
Aluka mengetuk pintu, namun tidak ada jawaban. Karena ketukan Aluka yang sedikit keras, pintu Alaska sedikit terbuka. Aluka memberanikan diri untuk membuka dan masuk ke dalam kamar Alaska, namun ia malah melihat pemandangan yang sangat menyakiti hatinya.
Ia melihat Alaska yang tidur dengan baju acak-acakan bersama dengan Oliver yang melingkari tangannya dipinggang Alaska.
"Alaska!" teriak Aluka.
Alaska membuka matanya perlahan, ia sangat pusing akibat efek dari obat tidur yang diberikan Oliver. Ia melihat keadaannya yang acak-acakan dan Oliver disampingnya, juga Aluka yang ada di hadapannya.
Alaska dengan cepat bangkit dari posisinya, ia mendekati Aluka yang sedang tampak kecewa, dengan pakaian dan rambut yang acak-acakan, juga mata yang sembab.
"Luka, kamu kenapa? Kamu kok ada di sini?" tanya Alaska.
"Aku yang harusnya nanya, kamu kenapa!?"
"Aku ... Ini tidam seperti yang kamu lihat, aku gak tahu kalau Oliver ada di kamar aku," jelas Alaska.
"Aku hubungi kamu berkali-kali, tapi kamu gak jawab! Aku butuh pertolongan kamu, Askaaaa ... " Aluka meneteskan air matanya.
"Maafin aku, tapi aku benar-benar tidak tahu kenapa Oliver ada di kamar aku, sayang. Tadi malam setelah minum aku merasa sangat ngantuk, akhirnya tidur dan aku bangun Oliver sama kamu sudah ada di sini,"
Aluka semakin terisak.
"Kamu kenapa?" tanya Alaska memeluk Aluka.
"Aku ... Aku kecewa sama kamu!" Aluka melepaskan pelukan Alaska.
Aluka berlari sekuat tenaganya, ia menghindari Alaska. Alaska mengejar Aluka, namun ia ditahan oleh Oliver dan tertinggal jejak Aluka. Alaska datang ke rumah Aluka, dan bertemu dengan Darren.
"Permisi, om. Om, lihat Aluka gak ya?" tanya Alaska.
"Tidak tahu," jawab Darren ketus.
"Baik, terima kasih."
__ADS_1
Alaska kembali untuk mencari Aluka, saat Aluka ingin keluar gerbang, ia bertemu dengan Diana yang baru saja pulang. Diana belum sempat membuka ponselnya, hingga ia dibuat bingung oleh Alaska yang mencari Aluka dengan panik.
"Ada apa Alaska?" tanya Diana.
"Aluka, tadi dia ke rumah saya. Cuma ada sebuah kesalahpahaman, dan sekarang saya tidak tahu Aluka di mana," jawab Alaska.
"Aluka?" tanya Diana.
Diana menyuruh Alaska untuk masuk terlebih dahulu. Diana membuatkan Alaska teh. Disaat berbincang dengan Alaska, Diana baru membuka room chat dari Aluka. Betapa terkejutnya ia setelah membaca pesan itu.
Alaska dan Diana langsung mencari-cari Aluka hingga larut malam.
Aluka pov
Aluka merasa sangat hancur, setelah kejadian ia dengan Darren. Kini Alaska merobek hatinya. Bukan Alaska, tetapi kesalahpahaman lah yang merobek hatinya. Aluka berjalan sendirian di jembatan sebuah sungai, pikirannya sudah meracau jauh.
Aluka membawa sebuah cutter yang siap mengoyak pergelangan tangannya. Aluka mulai memainkan cutter nya di pergelangan tangannya, darah segar mulai mengalir. Aluka semakin membabi buta, ia menyayat kedua tangannya.
Karena darah mengalir begitu deras, Aluka hampir kehilangan kesadarannya. Sebelum ia kehilangan kesadarannya, ia naik ke atas tiang jembatan.
