
" Apa kabar kamu nak sinta? " ucap ibu sendy
" Baik tante.. tante dan om sendiri apa kabar? " tanya sinta
" Kita baik2 kok nak.. " ucap bu sen
" Sin.. kamar kamu sudah siap, sini aku tunjukin. " ucap angga
" Mari nak sinta. " ucap pak aldi
mereka pun menunjukkan kamar tidur sinta yang sudah di bersihkan angga.
" Nak sinta istirahat aja dulu, pasti kamu kecapean " ucap ibu sendy. sinta menganggukkan kepalanya.
" Angga, kamu keluar.. " ucap bu sen
" Iya bu " ucap angga
Sinta di kamar sendiri.dan mulai memikirkan betama marahnya dimas karna perbuatan keji sinta. sinta hanya bisa menangis tersedu sedu
sambil melihat fotonya dengan dimas. sinta pun tertidur hingga pagi. Sinta keluar dari kamarnya dan mendapati semua orang sudah pada bangun.
" Pagi om.. pagi tante.. " ucap sinta
" Pagi.. hari ini.. " ucap ayah ibu angga
" gimana kamarny sin? kamu bisa tidur dengan nyenyak gk? " ucap angga.
" Bisa kok.. permisi om,tan.. kamar mandinya ada dimana ya? " ucap sinta
" Ada di situ, tinggal lurus ajah " ucap bu sen
" Kalo gitu saya permisi dulu ya om tan. " ucap sinta
" Ohh.. ya.. silahkan, gk usah malu2 anggap saja rumah sendiri " ucap be sen.
sinta pun pergi mandi
" Ngga.. sinta kok agak berubah ya, jadi agak lebih pendiam " ucap bu sen
" Sebenarnya bu, sinta sudah putus sama pacarnya dan langsung di tinggal ke luar negeri. " ucap angga
" Ohhh.. kalau gitu kamu harus hibur dia.. ajak dia jalan2.. " ucap bu sen
__ADS_1
" Benar juga ya bu.. kalau gitu nanti angga coba bujuk sinta " ucap angga
sinta sudah selesai mandi. sinta pun di ajak sarapan bareng bersama keluarga angga. setelah selesai sinta membantu bu sendy mencuci piring dan membereskan meja makan dengan raut muka yang lesu. sinta kembali mual2.bu sen yang tak sengaja mendengarnya pun mengecek sinta di kamar mandi.
" Sin... kamu gk apa2 kan.. " ucap bu sen sambil mengetok pintu kamar mandi
" Sinta gk apa2 bu.. " ucap sinta sambil membuka pintu kamar mandi dengan raut muka yang lemas.
" Kamu sakit ya? apa perlu tante panggilin angga untuk antar kamu ke dokter? " ucap ibu sen.
" gk perlu tan, sinta istirahat di kamar ajh. " ucap sinta
sinta masuk ke kamar dan langsung rebahan di kasur.tiba2..
" Tingtung. " suara ponsel sinta
sinta pun mengeceknya betapa kagetnya dia ketika melihat pesan itu. yang mengirim pesan adalah dewi.
" Sin, kamu apa kabar? aku kangen banget sama kamu? " pesan dari dewi
" Baik wi, kamu sendiri gimana? aku juga kangen banget sama kamu. " jawab sinta
" Gimana kalo kita ke temuan? di tempat xxxxxxxx.. jam 07.00 nanti " pesan dewi
malam pun tiba, sinta meminta izin kepada kedua orang tua angga dan angga juga untuk pergi menemui temannya
" Kalo gitu biar di antar angga ajh ya. " ucap bu send
" Gk perlu tan, tempatnya gk jauh dari sini kok. " ucap sinta
" Ya udah kalo kamu gk mau. tante gk maksa kamu.. kalo gitu kamu hati2 ya.. " ucap bu sen
" Kalo gitu sinta pergi dulu ya om, tante, angga.. " ucap sinta. mereka pun menganggukkan kepala mereka
sinta naik bus menuju ke tempat pertemuan dia dan dewi. ketika sampai di sana dia tak melihat ada 1 orang pun di daerah itu dan dewi juga tak ada di sana.
