
sesampainya di rumah sakit. dita langsung di tangani oleh docter lalu di periksa.
" Anak saya kenapa dok? " ucap sinta
" Anak ibu hanya demam biasa jadi jangan khawtir. " ucap dokter
" kira2 kapan anak saya akan sadar dok? " ucap sinta
" Mungkin sebentar lagi anak anda akan sadar, dan anak ibu untuk sementara waktu harus di rawat di sini. karna kondisi yang masih belum di ketahui setelah ini. kalo begitu saya permisi dulu. " ucap dokter.
" Terima kasih dok." ucap sinta dan bu sen bebarengan
tak lama mereka menunggu, angga dan pak alsi pun datang.
" bu, sinta.. gimana keadaan dita?. " ucap angga
" kata dokter dita demam dan harus di rawat di sini untuk sementara waktu. dan dita juga belum sadarkan diri. " ucap bu sen
angga pun menghampiri sinta yang sedang menangis dan memeluknya dari belakang
"kamu yang sabar ya. aku akan selalu ada untukmu " ucap angga
bass melihat kedekatan mereka dari kejauhan mengenakan topi dan jaket hitam
" jadi sekarang kamu sama dia? " ucap bass sambil tersenyum licik
sinta dan semua keluarga bermalam di rumah sakit menemani dita. karna sudah pagi sinta pun menyuruh yang lain untuk pulang lebih dulu.
" memangnya kamu gak apa2 disini sendiri? " ucap angga
" gk apa2 kok.. " ucap sinta
" Ya udah.. aku sama bapak ibu akan cepat2 mengurus diri dan membawa buju ganti untuk kamu.. kamu hati2 ya.. " ucap angga
sinta hanya menganggukkan kepalanya. angga dan ayah ibunya pun pergi. tinggal sinta sendiri yang menemani dita.
Ketika sinta sedang sendiri bass mengambil kesempatan untuk masuk ke kamar itu. bas pun membuka pintu secara perlahan
" loh.. katanya mau pulang..... " ucap sinta sambil menoleh ke pintu dan mendapati bass sudah ada di depannya.
" Kakkkkk kamuuuu... " ucap sinta tergagap
" Sudah lama sekali sin.. kamu apa kabar?" ucap bass
sinta pun mulai teringat dengan kejadian waktu itu dan mulai agak ketakutan.
" kamu ngapain ada di sini? " ucap sinta sambil ketakutan
" kamu tenang aja sin.. aku disini hanya untuk menebus kesalahanku. " ucap bass
" apa maksud kamu? bagaimana cara kamu menebus kesalahan kamu? " ucap sinta. tanpa basa basi bass langsung mencekik sinta dan mendorongnya ke dinding
" hhhhh... uhulk...uhkkk.. apa yang kamu lakukan? " ucap sinta tak terlalu jelas karna di cekik
" anak siapa dia? apakah dia anakku? atau kah angga? " ucap bas yang masih mencekik sinta yang semakin bergeser mendekati jendela yang terbuka
__ADS_1
" bukan urusan kamu? " ucap sinta
bass pun mencekik sinta semakin kuatnya.
" jawab.. anak itu anak siapa?" teriak bass.
" dia bukanlah anakmu.. dita adalah anakku. " ucap sinta sambil merasa kesakitan yang amat sakit
basuki pun semakin mencekiknya dengan kuat dan mengarahkannya ke jendela.
" jika kamu tidak mau menjawabnya.. kamu akan mati? " ucap bass yang mengarahkan sinta keluar jendela dengan cekikannya.
tiba ada perawat yang datang dan bass pun tak sengaja melepaskan sinta. dan sinta pun terjatuh dari lantai 4.
" Aaaaaaa.. " teriak perawat itu yang menjadi saksi.dan bass langsung kabur.
sinta pun langsung di masukkan ke ruang UGD lalu di periksa.
" Dimana keluarga atau walinya? " ucap dokter
" Kami sudah menghubunginya dan mereka baru di perjalanan dok. " ucap perawat
angga dan yang lain pun sampai
" Apa anda walinya? " ucap dokter
" Iya dok. apa yang terjadi pada sinta dok? " ucap angga
" pasien terjatuh dari kamar lantai 4 dan banyak sekali cederanya. dan pasien juga harus segera di operasi. tapi membutuhkan izin dari walinya." ucap dokter
" saya walinya dok " ucap angga
" saya suaminya " ucap angga
" baiklah kalau begitu saya dan tim saya akan segera mengoperasi pasien. permisi... " ucap dokter sambil mendorong ranjang sinta menuju ruang operasi.
