
Pagi pun tiba, sekitar pukul 6.00 pagi, bapak dan mama akan bersiap ke rumah sakit yang akan di temani dengan Nova, karena Ifah harus bekerja dan pekerjaannya tidak bisa di tinggalkan.
"Ma, segera bersiap taxi online nya sudah sampai" kata Ifah
"Ayo pak, keluar"
Nova dan Ifah memapah bapak berjalan ke arah mobil, sementara mama sudah berada di depan jalan tengah menunggu, saat mereka akan menghampiri kendaraan tersebut tiba-tiba..
Kreeegggg Braakkkk!
"Eh ada apa itu?" tanya Nina
"Ya Allah belum berangkat sudah ada kejadian yang tidak menyenangkan saja" lirih bapak
Suara itu berasal dari taxi online yang akan di tumpangi bapak untuk ke rumah sakit, sontak membuat seluruh keluarga itu berlari keluar rumah untuk melihatnya, dan ternyata mobil online itu terserempet oleh mobil lain yang sedang melaju. Supir dalam kendaraan yang menabrak itu dalam keadaan mengantuk setengah sadar.
"Mm, maaf bu, pak, aduh, saya tidak sengaja, mohon maaf sekali" muncul seorang pemuda yang keluar dari mobil yang telah menabrak taxi online
Supir taxi online pun tersontak kaget hingga berlari keluar mobil dan mengecek keadaan mobilnya "Oh iya iya pak sudah tidak apa-apa, tidak ada yang lecet kok"
"Pak, maaf bisa kita segera berangkat? Suami saya harus segera di bawa ke rumah sakit" seru mama seakan tidak terjadi apa-apa
Supir taxi online itu menengok "Iya bu, silahkan masuk"
Ketika mama sudah memasuki mobil, tiba-tiba entah apa yang di pikirkan bapak, ia tidak ingin memasuki mobil tersebut.
"Pak, kenapa berhenti? Ayo masuk!" seru Ifah yang sedang merangkul bapak
__ADS_1
"Enggak, bapak gak mau masuk, bapak gak mau ikut pergi" suara bapak terdengar begitu lirih
"Lho, kenapa? Kalau bapak tidak pergi siapa yang akan di periksa? kan bapak yang sakit" sahut Nova
Lalu, mama yang sudah lebih dulu masuk ke dalam mobil mengeluarkan kepalanya "Ayo pak, masuk"
Setelah mendengar suara mama, bapak mulai melangkahkan kaki nya pelan dan berjalan menuju pintu masuk mobil yang sudah terbuka.
Di perjalanan, mama, bapak dan Nova membisu, tidak ada yang berbicara, suasana begitu dingin, hanya alunan suara musik yang terdengar dari speaker mobil yang berada di sebelah pengemudi.
skip perjalanan
Sesampainya di rumah sakit, bapak langsung di bawa menggunakan kursi roda, semua berjalan cepat menuju ruang Unit Gawat Darurat, seakan mendapat pasien yang harus segera di tolong, 3 orang suster segera memeriksa tekanan darah dan detak jantung bapak, tentu saja hasilnya tidak wajar seperti manusia sehat lainnya. Karena penyakit bapak adalah pembengkakan jantung, asam urat dan darah rendah. Sampai saat ini jantung dan paru-parunya tidak berfungsi normal, yang membuat ia terus merasa sesak di dada, tidak boleh melakukan aktifitas seperti manusia sehat lainnya karena jantungnya sudah tidak mampu memompa lagi.
Sementara itu, mama melakukan registrasi pasien bersama Nova.
Nova yang tengah sibuk mengetikkan sesuatu di handphone nya menengok ke arah mama yang sedari tadi duduk di samping nya.
"Ma, aku sudah ada janji dengan dosen ku untuk bimbingan hari ini, boleh aku tinggal kan? Nanti aku minta Nina untuk datang" ucap Nova
"Ya sudah temui saja dosen kamu, kamu kan harus segera menyelesaikan skripsi kamu, mama juga tidak apa-apa sendirian disini"
"Ya sudah, kalau begitu nanti aku minta Nina membawakan baju ganti dan alas untuk tidur di sini ya"
"Minta Nina bawakan obat mama juga yang ada di kotak obat, sudah dari pagi mama belum meminum obat"
Mama memang sudah lama memiliki penyakit darah tinggi, tekanan darahnya sudah mencapai 250/100, namun ia tidak seperti kebanyakan orang yang memiliki emosi tinggi, mama termasuk orang yang penyabar dalam segala apapun.
__ADS_1
"Iya, aku message dia sekarang" jawab Nova.
Setelah memberikan pesan untuk Nina, gadis itu berpamitan dengan mama dan segera berangkat menuju kampus.
Mama di berikan handphone milik bapak yang hanya dapat menerima pesan dan telepon saja, tapi tidak seperti kebanyakan orang, ia tidak melakukan aktifitas dalam handphone nya, mama hanya menyimpan benda kecil itu ke dalam tas, sesekali ada yang menelfon, mama mengangkatnya lalu di letakkan kembali ke dalam tas selempangnya.
Di rumah, Nina dan Rara tengah mem'packing barang bawaan yang harus di bawa ke rumah sakit, seperti ; karpet berukuran sedang, baju ganti milik mama dan bapak, baju ganti milik Nina, air mineral, handuk, alat shalat dan cemilan. Nina mengobrak abrik isi kotak obat, namun ia tidak menemukan obat yang di pinta mamanya itu, sesekali ia mencarinya di kamar, di bupet lalu ke kotak obat lagi.
Nina frustasi karena tidak menemukan sesuatu yang ia cari, akhirnya ia memutuskan untuk tetap berangkat bersama Rara, ketika akan bersiap, tiba-tiba langit begitu gelap, suara petir menggelegar, gemuruh angin terdengar hingga memasuki tubuh kedua gadis itu, mereka pun masuk kembali ke dalam rumah. Setelah menunggu hingga 2 jam, hujan gerimis masih membasahi seluruh jalan, Nina semakin khawatir dengan mama nya karen ia tahu mama pasti berjaga sendirian di rumah sakit.
Sambil menunggu, Nina masih penasaran dengan obat mama, ia terus mencari benda kecil itu, namun sayangnya tetap tidak di temukan.
Akhirnya, hujan pun sudah benar-benar reda, Nina dan Rara sudah memesan ojek online, tapi saat sedang menghampiri ojek online tersebut, pria paruh baya yang akan mengendarai motornya itu menolak.
"Maaf mbak, tidak bisa berbonceng tiga" pria itu melihat semua barang bawaan yang berada di tangan Nina, dan juga Rara, memang masuk akal sih, dengan barang bawaan mereka yang begitu banyak, di tambah Rara yang sudah memiliki perawakan hampir sama dengan Nina, tidak mungkin berbonceng apalagi dengan motor kecil yang di bawa ojek online itu.
"Oh iya, ya sudah tidak apa-apa, saya saja pak" sahut Nina
Nina berbalik badan dan mendekati Rara yang hanya terdiam sedari tadi "Maaf ya Ra, kamu gak bisa ikut, kamu jaga rumah saja, jangan main, tunggu kak Ifah pulang ya"
"Iya kak, gak apa-apa, kakak hati-hati ya di jalan" Rara seraya tersenyum menatap Nina.
Akhirnya, Nina berangkat sendiri menuju rumah sakit, meski membawa barang bawaan yang begitu berat, ia tetap memperlihatkan wajah ceria nya.
To Be Continued👀
Jangan lupa like dan comment 😝
__ADS_1