Mencintai Sahabat Lamaku

Mencintai Sahabat Lamaku
episode 18


__ADS_3

pagi pun sudah berganti siang. basuki kembali menghampiri sinta yang sedang tertidur.


" Sayang.. bangun sayang.." karna sinta tetap tertidur bass pun menyuruh dewi mengambilkan air dan di siramkan ke sinta.


sinta pun langsung terbangun dari tidurnya. dan melihat di depanya sudah ada basuki dan dewi.


" Lepasin itu lakban, biar dia bisa nafas " ucap bass. menyuruh dewi melepas lakban di mulut sinta


" Yang kamu inginkan dari aku itu apa sich? silahkan ambil aku akan terima.. atau bunuh saja aku. lagi pula aku sudah tidak tahan hidup di dunia ini. " ucap sinta pasrah


" Kenapa kamu harus mati, aku masih membutuhkan kamu? apa kamu tak ingat apa yang kita lakuin semalam? " ucap dimas


" Apa meksud kamu ? " ucap bass


basuki pun menunjukkan vidio dia memperkosa sinta dan yang merekamnya tak lain adalah dewi


sinta pun hanya bisa menangis


" Kenapa kamu menangis? kamu terharu ya sayang? kalo gitu nanti malam kita main lagi ya.. tapi di kasur yang empuk. " ucap bass


mulut sinta kembali di lakban oleh dewi. dewi dan bass pun membawa sinta ke sebuah ruangan yang berisikan foto2 sinta dari hari sinta pertama kali masuk sekolah dan sampai sinta yang sedang berpelukan dengan dimas di bandara. semuanya ada di situ.


" Sayang kamu tau kan betapa aku sangat mencintaimu, karna itu aku mengumpulkan semua ini hanya untuk kamu.. awalnya aku sangat bahagia tiap hari bersama kamu. ketika kamu bahagia maupun berduka kamu selalu datang kepadaku tapi semenjak ada 2 pria sok ganteng itu kamu jadi berubah dan kamu seperti orang asing bagiku kamu jadi lebih sering bersama mereka bahkan kamu juga menginap di rumah mantan pacar kamu itu. betapa tercabik cabiknya hatiku karna kamu yang berkhianat padaku. karna kamu telah membuat kesalahan yang fatal padaku. inilah hukuman yang pantas bagimu. mulai sekarang kamu tak akan berkhianat lagi padaku karena kamu tak bisa menemui pria manapun..


terma kasih sayang. bass pun mengecup dahi indah sinta.


bass dan dewi pun pergi meninggalkan sinta di ruangan itu.. dia pun melihat foto2 dia dan dimas waktu masih pacaran sinta hanya bisa menangisi perbuatannya selama ini dan menyesali perbuatanya terhadap semua orang


siang pun sudah berubah jadi malam angga dan ayah ibunya pun kembali ke kantor polisi untuk melapor. dan laporan pun di terima para polisi mulai bertindak dan mencari jejak2 sinta dan tempat2 yang ia kunjungi saat terakhir dia datangi. polisi pun melacak nomer ponsel sinta. dan akhirnya ketemu di daerah hutan terpecil para polisi pun bergegas ke tempat tersebut


angga dan kedua orang tuanya juga mengikuti para polisi. mereka pun sampai di tempat itu, dan benar saja polisi menemukan ponsel sinta yang tergeletak di bawah kursi taman. mereka mulai mencari lagi di sekitar tempat itu.


di sisi lain. sinta yang masih di sekap pun berusaha cari cara agar ia bisa keluar dari situ. sinta pun berteriak sekencang mungkin dalam keadaan mulut yang masih di lakban. dewi yang melihat itu pun mendekatinya dan membukakan lakban di mulut sinta.


