Mencintai Sahabat Lamaku

Mencintai Sahabat Lamaku
episode 12


__ADS_3

sinta pun bergegas menuju rumah dewi naik taxi online


sesampainya sinta di sana sinta pun langsung mengetuk pintu rumah yang terbuat dari kayu itu. dan dewi yang membukakan pintu sinta pun langsung menarik tangan dewi..


" Apa2an lo sinta... mau lo bawa kemana gue.. " ucap dewi kesal


sinta pun melepaskan pegangan tangan dewi dan mukai bertanya.


" sejak kapan kamu tinggal disini?" tanya sinta


dewi hanya diam


" dew... tolong lo jelasin ke gue? apa yang terjadi sama keluarga lo? " tanya sinta lagi. dewi pun tiba2 lari meninggalkan sinta di depan rumah dewi tanpa menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.


" Dewi..... " teriak sinta. ayah sinta yang mendengar teriakan nama anknya pun langsung keluar dari rumahnya dan menghampiri sinta


" Kamu sinta kan? anaknya almarhum Pak Arka Wijaya? " tanya pak santoso


" Iya om.. om masih inget aku kan? " tanya sinta balik. ayah dewi pun mengangguk sambil memeluk sinta


" kamu kenapa? kamu sama dewi lagi berantem ya? " ucap pak san


" Bukan gitu om, sebenernya.... " sinta pun bercerita panjang lebar dan memberi tau apa yang telah terjadi


" Ooo.. Sebenarnya ibunya dewi sudah meninggal sin.. 2 tahun yang lalu dan semenjak itu keadaan perusahaan om semakin memburuk pada akhirnya bangkrut.. om juga sudah tua dan sudah tak bisa bekerja lagi jadi dewi yang menjadi tulang punggung om.. " ucap pak san


sinta yang mendengar penjelasan dari pak san pun langsung menangis tersedu sedu dan merasa bersalah sama dewi. dewi yang tak pernah menceritakan kisahnya pasti karena sinta yang selalu menganggap dewi masih anak orang kaya.


sebenernya sinta dan dewi sudah bersahabat lama sejak SD ketika SMP mereka berpisah dan SMA mereka bersama lagi.


sinta pun izin pada ayah dewi untuk pulang. sinta pun pulang dengan matanya yang sembab tapi tetap tak menghilangkan kecantikan alaminya.


sinta duduk di halte bus sambil menunggu bus datang. sinta pun teringat oleh dewi dan kembali menangis


Angga yang tak sengaja melihat sinta pun menghampirinya. angga turun dari motornya dan melepaskan helmnya. angga duduk di sebelah sinta. melihat sinta yang sedang menangis, angga pun menyandarkan kepala sinta pada dadanya yang bidang sambil memeluk sinta dan menepuk nepuk punggung sinta


setelah lama menangis, sinta pun berhenti.


" Lo sudah gak apa2? " tanya angga


" Sudah.. tpi perut gue... kruuukkk... krruuukkk.. " ucap sinta sambil memegangi perutnya


mereka berdua pun tertawa, lalu berangkat mencari tempat makan terdekat. angga pun berinisiatif membawa sinta ke rumahnya.

__ADS_1


" Ini kan rumah lo ngga? " ucap sinta


" Iya kamu gak apa2 kan makan di sini ?" ucap angga


" Kamu tinggal sendiri apa sama ortu? "tanya sinta


" Nanti kamu lihat sendiri.. ayok masuk " ucap angga


" Pak.. ibu... angga sudah pulang nih.. dan angga juga membawa tamu sepesial.. " teriak angga


kedua orang tua angga pun keluar dan memberi sambutan pada sinta


" Jadi ini yang namanya sinta, cantik bnget kamu nak .. canti ya pak? " ucap ibu angga sambil memeluk sinta.


" Iya buk.. cantik banget.. seprti kata angga.. " ucap bapaknya angga. angga pun tersenyum malu2.


