Mencintai Sahabat Lamaku

Mencintai Sahabat Lamaku
episode 34


__ADS_3

dimas pun menemui bass di rumahnya. dan dia sudah sampai di depan rumah bass.


reza menekan bell yang ada di luar dan di bukakan oleh pembantunya.


" permisi mbk? tuan basukinya ada?" ucap reza. sebelum pembantu itu menjawab bass sudah tiba di situ.


" cepet banget sih loe? kayak mau ngambil grandprize aja. " ucap bass


" hehe.. gue sudah gak sabar pengen liat keadaan sinta, dia tambah baik atau sebaliknya? " ucap dimas


" dah yo berangkat.. tapi gue pake mobil gue sendiri ya.. gk apa2kan? " ucap bass


" ya.. itu terserah loe.. " ucap dimas


dimas dan reza mengikuti bass dari belakang menuju resto. tak lama mereka bertiga pun sampai disana. mereka turun dari mobil dan melihati resto yang sedang buka dari luar


" kayaknya ada yang aneh deh dari resto ini? " ucap dimas


" aneh kenapa? " ucap bass


" kemaren waktu aku dateng kesini tutup terus.. giliran kamu ikut kesini restonya buka, memangnya kamu pakai mantra apa sih bass?" ucap dimas


" haha.. ada2 aja anda tuan.. " ucap reza sambil tertawa


" tapi memang benar begitu kenyataanynya kan? " ucap dimas


" sudah2.. ayo kita masuk, mumpung masih sepi. nanti kalo rame kita gk bisa ngobrol sama sinta lama2.. " ucap bass


" oke.. " ucap dimas


mereka bertiga pun masuk. mereka bertiga di sambut para karyawan di sana, tetapi mereka tak melihat sinta. sebenarnya bass mengajak dimas kesini buat nipu dimas aja karna setau bass sinta masih di rumah sakit.


" mau pesan apa mas2 ganteng " ucap winda


" emmm.. pemiliknya ada gk? " ucap dimas


" pemiliknya sedang ada urusan mendadak pak.. memangnya ada perlu apa dengan bos saya ya? " ucap winda


" ya sudah kalo gk ada, kami gk jadi pesan .. " ucap bass sambil berdiri dari kursi dan akan melangkah pergi


dimas yang melihat tingkah bass pun agak heran.


kenapa bas langsung mau pergi? apa karena tak ada si pemilik? padahal kita dateng kesini dengan niatan bertemu sinta bukan pemilik? aneh??


" tunggu tuan,. tapi menantu majikan saya ada tuan.. apa perlu saya panggilkan? " ucap winda


"menantu? apa sinta sudah menikah dengan angga? "batin bass


"maksudnya menantu itu sinta?? gk mungkin?" batin dimas

__ADS_1


" coba panggilkan dia. " ucap bas


" tapi tuan, dia masih agak sakit tuan jadi jangan kasih dia banyak pertanyaan ya tuan. " ucap winda


" iya2.. cepat panggil dia.. " ucap dimas


winda pun memanggil sinta yang sedang ada di dapur. lalu sinta ke dapan untuk menemui 3 pria itu. ketika sinta keluar sinta langsung berlari menghampiri reza.


" Tuan Ganteng..... " teriak sinta sambil berlari menuju reza lalu memeluknya


dimas dan bas yang melihatnya pun terkaget kaget.


" kamu dateng kesini buat jemput aku ya.. aku dah kangen banget sama kamu.. ehhh ada tuan tiang juga, dan ini siapa? " ucap sinta


" jadi ini sinta? " ucap dimas


" iya.. apa kalian sudah saling ketemu sebelumnya? " ucap bass agak jengkel


" iya dia adalah pasien RS yang kabur. saya dan tuan muda tak sengaja menemukannya di jalan sambil mengenakan baju RS. " ucap reza


" tapi bagaimana kamu tak mengenali mantan pacar kamu sendiri dimas? " ucap bass semakin kesal terhadap mereka berdua


" aku juga tidak tau.. tpi sinta sendiri juga tak mengenaliku. " ucap dimas


" tuan2, kenapa kalian saling berdebat? apa yang kalian perdebatkan? " ucap sinta


" kamu lah.. " ucap dimas dan bass bebarengan


angga sudah sampai di depan resto dan langsung masuk. angga kaget ketika memasuki resto dia melihat tiga pria yang sedang berdiri di dekat sinta. dan langsung menghampiri sinta.