" Tolong panggilin si bass? " ucap sinta dewi pun memanggil bass

__ADS_1


" Ada apa sayang? " ucap bass


" Aku mau main dengan kamu tapi dengan 1 syarat ? " ucap sinta


" Apa itu? " ucap bass


" Ambilkan aku buah ape dan biarkan aku makan dengan tangaku sendiri. " ucap sinta


" Kenapa aku harus menurutimu? " ucap bass


" Aku akan jadi pacar kamu yang sesungguhnya jika kamu mau menurutiku.. dan kita bisa melakukan kegiatan seperti pasangan pada umumnya.. jalan2 berdua, makan sepiring berdua, berciuman dan bahkan melakukan hubungan suami istri.. apa kamu gk mau? ucap sinta


basuki pun tergoda dengan perkataan sinta lalu ia menyuruh dewi ambilkan apel dan melepaskan tali yang mengikat tangan sinta.


" ini apel kamu sayang " ucap bas


" pisaunya mana? masak aku makan apel dengan kulitnya kan gk enak? " ucap sinta . dewi pun mengambilkan pisau dan memberikannya pada sinta.


kini sinta sudah memegang pisau


Sinta pun menusuk perunya dengan pisau itu.. sinta langsung jatuh dari duduknya di saat matanya masih sedikit terbuka dia meliha bayangan dimas yang memanggilnya dan menggendongnya hingga sinta pun pingsan


ketika bangun sinta sudah ada di rumah sakit dan di sampingnya ada angga yang sedang tidur sambil memegang erat tangan sinta.


angga yang merasakan pergerakan jari sinta pun langsung terbangun dari tidurnya


" kamu sudah sadar sin? terima kasih tuhan.. docter.. docter.. " ucap angga sambil memanggil docter. docter pub datang dan langsung mengecek keadaannya.


" Ibu dan bayinya sehat.. sekarang cukup beristirahat dulu sampai luka ibunya sembuh baru bisa pulang. " ucap docter


" syukurlah terima kasih ya dok " ucap angga


" Di jaga baik2 istinya ya biar cepat sembuh " ucap docter


" Tentu dok.. " ucap angga

__ADS_1


docter pun pergi keluar.


" Bagaimana keadaan kamu sin.. apa kamu merasa baikkan? " ucap angga


sinta hanya menganggukkan kepalanya.


angga pun mengelus elus rambut panjang sinta. ketika sinta melihat rambutnya yang di pegang angga dia merasa sedikit aneh sinta pun melihat kalender yang sudah berada di bulan september. dia pun bertanya pada angga


" Ngga.. ini sudah tanggal berapa ya? " ucap sinta


" ini tanggal 26 september , kamu sudah koma selama 4 bulan. " ucap angga


sinta pun kaget mendengarny, dan dia masih tak percaya.tapi ketika ia melihat perutnya yang agak membesar pun sadar bahwa ini memang kenyataan.


" Ohh iya aku belum menghubungi ke dua orang tuaku.. sebentar ya sin.. " ucap angga.


tak lama kedua orang tua angga pun datang menemui sinta


" sinta.... " ucap ibu sen


" akhirnya kamu sadar dari koma " ucap bu sen sambil memeluk sinta


" tante kangen banget sama kamu nak.. om juga.. "


" Bagaimana perasaan kamu? apa sudah enakan? " tanya bu sen


sinta pun hanya mengangguk


" Udah2 bu, biarin sinta beristirahat dengan tenang jangan di kasih banyak petanyaan. " ucap angga


" iya2. kamu istirahat dulu ya sayang". ucap bu sen sambil mengecup dahi sinta dan perut sinta yang sudah bunting 5 bulan.sinta agak terkejut melihat perlakuan mereka yang sangat hangat terhadap sinta


sinta punsangat bahagia punya yang bukan keluarga tapi bersifat keluarga. sinta juga sangat bersyukur bisa mengenal mereka.


malam berganti esok sinta yang terbangun pun mencoba untuk duduk dan menuju kamar mandi sendiri karena tidak ada yang menjaganya. setelah selsai sinta berjalan jalan di wilayah rumah sakit. dari kejauhan sinta melihat wajah yang tak asing baginya. sinta pun langsung membalikkan wajahnya.

__ADS_1


__ADS_2