Mencintai Sahabat Lamaku

Mencintai Sahabat Lamaku
episode 7


__ADS_3

Sinta pun kegirangan, dan meminta izin untuk pulang lalu sinta keluar dari rumah mewah itu Dimas pun ikut keluar.


" Mau kemana kamu? " tanya pak adi


" Ada urusan " ucap Dimas


" Urusan apa?" tanya pak adi. dimas hanya diam dan pergi meninggalkan mama papanya


" Dasar anak kurang ajar " ucap pak adi


" udah2 pah.. biarkan saja dia, Dimas kan sudah dewasa jadi udah bisa mandiri " ucap nyonya sarah


Di luar Sinta sudah tidak ada


kemana dia.?cepet banget hilangnya..


Dimas buru2 langsung memakai helmnya dan menaiki motornya.dia langsung mempercepat laju motornya.


Dimas menemukan Sinta tak jauh dari rumahnya dan langsung berhenti di depan sinta


" Lo mau pulang? " tanya Dimas


" Iya lah " jawab sinta


" emangnya lo tau jalan perumahan ini? " tanya dimaa lagi


" kalo gk tau kan bisa tanya sama satpam penjaga pintu " jawab sinta


" Naik.. " ucap dimas


" Lo kan anak dari calon bosku, ya gk bisa lah " ucap sinta sambil berjalan melewati dimas.


dimas pun turun dari motornya dan menarik tangan sinta


" Ehhh... apa2 nih... " ucap sinta. dimas pun memakaikan sinta helm dan di duduk kan ke jok motor bagian belakang sinta agak kaget dengan apa yang terjadi


" Pegangan.. " ucap dimas. sinta pun memeluk dimas dari belakang dimas memperlambat kendaraanny agar sinta tak takut lagi.tanpa mereka berdua sadari hari sudah gelap.di perjalanan dimas dan sinta tak berbicara sama sekali karna mereka berdua saling canggung. mereka berdua sampai di depan rumah sinta. betapa terkejutnya mereka berdua ternyata sudah ada Angga di situ


" Angga kamu ngapain di sini? " tanya sinta


tanpa basa basi Angga pun memukul wajah Dimas yang cool itu sampe terjatuh dari motornya. Dimas pun bangkit dan membalas pukulan Angga.angga pun memukulnya lagi dimas juga membalas


" Stop.... " teriak sinta. mereka berdua pun langsung berhenti


" Kenapa kalian berantem apa yang kalia perebutkan?" teriak sinta sambil marah

__ADS_1


" loe " jawab mereka berdua serempak


sinta pun kaget dan tak menghiraukan itu


" Jika salah satu dari kalian menyukaiku, kalian harus memperjuangkan aku bukannya malah berantem " teriak sinta


mereka bertiga pun duduk di depan warung sinta yang ada di depan rumah sinta. lalu ada seorang wanita paruh baya tapi sexy sambil sempoyongan yang berjalan ke arah mereka


" Oooyyyy... Sinta.. kamu dimana?? " ucap wanita itu


Sinta pun menghampirinya.


" aku di sini kenapa " ucap sinta. tiba2 wanita paruh baya itu menampari sinta berkali kali dengan cepat dimas dan angga yang melihat itu pun langsung memisahkan mereka berdua sinta pun hanya terdiam dan wanita paruh baya tadi masuk kerumah sinta


" Dia siapa sin? " tanya angga yang sedang memegang pundak Dimas


" Ibu tiri ku, kalian gk pulang "ucap sinta


" Gue mau car makan dulu tapi nanggung banget sudah jam 10.00 loe gk laper? " tanya angga ke sinta


" kruukkkk... kruuukkk.. " belum sempat sinta menjawab perut sinta berbunyi


" kita makan bareng yuk.. gue yang teraktir.. " ucap angga


" gue yang teraktir " ucap dimas


" gue " ucap dimas


"ehhh.. udah2 kalo kalian mau berantem lagi silahkan kalian pergi cari tempat lain jangan disini" ucap sinta


mereka pun lansung diam. tiba2 angga memegang tangan kiri sinta dan di susul dimas memegang tangan kanan sinta.sinta terkejut


" Apa2 in nih? " ucap sinta


" Lo ikut gue aja sin " ajak angga


" Lepasin tangan dia " ucap dimas


" lo ajh yang lepas " ucap angga


" Lo.. " ucap dimas


Sinta pun melepas tangan mereka berdua dan langsung masuk rumahnya dan tak jadi makan.dimas dan angga pun saling menatap dengan tajam. Semenjak malam itu persahabatan mereka mulai retak


Esok telah tiba Sinta pun beraktifitas seperti biasa membereskan rumah, menyiapkan sarapan untuk kedua orang tua tirinya dan bersiap siap ke sekolah.

