
" knp loe bawa dia kemari? " Ucap dimas marah.
" loe kan mo traktir dia makan kan sebagai tanda terima kasih loe. " ucap angga
" Siapa yg bilang? " tanya dimas.
" Gua " ucap angga
" loe yg bilang ya loe yg traktir dia " Ucap dimas
" Gmna ini? gue jadi dapet traktiran gk? "Ucap sinta
" Ya udah klo gitu... " Ucap angga sambil melihat isi dompernya.mereka pun mencari tempat makan,tpi dimas dan angga tdk tau mana yg enak makanannya dan tempatnya angga pun tanya kepada sinta.
" Hey.... " Ucap angga
" Namaku bukan hey.. nama gue sinta " Ucap sinta
" Ohh... sinn.. kenalin nama gue angga dan orang yg ganten dan berkulit putih ini namanya dimas.loe kenal derah sini ya? klo tau daerah sini ajakin kita ke tempat yg makanannya enak dan nyaman donk. " Ucap angga
" Ya kenal lah, rumah ku kan di sekitar sini. "
" oke.. gue tau tempat yg makanannya enak dan tempatnya yg nyaman. " Ucap sinta sambil tertawa kecil.sinta pun membawa mereka ke tempat yg biasanya ia datangi.mereka berdua pun kaget
" Apa ini tempat yg paling bagus di daerah ini? " tanya angga sambil mengkerutkan wajahnya.
" Tempat ini memang bukan tempat yg paling bagus sih di daerah sini, tpi di sini nyaman banget.. "Ucap sinta.setelah mendengar ucapan sinta dimas pun pergi.sinta pun mengejarnya.
" mao kemana loe? loe gk ikut makan bareng temen km disini? " Ucap sinta sambil menahan dimas.dimas cuek dan melanjutkan jalannya.
" Emangnya loe tau jalan pulang ke rumah loe dari sini ke halte lumayan jauh lho, emangnya lo pikir tidak akan ad yg mencopet km lg.. ni juga sudah gelap." Ucap sinta menakuti.dimas pun putar balik karna dia baru ingat waktu melewati pos tadi ia melihat banyak preman2 yg menakutkan. dia tidak bisa membayangkan kalau di kroyok karna ia tak bisa bela diri.
" Haha.. sadar juga tuh anak " Ucap sinta. sinta pun mendorong dia masuk ke warung tadi.
" Kalian mo makan apa?. " tanya sinta.
" Yang jual mana? " tanya angga.
" Nih.. yang berdiri di depan kalian. " Ucap sinta.
" Maksudny elo..?? " tanya angga gk percaya.
" Ya iya lah, masak meja yg ada di depan lo? " Ucap sinta.
" Lo jualan sendirian ? di mana orang tua lo gk bantuin lo? " tanya angga kepo.
" Udah gk usah banyak bacot, kalian mo makan apa nih ? " jawaban sinta mengalihkan pembicaraan.
" Emangnya lo bisa masak? " tanya angga
__ADS_1
" Ya gunanya gue buka warung yg karna gue bisa masaklah masak gue gk bisa masak buka warung ya gk masuk akal lah. " Ucap sinta sambil memukul angga dengan sendok sayur.
" Auuuu... sakit tau.. " keluh angga
" Kalian suka bakso atau mie ayam gk? " tanya sinta
" klo gue lebih suka mie ayam. " jawab angga
" klo elu si robot? dari tadi diem ajh,kayak patung gk bergerak dan bernafas " tanya sinta ke dimas
" Gue bakso. " ucap dimas pelan
" Hahh... apa....? gk kedengeran " Ucap sinta menggoda.
" BAKSO.... " teriak dimas.
" Ohhhhh.. bilang donk dari tadi.. makanya jangan sering2 makan yg mahal dan gk bermicin. ya itu lah akibat dari kurangnya Vitamin Micin. haha... " Ucap sinta.angga pun ikut tertawa dengan candaan sinta,angga dara tadi selalu memperhatikan gerak gerik sinta. sedangkan dimas kesal karna candaan sinta yg sok akrab.
Pesanan dimas dan angga pun jadi, awalnya mereka hanya melihatnya saja tidak selera. tpi karna terpaksa meraka pun memakannya, setelah memakannya mereka pun makan dengan lahap karna enak.mereka pun menghabiskan makannya. dan memikirkan mo tidur di mana ya,mereka pun menanyakan pada sinta apakah ada pengiapan di dekat sini.
" sin.. di dekat sini ada penginapan gk? " tanya angga
" Ada.. tpi kalian melewati samudra terlebih dahulu. " jawab sintan sambil bercanda.
" Kalian gk usah mikirin nanti tidur dimana, kalian tidur di rumah gue ajh.. " Ucap sinta
" Gue gk mau. " Ucap dimas kesal, denga sifat dia yg angkuh ia pun pergi meninggalkan warung denga rasa marah. angga berusaha mengejarnya tapi sinta menghalanginya dan meyakinkan angga kalau temannya nanti pasti akan kembali. Di perjalanan dimas pun melewati jalanan yg agak gelap dan tidak ada seorang pun yg berjalan karna memang suda jam 21.30 mlm jadi ya gk ada pejalan kaki yg lewat.tiba-tiba dia mendengar suara dari semak2
" Aaaaaaaaaa...... " Dimas pun lari terbirit birit.dan ternyata yg dia liat adalah orang lg buang hajad sambil memakai sarung putih yg menutupi kepala dan badannya yg sedang jongkok.