sinta pun mencoba untuk menelfonya tapi nomernya gk aktif. ketika sinta masih focus menghubungi dewi.tiba2 ada yang membekap sinta dari belakang. sinta pun kehilangan kesadarannya
malam semakin larut dan sinta tak kunjung datang, angga dan sekeluarga pun mulai cemas karna sinta juga tak bisa di hubungi. mereka memutuskan untuk ke kantor polisi
" pak saya mau melaporkan orang hilang " ucap pak aldi
" Sudah berapa hari hilangnya pak? apakah sudah lebih dari 24 jam? " ucap polisi
__ADS_1
" Baru sekitar 5 jam pak. " ucap angga
" Maaf, itu tidak bisa dinyatakan hilang.. anda bisa kembali lagi besok." ucap polisi
" Gk bisa gitu donk pak. nanti kalau sinta kenapa2 bagaimana? siapa yang mau tanggung jawab? " teriak angga sambil memegang kerah polisi itu. angga pun di seret keluar oleh para polisi yang laen.
" Bagaimana ini bu? kalau sinta di culik gimanA? " ucap angga.
" Kita tunggu saja dulu sampai besok, kalau sinta tetap tak kunjung pulang ya kita harus melapor lagi. " ucap bu sen
angga dan ayah ibunya pun memutuskan untuk pulang kerumah dan mencari sinta besok
pagi pun tiba, dan sinta pun terbangun oleh sinar matahari yang menyilaukan matanya. saat sadar sinta pun menyadari kalau kaki dan tangannya dalam keadaan terikat dan mulutnya yang di lakban. datanglah seseorang berpakain seperti pengendara motor dia juga memakai helm sinta pikir itu angga.
tpi ketika orang itu melepaskan helmnya ternyata itu adalah basuki sahabat dekatnya. bass pun menyentuh dan mengelus rambut sinta. sinta yang ketakutan pun hanya bisa menangis karna dia tidak bisa apa2.
" Kamu kenapa nangis sayang? apa ada yang sakit? dimana? ohhh disini ? " ucap bass sambil melepaskan lakban di mulut sinta.
" Kenap kamu lakuin ini? apa kamu sangat membenciku? kalau begitu bunuhlah aku? " ucap sinta
" Aku tidak membencimu sama sekali, tapi aku begitu mencintaimu. sangking cintanya aku sama kamu aku selalu membuat kamu bahagia. " ucap bass
" Apa? sejak kapan kamu menyukaiku? jika kamu menyukaiku kenapa kamu menculikku? " ucap sinta
" Sejak pertama kali aku bertemu sama kamu, waktu itu kamu kelihatan yang paling bersinar di antara yang lain. lalu tiba2 kamu menghampiri ku dan sengaja menabrakku agar kamu bisa berkenalan dengan ku.. iya kan.. " ucap bas
" Kamu salah paham " ucap sinta
" salah paham apa maksud kamu? sudah itu sudah gk penting lagi.. yang terpenting adalah kamu sekarang sudah bersama ku dan aku akan menemanimu hingga akhir hayatku.. " ucap bass
bass pun menutup kembali mulut sinta. sinta mendengar bass seperti sedang berbicara dengan seseorang. dan seseorang itu mendekati sinta
dewi... kenapa dia ada di sini?
dewi pun membawa makanan dan lauk pauk di hadapan sinta. lalu melepaskan lakban yang menutupi mulut sinta.
" Wi.. kenapa kamu di sini? apa kamu juga di culik bass? " ucap sinta
" Gak usah banyak bacot lu, makan nih " ucap dewi sambil menyuapi sinta dengan paksa dan kasar.
" Wi.. kamu kenapa? kamu tidak seperti dewi yang aku kenal? " ucap sinta
" Bukan urusan kamu. " ucap dewi sambil menyuapi sinta dengan sangat kasar
__ADS_1
setelah selesai makan dan minum yang disuapi dewi. dewi menutup mulut sinta lagi dengan lakban.