" kenapa kalian ada di sini? " ucap angga sambil menarik tangan sinta dengan kuat


" jadi kamu sekarang sudah menjadi suami sinta? " ucap dimas


" kalo iya memangnya kenapa? " ucap angga


" bohong.. aku bukan istri siapapun. dan aku juga tidak punya pacar atau pun suami " ucap sinta sambil melepas pegangan tangan sinta dari angga. lalu berlari menuju reza


" tuan ganteng tolong bawa aku pergi dari pria yang mengaku suamiku itu.. please... " ucap sinta


" gak bisa sinta, kamu tidak boleh bergaul dengan orang asing seperti mereka.. " ucap angga sambil menarik tangan sinta dengan paksa


" auuuwww... sakitt.. " ucap sinta. sinta pun memelintir tangan angga dan menjatuhkannya ke lantai


" prakk... auuwwww.. kamu kenapa membantingku sayang? " ucap angga


" cepat bawa aku pergi dari sini.. aku mohon... " ucap sinta sambil memohon kepada reza


" Ya sudah, bawa dia masuk ke mobil kita. " ucap dimas

__ADS_1


" baik tuan " ucap reza


reza pun membawa sinta masuk ke mobil dan mengamankannya. mereka bertiga yang masih di dalam resto pun melanjutkan pembicaraan mereka.


" angga, apa maksud kamu bahwa sinta itu adalah istri kamu? " ucap dimas


" sinta memang bukan istri sahku tapi kita sudah hidup bersama lebih dari 5 tahun. dan bahkan kita mempunyai anak. " ucap angga


" anak? " ucap dimas kaget


" dia adalah anak ku.. bukan anakmu" ucap basuki sambil memegang kerah baju angga


" kalo begitu kamu adalah orang yang telah menodai sinta, dan merusak hidupnya? " ucap angga sambil memegang kerah baju bass


" iya memang aku yang telah menodainya.. bukan kamu yang mengaku ngaku sebagai ayah dari anak itu. lagi pula sinta tak akan melakukannya dengan orang yang tidak di sukainya seperti kamu. " ucap bass.


tanpa lama2 angga pun memukuli bass dan bass juga balik memukul angga. saat mereka berdua masih saling pukul memukul,dimas mencari kesempatan untuk pergi dari situ.


dimas keluar dari resto dan langsung masuk ke mobil.


" Za.. ayo kita jalan.. " ucap dimas


" kemana tuan? " ucap reza


" terserah kemana ajh.. yang penting kita harus segera pergi dari sini. " ucap dimas


dimas dan reza pun membawa sinta pergi jauh dari resto. di resto winda yang semakin takut melihat pertengkaran 2 pria itu dia terpaksa menghubungi ke dua orang tua angga.


tak berselang lama kedua orang tua angga telah datang dan langsung memisahkan mereka berdua


" ada apa ini? " ucap pak aldi sambil memegangi bass dan memisahkan mereka berdua


" kenapa kamu berkelahi ngga? " ucap bu sen


" lepaskan.. " ucap bass sambil menghempaskan pegangan pak aldi dan langsung pergi dari resto


pak aldi pun menghampiri angga.


" ada apa ngga? kenapa kamu berkelahi dengan lelaki itu? " ucap pak adi


" lepasin bu.. " ucap angga lemas


" ibu ambilkan P3K ya.. " ucap bu sen


" dia adalah ayahnya dita. " ucap angga


" apa? " ucap pak aldi kaget. mereka berdua pun hanya diam sambil duduk di kursi


" angga.. sinta ada di mana? " ucap bu sen

__ADS_1


" haduh.. sinta di bawa kabur sama dimas " ucap angga sambil menepuk dahinya


__ADS_2