Mencintai Sahabat Lamaku

Mencintai Sahabat Lamaku
episode 30


__ADS_3

" Delon.. nanti malam kamu ikut papah, pakai baju yang paling bagus dan cocok untuk kamu. papah akan mengajakmu bertemu dengan rekan penting papah " ucap pak adi


" kenapa delon harus ikut.. biasanya ajah kalo ada rekan kerja papah yang datang delon di suruh ngumpet" ucap delon


" udah.. gak usah banyak tanya, kamu tinggal ikut saja.. " ucap pak adi


" iya deh pah.. " jawab delon lesu


Di penginapan


Dimas dan reza yang sudah bangun mereka mulai melakukan aktifitas yang ada di jadwal dimas. ketika di


perjalanan. dimas melihat sinta yang sedang tidur di kursi taman sambil memakai baju rumah sakit. tapi dimas tidak tau kalau itu sinta


" Za.. bukannya yang di pakai orang itu adalah baju RS kita ya? kenapa pesien RS bisa sampe tidur di kursi taman? " ucap dimas


" sepertinya anda benar tuan? apa saya harus menghubungi pihak rumah sakit untuk segera menjemputnya? " ucap reza


" Terserah kau saja " ucap dimas


Reza pun menghubungi pihak rumah sakit bahwa di taman melati indah ada seorang pasien dari RS yang sedang tiduran di kursi taman


tak berselang lama sinta pun terbangun dari tidurnya..


" Dimana aku? kenapa aku memakai buju seperti ini? dan kenapa aku duduk di sini? " ucap sinta


setelah bangun Sinta berjalan pergi dari taman sambil mengenakan baju RS. orang2 yang melihatnya pun terus beepikiran bahwa sinta orang gila.


" Mbk itu gila ya? " ucap orang


" Kasian.. cantik2 tapi gila.. " ucap orang laennyA


" dia mungkin stres karna bangkrut" ucapan orang


" mungkin dia di tinggal pacar atau suaminya.. " ucap orang


kenapa semua orang melihatiku dengan raut muka yang prihatin? Apa aku terlihat seperti gembel? emmm.. tapi memang benar sih aku terlihat kayak gembel.


Sinta pun berjalan menuju rumah angga tapi tidak ada orang sama sekali.. lalu sinta ke resto, tapi restonya juga tutup. karna tak tau mau kemana lagi sinta terpaksa ke kantor polisi.


sebelum sampai ke kantor polisi kaki sinta sadah mulai cape dia pun memutuskan untuk beristirahat dulu


Di rumah sakit


angga dan dita ternyata baru sampai ke RS karna sebenarnya tadi angga ada urusan sebentar dan mengajak dita sekalian. angga pun langsung menjumpai kedua orang tuanya

__ADS_1


" Pak, bu ada apa ini? " ucap angga


" sinta ngga... sinta... " ucap bu sen


" sinta kenapa bu,pak? " ucap angga


" Sinta hilang... " ucap pak aldi


" Apa? bagaimana bisa terjadi? " ucap angga panik


" Bapak ibu juga gk tau.. waktu kita bangun tiba2 sinta sudah gk ada. " ucap pak aldi


" Terus.. apa sudah mencarinya di sekitar sini? " ucap angga


" sudah ngga, kita juga sudah melaporkannya ke petugas keamanan dan mengecek CCTV " ucap pak aldi


" Permisi pak bu.. saya dari pihak keamanan,apa bapak ibu bisa ikut saya? saya akan menunjukkan rekaman CCTV pasien dari kamar 312 ". ucap petugas


" iya pak. " ucap bu sen . angga dan kedua orang tuanya pun mengikuti petugas keamanan. sesampainya di sana mereka di perlihatkan rekaman sekitar jam 04.00 Sinta berjalan keluar sendirian.


" Ini sinta? " ucap angga


" iya bisa jadi pak " ucap petugas


" bagaimana bisa seseorang yang koma selama 3 tahun bangun2 langsung kelayapan begitu dan masih jam 4 dini hari lagi? " ucap angga


" iya ibu kamu benar.. " ucap pak aldi


Di sisi lain


dimas yang telah menyelesaikan berbagai urusannya menjadi profesor hari ini telah usai. Dimas pun berencana ke resto lagi.