" Kenapa tuh orang, kayak gk pernah buang hajad aja sampe teriak2 gitu. "
" Aaaaaaa... Aaaaaaa... " dimas masih ketakutan sambil berlari menuju warung sinta.
" Suara apaan tuh? " tanya angga
" Siapa lg klo bukan temen lo,kan gue dah bilang tdi.temen lo itu pasti akan kembali lagi ke sini. " Ucap sinta sambil tersenyum.
" Hhhhhhh... hhhhhh... ada.. ada.... " Ucap dimas sambil gagap.
" Ada apa? " tanya angga.
" It.. ittuuu... " Ucap dimas sambil menunjukkan arah jalan yg ia lewati tadi tp sudah tak terlihat lagi karna tertutupi oleh kabut2 halus.
" Kenapa sih lu? itu apa ? " Ucap angga.
" Tadi gue liat hantu kerdil di dalam semak2 " Ucap dimas sambil gemetaran
" Apa.??? Hantu kerdil..??? " Ucap angga terkejut.Sinta pun menjaili mereka berdua dengan menceritakan hal2 yang mistis di daerah situ, tpi padahal bohongan.
__ADS_1
" Apa hantu itu setinggi sekitar sepinggang gue? Mukanya hitam dan baunya tidak sedap ? Ucap sinta menggoda dimas.
" Iya.. kok loe bisa tau.. ?? " Ucap dimas .
" Sebenernya hantu itu.... " Ucapan sinta terpotong.
" Kenapa dengan hantu itu.?? " Ucap angga menyela perkataan sinta.
" Gk jadi deh, nanti kalian pada takut. " goda sinta.
" Ehhh.. apaann coba?? ayo ceritain sin.. " Ucap angga kepo.
" Dah ach laen kali ajh.. dah larut banget nih gua mau tidur.. Jadi kalian mau nginep di rumah gue apa gk nih?? Klo mo ikut gue yah ayok, klo mo ikut hanta tadi y silahkan. " Ucap sinta menggoda mereka
" Ehhh... Tungguin sin.. ayo dim, kita harus mengikuti sinta. " Ucap angga. Angga pun menarik tangan dimas dan menyeretnya untuk ikut, Dimas pun pasrah saja dengan kenyataan yg dia hadapi. mereka pun sampai di depan rumah sinta.
" Nih rumah gue, meskipun jelek yg penting bisa buat beristirahat. " Ucap sinta.
" Gue gk suka ngga.. kita pulang aja.. " Ucap dimas.
" Yah klo lo mau ketemu sama hantu itu lagi y silahkan." Ucap angga
Dimas pun mulai memikirkan kembali kejadian tadi, dia pun langsung lari dan masuk ke dalam rumah sinta. Ketika sampai di dalam mereka pun berusaha untuk menahan rasa risih mereka,karna rumah sinta yg agak berantakan karna yang tinggal di rumah itu memang bukan hanya sinta saja tpi ke 3 saudaranya juga tinggal di situ.
" Maaf ya, rumah gue agak berantakan. " Ucap sinta sambil membereskan barang2 yg berserakan di ruang tamu.
" Hehe.. gk apa2 kok, yang penting gue ama si dimas bisa tidur. " Ucap angga sambil membantu sinta. Dimas pun cuma duduk di atas sofa dan gk mo bantuin.
" ( Udah di kasih makan gratis, dan nginep gratis dia gk mau bantuin apa2 malah duduk di sofa seperti raja. dasar gk tau diri ) " Ucap sinta di dalam hati sambil melirik dimas dengan rass kebencian.
" Apa lo liat2 ?? " Ucap dimas.
" Hmmmm.. gk apa2, dari pada lu cuman duduk ajh di situ lebih baik lu mandi dulu gih nanti habis itu angga yg mandi dan gue terakhiran ajah. " Ucap sinta
" Tpi kita gk punya baju ganti. " Ucap angga.
" Gue punya kok.. " Ucap sinta sambil mengambil sesuatu di kamar
" Gue gk mau pake baju cewek " Ucap dimas kesal. dimas pun beranjak dari duduknya dan berdiri
" Siapa bilang gue suruh kalian pake baju cewek.. Nih buju kalian.. mau tidak mau kalian harus memakainya, karna memang cuma ini baju cowok yg ada di rumah gue. " Ucap sinta sambil memberikan kaos dan celana cowok ke mereka.
" Kaos siapa ini?? " tanya angga
" Mungkin cowok selain kita yang sering menginap di sini. " Ucap dimas
" Yak betull... " Ucap sinta.
Dimas dan angga pun berpikiran bahwa sinta juga bekerja sebagai wanita malam, tpi mereka berdua tak mau menanyakannya karna itu privasinya.mereka berdua pun terpaksa menerima kaos dan celana yg di berikan sinta.sinta pun menunjukkan kamar mandi pada dimas, Dimas pun mandi.angga dan sinta pun menunggu dimas sambil menonton TV dan memakan beberapa cemilan. Dimas pun selesai mandi, dia pun menuju ruang TV.
__ADS_1
Masyaallah.. subhanallah.. sempurna sekali ciptaanmu ini ya Allah.ehh.. kenapa dgn aku ini sadarlah sinta dimas tuh cowok yang sombong dan angkuh. bukannya lo membenci cowok yang seperti itu. tpi dia ganteng.. ettss.. tpi tetep ajh dia angkuh sudah lah liat TV lagi aja.
" Si dimas sudah selesai, gue mandi duluan ya.. " angga pun mandi. dimas pun ikut menonton TV bersama sinta. sinta pun agak grogi begitu pun dimas.