" duduk nak.. angga banyak banget cerita tentang kamu " ucap ibu angga


" Apaan sih buk.. " ucap angga malu2


" Ibuk kan cuma jujur apa adanya.. ya kan pak " ucap ibu angga. dan bapak angga pun menganggukkan kepala


" Angga.. ambilin minum donk tamu kita ini, apa kamu mau membiarkan tamu kita ke hausan? " ucap ibu angga


" kalo gitu bapak akan memasak untuk kalian. " ucap bapaknya angga


" etttssss.. kamu sebagai tamu.duduk aja disini bapak nya angga sangat pandai memasak melebihi ibu loh.. " ucap sinta


" yang bener tan ? " tanya sinta


" iya.. dulu bapak sama ibuk adalah guru dan murid.bapaknya angga pernah jadi chef di restauran dari berbagai negara. dan yang terakhir di indonesia karna dia sudah menemukan jodohnya yaitu ibuk. " ucap ibu sinta


sinta dan ibu angga pun bercerita panjang lebar dan mereka berdua jadi sangatlah akrab.


nama bapak angga adalah Aldi Ramadhan dan ibuk angga bernama Sendy Anggraini.


" Makanan sudah siap... " ucap angga


" mari makan nak sinta, jangan malu2.. " ucap ibu sen


" Iya om.. tante.. " ucap sinta


mereka pun makan dengan lahapnya sambi bercanda tawa.sinta yang sudah lama tak pernah merasakan kehangatan hatinya pun mulai tersentuh dan sinta jadi merasa terhibur melihat angga dan keluarganya sangat akrab

__ADS_1


mereka pun selesai makan. sinta pun mengecek ponselnya dan ternyata ada chat dari dimas dan 20 penggilan tak terjawab dia pun melihatnya dan membacanyA


"sin.. lo di mana? " chat dari dimas. dimas pun kembali menelpon sinta.


" Ngga.. gue mau angkat telfon dulu ya. " ucap sinta. angga pun menganggukkan kepalanya.


" halo.. " ucap sinta


" lo ada dimana sin? " tanya sinta


" gue di rumah angga... " sinta belum selesai bicara tpi dimas sudah mematikan telfonnya.


iiihhhh... nih cowok... gue belom selesai ngomong dah di matiin.. huuuuu..


sinta pun kembali ke dalam dan menjumpai angga dan kedua orang tuanya sudah selesai makan dan akan membereskan meja makan.


" Sini saya bantuin om tante.. " ucap sinta sambil mengambil piring di tangan bapak ibu angga


" jangan.. kamu duduk ajh " ucap ibu angga


" gue bantuin ngga.. sudah.. kamu disuruh duduk ya harus duduk.. " ucap angga. tpi sinta tetap ngeyel dan membantu mencuci semua piring kotor sekalian membersihkan dapur. ayah ibu angga pun tersentuh melihat sinta yang rajin termasuk juga angga dia sangat kagum dengan sinta.sudah cantik rajin lagi.


" Pah.. menantu idaman tuh.. " ucap ibu angga sambil menunjuk ke arah sinta


" Bukan mah.. tapi istri idaman.. " ucap angga.


dimas yang sudah sampai di depan rumah angga pun mengetuk pintu rumah.


" tokkk... tokkk... tokkk... om, tante, ini dimas " teriak dimas dari luar


" bukannya itu dimas ya ngga.. kenapa dia malam2 kesini? " ucap ibu angga


" biar aku yang bukain pintu.. " ucap angga


" Ada apa om, tan? " tanya sinta


" itu.. tumben2an dimas malam2 kesini " ucap tante sen


sinta pun langsung berlari menuju pintu rumah sebelum terlambat tapi sinta telat dan menjumpai angga dan dimas sedang berkelahi. ayah dan ibu angga pun keluar dan memisahkan mereka berdua.


" Kalian ini kenapa berantem? sudah pada gede kok masih berantem kayak anak kecil.. " ucap ibu angga sambil memegangi dimas


" Ini sudah pasti urusan pria jantan sejati bu.. " ucap pak al

__ADS_1


" saya pamit pulang dulu ya om.. tante.. " pamit sinta tanpa melihat angga maupun dimas


dimas dan angga pun cepat2 menaiki motor dan memakai helm dan langsung mengejar sinta.


__ADS_2