Aluka mengucapkan kalimat terakhirnya, setelah itu ia kehilangan kesadarannya dan terjatuh ke bawah sungai.
Alaska pov
Alaska dan Diana mencari Aluka ke semua tempat yang telah Alaska dan Aluka jumpai, namun masih belum membuahkan hasil. Setelah mengingat-ingatnya Alaska menemukan salah satu tempat yang Aluka dan dirinya sering ke sana. Sebuah danau yang sunyi, kesepian malam membuat siapapun orang yang ke sana dihadapkan dengan ketenangan, atau kesesatan.
Alaska segera bergegas menuju danau itu bersama Diana, ia berdoa sepanjang jalan agar Aluka baik-baik saja dan tidak melakukan hal yang buruk. Setelah sampai, Alaska dan Diana berpencar untuk menemukan Aluka.
Namun takdir berkata lain, jasad Aluka sudah terbawa hanyut oleh arus sungai. Alaska dan Diana memilih untuk pulang dan mencari Aluka esok pagi, mereka akan segera lapor polisi.
***
Setelah lima hari berlalu, Diana dan Alaska masih berusaha mencari Aluka. Hingga mereka diberi titik terang saat melihat berita. Terlihat sebuah berita berisi seorang gadis yang terbawa arus sungai dengan banyak luka sayatan dipergelangan tangannya.
__ADS_1
Alaska dan Diana segera bergegas menuju rumah sakit dimana jasad yang ditemukan itu akan diotopsi.
Tangis Diana pecah ketika ia mengetahui bahwa jasad seorang gadis yang hanyut itu adalah anaknya. Alaska juga menangis dan mencoba menahan Diana agar tidak pingsan.
Alaska pergi untuk menenangkan dirinya, ia menangis sejadi-jadinya. Ia sangat merasa bersalah, karena jika ia tidak masuk ke dalam jebakan Oliver, ia sudah berada di sisi Aluka saat itu.
Sedangkan Diana masih meratapi jasad Aluka, ia hampir saja ingin menyusul Aluka, untung saja para suster di rumah sakit sigap menahan Diana. Diana langsung memutuskan untuk bercerai dengan Darren dan memenjarakannya, namun sebelum itu, Diana menghampiri Darren dan menamparnya dengan sangat kencang.
Diana menampar Darren berulang kali, hingga ia puas. Darren yang ditampar Diana hanya menyeringai, ia merasa bahwa dirinya sudah berhasil mengusir penghalangnya.
Alaska dan Diana mempersiapkan pemakaman Aluka. Sampai semua orang telah pulang, Alaska masih tetap berada di makam kekasihnya, Aluka.
"Maafin aku ya, Aku gak sigap menanggapi kamu. Aku yang salah, seharusnya aku gak minum air itu, seandainya aku ada di sisi kamu waktu itu, pasti kamu tidak akan merasakan sakit sendirian."
"Luka, satu hal yang harus kamu ingat. Aku benar-benar mencintaimu, dengan segenap hatiku. Hatiku yang dulunya diselimuti dengan kedinginan, namun kamu datang membawa kehangatan. Aku yang dulu hampir putus asa, tapi kamu datang membawa sebuah harapan. Aku sangat beruntung memilikimu."
"Aku, mencintaimu, Aluka."
*TAMAT*
Hai hai 👋
Saya ingin mengucapkan banyak-banyak terimakasih untuk kalian yang udah baca, dan dukung cerita saya.
Cerita Luka Alaska adalah murni cerita dari karangan saya sendiri, untuk para plagiat dimohon untuk pergi menjauh karena tidak ada tempat untuk kalian disini.
Mohon maaf juga jika alur, pengejaan, dll nya masih kurang, karena saya juga masih dalam proses belajar. Bebas berkomentar apapun asal memakai attitude!
Jadi, segitu aja ...
Jangan lupa akan ada cerita baru untuk nanti, semua info saya umumkan di ig yaa.
Bisa mampir disini 👇
__ADS_1
@blueraiin_
Sekian, terimakasih. See you 👋