" Za.. ayo ke resto.. " ucap dimas


" Restoran apa tuan? " ucap reza


" Ya restonya pak aldi lah.. kamu ini" ucap dimas sambil memukul kepala reza dari belakang


" ohh.. baik tuan.. " ucap reza


mereka berdua pun menuju ke resto. tapi lagi2 restonya masih tutup. mereka berdua pulang dengan tangan kosong lagi. belum agak jauh dari resto, dimas melihat sinta lagi tapi di tempat yang berbeda. yaitu di taman dekat resto.


" za.. bukannya itu pasien yang tadi pagi di taman indah ya? kok sekarang ada di sini? apa benar kamu udah menghubungi mereka? " ucap dimas agak jengkel


" sepertinya anda benar tuan.. apa saya perlu menghubungi pihak rumah sakit lagi tuan? " ucap reza

__ADS_1


" tidak usah.. kita berhenti disini. " ucap dimas


" kenapa tuan? " ucap reza.tanpa menjawab reza, dimas lengsung turun dari mobilnya dan menghampiri wanita itu


" Permisi mbk... apa anda pasien dari RS Adi Wibowo? " ucap dimas.


sinta yang tadinya menundukkan kepalanya kini mulai memperlihatkan wajahnya sesikit demi sedikit. karna rambutnya yang acak2an dan muka kusam dan badannya yang bau dimas pun tak mengenali sinta.


Sinta yang bertatapan langsung dengan dimas pun tak mengenalinya karna sinta mengalami sedikit amnesia.


" aku tidak tau.. " ucap sinta


" baju yang anda pakai, itu mirip dengan baju di RS sana. jadi sudah pasti kalau anda pasien dari sana " ucap dimas agak jengkel


" gk mungkin.. " ucap dimas


" wanita ini di bilangin gk percaya.. sudah anda harus ikut saya.. " ucap dimas sambil menarik tangan sinta dengan paksa


" gk mau.. gk mau.. tolong.. tolong.. " teriak sinta


reza yang mendengar perdebatan mereka pun langsung turun dari mobil dan menghampiri mereka berdua


" ada apa ini tuan? " ucap reza


" wanita ini tidak mau aku bawa ke RS. jadi aku menariknya, tapi tetap saja tidak mau " ucap dimas


" anda tenang tuan. biar saya yang atasi. " ucap reza


" aku saja tidak bisa apa lagi kamu. " ucap dimas


" Permisi ya mbk.. mbk mau ikut saya? saya akan membelikan makanan untuk mbk dan buju yang bagus untuk mbk, apa mbk mau. " ucap reza merayu


" Mau.. dan aku juga mau mandi aku sudah tidak tahan dengan bau ku yang seperti sampah ini. " ucap sinta. dimas pun agak tercengang dengan adegan tadi


" Kalau begitu mari masuk ke mobil. " ucap reza


" apa tidak apa2? nanti mobil kamu bau seperti sampah kayak aku lho? " ucap sinta


" tidak apa2. ayo naik. " ucap reza


dimas yang melihat itu hanya terheran heran dengan asistenya. asistennya yang selama ini di kenal sebagai asisten yang kurang pintar dan cekatan tapi kalo soal cewe, dia jagonya.


mereka bertiga pun naik. di dalm mobil sinta sangatlah cerewet bibirnya tidak bisa diam. dimas yang mendengarnya pun pengen meledak rasanya tapi ia tahan. karna takutnya kejadian seperti tadi terulang lagi


" Tuan kita harus kemana dulu tua? " tanya reza ke dimAs. belum sempat dimas menjawab reza sinta sudah dulu bicara

__ADS_1


" mall dulu lah ganteng, aku kan harus makan pakai baju yang cantik. jadi kamu harus beliin aku baju dulu. nanti pasti aku ganti.aku kan punya uang banyak " ucap sinta


" baiklah " ucap reza


__ADS_2