
" Ceritakanlah apa yang terjadi, tuan guru.."
Tarun kembali mengelengkan kepalanya berulangkali.
" Aku sangat kecewa karna abang seperguruan saya itu tewas di depan saya, sedangkan saya sendiri tak bisa menyelamatkan nyawanya..., Andai saja saya datang lebih cepat tak mungkin kedua abang saya itu tewas dengan bersimbah darah,, Yang membuat saya kian miris, anak-anak mereka yang masih kecil ikutan menjadi korban..." Tarun limbano menangis seolah benar-benar merasakan gundah yang luar biasa.
Para murid kaget.
" Bagaimana ini bisa terjadi, tuan guru??. tolong ceritakan pada kami..!" Para murid mulai gusar dan penasaran.
Sementara Tangis rosna kian pecah.
" Sudahlah, bang tarun... abang sudah berusaha menyelamatkan keluarga kami.., Tapi memang bang sutan saluak dan anak-anak sudah di gariskan untuk hidup yang singkat.., Semoga mereka tenang di alam sana..,, Rosna tak tahu lagi harus kemana setelah suami ros tiada, Ini adalah sebuah pukulan yang begitu berat bagi ros..,, Ohhhh..,, Suamiku.., Malang nian nasibmu..."
Bak Pemain sinetron handal, rosna mampu memainkan peran ganda yang profesional.
" Tolong ceritakan, tuan guru..!, apa sebenarnya yang telah menimpa tuan guru besar kami?!"
Tarun menarik nafas dalam dan menghempaskannya kuat..
" Malam tadi,, di saat pesta ulang tahunku.., aku menunggu kedatangan bang sutan saluak dan bang sutan kurai di rumah yang aku sewa untuk pesta itu, yang berada di puncak bukit selasih. karna terlau lama aku tunggu tak datang juga.., Akhirnya aku berniat menyongsong mereka ke bawah.., Firasatku tak enak, jangan-jangan kedua saudara sepèrguruanku itu ada apa-apanya di jalan, menimbang jalanan yang cukup terjal.. Firasatku ternyata benar. Ketika itu aku melihat sutan saluak balingka dan sidi kurai tajun sedang di keroyok oleh penyamun dengan lawan yang tak berimbang, entah berapa lama mereka baku hantam. 20 orang bersenjata tajam membabi buta menyerang mereka berdua, sementara anak-anak sudah mereka seret.,, Aku melihat Ibu rosna Yang sedang di sergap oleh tiga orang penyamun, hendak di perkosa.., Tampa aba-aba aku langsung menolong ibu rosna..., Aku berusaha menghajar tiga orang itu., Mereka bukanlah orang-orang biasa, ilmu silatnya sangat tinggi,, aku saja sampai kewalahan.."
__ADS_1
Tarun limbano menghentikan ceritanya sejenak. ia kembali menarik nafas dalam..
" Lanjutkan, Tuan.." Desak salah seorang murid tak sabar.
Tarun melanjutkan.
" Ketika aku tengah menghadapi tiga orang yang menyergap ibu rosna, Aku mendengar dua lengkingan dan erangan keras yang hampir berbarengan..., Ketika aku menoleh, ternyata kedua abang saya telah mereka bantai,, Bertubi-tubi golok mereka Merobek perut dan sekujur badan kedua abangku itu..., Sekajap mata mereka melempar tubuh bersimbah darah itu ke jurang terjal yang dalam. dan.., Yang sangat miris sekali,, anak-anak juga mereka bunuh, mayat kaharudin dan rosiah juga mereka lempar kejurang.." Tarun menangis lagi.
" Bagaimana dengan Tuan guru sendiri?, Kenapa bisa Selamat?"
" Di saat aku terkesiap dan hendak mengejar ke arah kedua abangku, Tiba-tiba sebuah tendangan mengenai lambungku. aku tengah lengah, kesempatan bagi mereka menghajarku. aku mencari celah untuk lari membawa ibu rosna..., aku melihat kereta kuda bang sutan saluak terparkir agak jauh beberapa meter dari tempat itu,, Aku gandeng ibu rosna untuk kabur menuju kereta kuda itu, mereka terus mengejar.., Dengan sekuat tenaga kami bisa lolos, lari mencapai kereta kuda. kami cepat-cepat naik dan memaju laju kereta itu..."
" Tapi Kenapa tuan bisa sampainya pagi di padepokan?"
Para murid Mulai kelihatan terhanyut oleh cerita tarun limbano.., mereka mulai meneteskan air mata, bahkan ada yang terisak sembari bersimpuh di tanah, wajah mereka tertunduk, meratapi kepergian guru besar yang telah mendidik mereka dengan kedigdayaan dan ilmu beladiri tingkat tinggi. apalagi ketika mendengar mayat mereka di buang kedalam jurang.
Adalah seorang murid senior Macan putih yang bernama Si khamir Yang dari tadi mendengar cerita tarun limbano, mengernyitkan dahinya. ia seolah tak percaya jika kedua gurunya tewas dengan mudah dalam menghadapi 20 orang penyamun saja. Apakah semudah itu?, padahal ia tahu bagaimana kehebatan seni beladiri dan ilmu kedigdayaan sutan saluak dan sidi kurai tajun. Ia seperti mendengar Kaba 'Rabab' Saja. ( Rabab adalah alat musik biola yang bagi orang minang di pakai sebagai Iringan musik pengantar cerita rakyat atau karangan, di senandungkan sedemikian rupa ).
Tiba Ia ingat sesuatu.. " Maaf tuan guru.., Katanya tuan guru juga di serang membabi buta oleh orang-orang itu saat menyelamatkan ibu rosna.., Apakah tuan guru tak terluka?"
Tarun menyingsingkan lengan bajunya, Terlihat pangkal lengannya yang di lilit kain putih yang sudah berubah warna merah pekat di bagian tengahnya.
__ADS_1
" Coba lihat ini khamir.., Aku hanya dapat sedikit sabetan golok mereka di balik perban ini.." Terang tarun.
Khamir manggut-manggut, Namun hati kecilnya masih ragu juga dengan kematian sutan saluak yang menurutnya sangat tidak mungkin dikalahkan begitu mudah.
Namun ia pun tak berani menyanggah dan memperlihatkan keraguannya pada tarun limbano, Ia takut guru mudanya itu jadi tersinggung. tapi dalam hati ia berjanji untuk berusaha mengungkap kejadian yang sebenarnya.
" Khamir.." Panggil tarun.
" Ya guru..!"
" Kamu latih murid-murid pagi ini.. aku ingi istirahat dulu.., Aku cukup lelah. lagian tubuhku masih terasa capek, pegal dan sakit-sakit setelah di hajar penyamun itu. aku ingin istirahat sejenak.."
" Baiklah guru..!" jawab khamir.
Usai bicara, Tarun dan rosna melangkah pergi..
" Dik,, untuk menghindari kecurigaan para murid, adik langsung kerumah anjungan saja. sementara aku langsung ketempat kediaman. Nanti, Aku akan mengendap-endap mengetuk pintu kamar adik..." Tarun setengah berbisik ketelinga rosna.
" Baik, bang.." Jawab rosna juga pelan.
Tampa mereka sadari, Ternyata khamir memperhatikan mereka dari arah belakang. Murid Senior Macan putih itu tercenung. Kecurigaan mulai mengusik hatinya.
__ADS_1
' Apa betul Tuan guru besar tewas di tangan penyamun???!, Atau di tangan..??!,,,' Bathin khamir berkata-kata.
《👨💻 Lanjut Bab berikut.. !!!》》