Setelah sekitar 4 jam menunggu. akhirnya operasi sudah selesai.
" bagaimana keadaan istri saya dok?" ucap angga
" operasinya berhasil.. " ucap dokter
" syukurlah. " ucap angga lega
" tapi, otaknya mengalami cedera yang serius dan pasien mengalami koma. " ucap dokter
" Apa? bagaimana bisa begitu dok? tolong sembuhkan istri saya dok.. saya tak bisa hidup tanpA dia dok.. " ucap angga
angga pun terduduk diam di atas kursi tunggu pasien sambil melamunkan kesalhannya lagi dan lagi.
ini semua karna aku.. aku tidak bisa menjaganya dengan baik.. sekarang aku harus bagaimana?
Hari2 pun berlalu semakin cepat dita juga sudah sembuh dari demamnya. angga yang sudah mengalami hari2 terpurukny sekarang juga sudah bisa bekerja lagi di RS
Dan basuki masih berkeliaran di luar sana dengan bebasnya.
__ADS_1
3 tahun kemudian.
" oh ya.. denger2 akan ada profesor muda yang terkenal akan ke kampus kita untuk memberi sedikit ilmu pada kita ya?. " ucap anak kampus
" Iya.. kan nanti jam 10.00 masak kamu gk tau. " ucap temanya
" Ohh ya.. kalo gitu kita harus cepat2 masuk sebelum tempatnya penuh ini kan sudah jam 09.30 come on.. " ucap temanya
Acara seminar pun di mulai
" Hallo semuanya.. perkenalkan nama saya Dimas Adi Wibowo. " ucap dimas
" Hallo.. " ucap para mahasiswa menjawab serempak.
" Baiklah.. kehadiran saya di sini ........ " ucap dimas menjelaskan panjang lebar tentang dirinya dan ilmu kedokteran bedah saraf
Seminar telah usai
" waaahhhh... bener2 ganteng ya " ucap salah satu mahasiswi
" iya.. jujur, aku sama sekali tidak mendengar satu katapun yang ia ucapkan.. sangking terpesonanya aku pada dia.. " ucap temannya
" ohhh.... pangeran dimas ku.. " ucap temanya
Dimas usai menemui para mahasiswi pun dia langsung menemui para dosen dengan kedua orang tuanya.
" Halo pak Adi wibowo.. " ucap teman ayah dimas
pak adi membalasnya dengan pelukan
" wahhh tak di sangka anak anda bisa meraih prestasi dan gelar yang paling tinggi di Amerika dan membanggakan kedua orang tuanya dengan di angkatnya menjadi profesor. " ucap temannya
" Iya lah.. secara dimas adalah anak yang cerdas seperti papahnya.. " ucap pak adi menyombongkan dirinya
" Pak adi.. bagaimana kalau kita mencari tempat yang enak untuk mengobrol sambil makan.. " ucap temannya
" Baiklah.. " ucap pak adi
" pah.. apa aku boleh langsung pulang saja? " ucap dimas sambil mendekat ke telinga pak adi
" enak saja.. kamu harus tetap ikut. karna di sini peran utamanya adalah kamu. " ucap pak adi
" Tapi pah.. " ucap dimas terpotong
" udah gk usah banyak bacot kamu.. kamu tinggal ngikutin papahmu saja." ucap pak adi
Dimas pun menuruti perintah ayahnya dan ikut dengan ayahnya bersama asistenya dimas juga.
selama di pertemuan dimas hanya diam saja dan mengangguk.
di Rumah Sakit.
kondisi sinta masih dalam keadaan koma, tapi sudah mulai membaik. hanya menuggu kesadarannya saja.
Angga selalu menemani sinta dan bergantian dengan kedua orang tuanya.
__ADS_1
*Sinta.. kapan kamu bangun? cepatlah sadar.. sekarang dita sudah mau masuk kesekolah TK. aku juga ingin kamu melihat dan merasakan kebahagian bersama kita. aku berjanji akan selalu menemanimu..
sinta.. please cepat bangun*..