__ADS_1


Ketika Sinta akan berangkat ia di halau oleh ibu tirinya.


" Ini... " ucap ibu tiri sinta


" Apaan ini.. " tanya sinta


" Itu uang untuk kamu cari kos sama buat beli keperluanmu selama sebulan.. Mulai nanti siang rumah ini bukan rumah kita lagi.. rumah ini sudah jadi milik pemerintah " ucap ibu tirinya


" Apa? ini kan rumah almarhumah ibu gue.. kenpa lo jual?? lo punya hak apa?? " ucap sinta sambil menangis


" Ayah kamu punya banyak utang dimana mana, dan pada akhirnya rumah ini di jual. mulai sekarng kamu harus hidup sendiri, dan jangan kesini lagi.. " ucap ibu tiri


ibu tiri sinta pun pergi dengan membawa koper besar dan meninggalkan sinta swndiri.Sinta pun membereskan barang2nya sambil melihat lihat barang2 yang ada di rumahnya. Sinta pun pergi tak lama setelah itu ia berjalan menuju halte dan dia melihat ada 2 pengendara motor yang tak lain adalah dimas dan angga mereka berhenti di dekat Sinta.


" Kenapa barang2 kamu banyak sekali? " tanya angga


" Kan gue mau pindahan ke rumah dimas alias gue numpang sambil kerja disana " ucap sinta berpura pura baik2 saja.


" Ohhh.." sambil memakaikan helm pada sinta


" Ehhh gue dah mangil taxi online, soalnya kan barang bawaan gue segitu banyaknya.. ya gk bisalah kalo harus make motor.. " ucap sinta sambil melepaskan helm yang di pakai kan angga.


" Itu taxinya.. bye... " ucap sinta sambil melambaikan tangannya.


" Ehhh.. ngga, gue boleh minta tolong gk. nanti tolong kasih tau ke dewi kalo gue izin gk masuk sekolah ya, tadi dia udah aku telpon tapi nomernya gk aktif. " ucap sinta


" Oke.. hati2 ya.. " ucap angga sambil senyum.dimas yang melihat sinta yang sudah naik taxi pun langsun putar balik dan tak jadi ke sekolah.angga hanya mengabaikannya.


sampai di sekolah angga pun menyampaikan pesan dari sinta pada dewi. dewi pun mengiyakannya


Sinta yang sudah sampai di depan rumah dimas, dia mencoba memencet bel tapi tidak ada yang datang. tak berselang lama dimaspun sampai dan langsung menghampiri sinta.


" Dimm.. ehh maaf salah panggil gue.. tuan muda, kenapa anda ada disini bukannya sekolah? " tanya sinta


" Ini rumah gue.. gue bebas mau ngelakuin apa saja. " ucap dimas


" iya kalo itu saya sudah tau, maksud saya kenapa anda gk masuk sekolah " ucap sinta


" Di rumah gue lagi gk ada orang.. gue mau bukain pintu rumah buat lo " ucap dimas


" Ohhh pantesan dari tadi gue mecet bel gak ada yang bukain. " ucap sinta.dimas pun mengangkat semua barang bawaan sinta


" Lohh.. tuan muda.. jangan, saya bisa mengangkatnya sendiri.. " ucap sinta tapi tak di hiraukan oleh dimas


mereka berdua pun masuk ke rumah besar itu. dan benar saja tak ada 1 orang pun yang ada di rumah.

__ADS_1


" Kok gak ada orang di rumah sama sekali, pada kemana papa mama anda tuan ? " ucap sinta.tiba2 saja dimas langsung mendorong sinta ke dinding sambil menatapnya semakin dekat seperti mau ciuman sinta pun menutup matanya dan dimas pun tersenyum


__ADS_2