska mau pergi?"Ayah bertanya kepada Friska. Friska kembali diam dan berfikir "Hm kalau aku pergi aku bisa mengambil kesempatan untuk membunuh nya."


Ayah:"Friska."


Friska:"Oh iya yah."


Ayah:"Melamun?"


Friska:"Tidak ayah."Friska menjawab sambil tertawa kecil.


Ibu:"Friska jadi mau pergi?"


Friska:"Iya bu iya mau."Friska menjawab gugup karena pikiran nya kemana-mana.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2