
Sinta pun berusaha untuk tidak grogi dan mencoba menawarkan snack yg ada di depan mereka.
" Nih.. " Ucap sinta menyodorkan snack yang dia pegang. Dimas pun mengambilnya dgn cepat. Dimas pun mengambil ponselnya yang ada di dalam tasnya dan mulai mengirim pesan kepada kedua orang tuanya tpi sepertinya tidak di balas bahkan di baca kedua orang tuanya.
" lo barusan ngabarin kedua orang tua lo yah? " Tanya sinta.
" Bukan urusan lo. " jawab dimas singkat.
" Yah di tanyain baek2 malah di galakin "Ucap sinta sebel
" Gue gk galak,emang begini cara bicara gue. "Ucap dimas agak galak
Mereka pun kembali focus menonton TV tpi , adegan pun berganti pemeran utama berciuman sambil nonton bioskop.dimas dan sinta pun menelan ludah mereka, ketika sinta mau mengambil snak yang terbuka dan ia memasukkan tangannya kedalam tiba2 dia tak sengaja menyentuh tangan dimas. Mereka berdua pun saling memandang. dan ketika Sinta mencoba mengeluarkan tangannya dari bungkus snack tiba2 dimas pun memegang tangan sinta dan snacknya pun jatuh kelantai. Angga pun selesai mandi dan menuju ke ruang TV ia pun terkejut melihat dimas memegang tangan sinta. Angga pun memanggil dimas.
" Dim... tas gue dimana ya? " Teriak angga keras agar menyadarkan mereka berdua. Dimas dan Sinta pun gugup dan pura ikut mencari kan tasnya angga.
" Ini tas gue dah ketemu. " Ucap angga
Sebenarnya Angga sudah membawa tasnya dari tadi karna ia menaruh tasnya di depan kamar mandi agar ia tidak lupa. Angga sengaja berteriak agar mengganggu Dimas dan Sinta tumbuh benih2 cinta karna angga sudah menyukai sinta lebih dulu dari Dimas. Sinta pun beranjak pergi untuk mandi.
" Ee.. Gue mandi dulu yah. kalian nonton TV ajh dulu nanti gue tunjukin kamar untuk tidur kalian. " Ucap sinta tergagap gagap. Angga pun duduk sebelah Dimas, Sebenernya Angga ingin menanyakan apa yang telah terjadi antara Sinta dan Dimas tpi dia menahannya karna tak mau buat masalah.selang beberapa menit Sinta pun selesai mandi dia pun menghampiri 2 cowok tadi.
" Kalian berdua ikut gue, kalian tidur di kamar itu yah.. " Ucap sinta sambil menunjukkan kamar. Mereka berdua pun tidur di kamar itu dan sinta pun tidur di ruang tamu.waktu tidur Dimas tiba2 kakinya seperti ada yang menggigiti ia pun terbangun dari tidurnya dan berteriak sambil berlari keluar kamar menuju ruang tv Sinta dan Angga pun ikut terbangun karna teriakan itu dimas yang masih kegelian tanpa sengaja menabrak sinta yg masih setengah tidur itu dan menindih sinta, mereka berdua pun saling bertatapan lagi Angga yg melihat itu pun langsung menyalakan lampu yg padam.mereka berdua pun terkejut lg
" Ada apaan sih " Sinta tanya
" Ada tikus di kamar itu. gue gk bisa tidur sama tikus " Ucap dimas panik tapi masih sok cool.
" Ya udah tidur di sini ajah gue dah ngantuk banget nih dah jam 02.00 besok kan kita sekolah. " Ucap sinta sambil menepuk kasur lantai di sebelahnya. Dimas pun tidur di sebelah kiri Sinta. Angga yg melihat itu pun juga ikut2 tidur bersama sinta, ia tidur di sebelah kanan sinta. pagi pun tiba ayam2 di desa saling sahut menyahut sinta pun membereskan rumahnya dan bersiap untuk ke sekolah.
" Hey.... bangunn.... kalian gk pada bangunn... " Ucap sinta
__ADS_1
" Jam berapa ini? " Tanya Angga
" Masih jam 05.30 sih tp kan kalian pada ke sekolahkan. kalo kalian berangkat sekolah kalian gue anterin ke rumah kalian masing agar gk kesasar dan bisa siap2 tuk berangkat ke sekolah. " Ucap sinta. Angga pun membangunkan Dimas mereka bedua pun cuci muka dan langsung di ajak pergi sinta.dari kejauhan ada bus yang berhenti di halte sinta pun berteriak sambil berlari untuk menahan bus supaya berhenti dulu.Dimas, Angga dan Sinta pun menaiki bus.
" Rumah lo dimana dim? " tanya sinta. Dimas pun memberi tahukan alamat rumahnya di sini ******* .
" Klo lo ngga? " tanya sinta. Angga pun menjelaska alamat rumahnya di sini ******. Ketika Angga masih menjelaskan tiba2 bus rem mendadak lagi karna posisi Dimas berdiri di sebelah sinta dan ia mengadap sinta. Dimas pun tak sengaja mencium pipi Sinta. Mereka berdua pun canggung. Angga yang duduk di kursi penumpang pun pura2 tidak tau menahu tentang apa yang terjadi.
" Angga loe turun duluan y, karna rumah loe lebih deket ketimbang si angkuh tpi pengecut ini. " Ucap sinta sambil meninju tangan kanan dimas dengan pelan.
" Gue bukannya pengecut.. tpi cuma takut.. " Ucap dimas
" Haduh, itu sama ajh... mulai sekarang gue panggil loe cut ajh. " Ucap sinta sambil tersenyum jail
" Kok bisa Cut ??? " tanya angga.
" Cowok cool nyali ciUt. CUT.. Cut... Cut.. " Ucap sinta sambil menggoda dimas. Dimas pun menaha senyumannya karna godaan sinta. tiba2 ponsel dimas pun berbunyi. ia pun mengambil ponselnya dari tasny, ia menjawab panggilan telpon tersebut yang sepertinya orang tuanya.Setelah mengangkat tefon tadi, ia pun minta bus tuk berhenti.
" Setelah melewati 2 halte nanti km turun di situ y. " Ucap sinta.
" Oke.. emm.. gue boleh pinjem hp loe gk? " Ucap angga
" Emm buat apa.?? " tanya Sinta. Sambil menyerahkan ponselnya.Angga pun mencatat nomer hp Sinta di ponselnya dan mencoba memanggilnya.
" Nah.. itu nomer gue.. simpen yak.." Ucap Angga
" Siap boss. " Ucap sinta. Sinta pun terkejut karna tiba2 Angga mengusap - usap poninya dan ada getaran sedikit. Angga pun tersenyum sambil melihat pemandangan di jalan.bus pun tiba di halte yang dekat dengan rumah Angga. merekapun berpamitan.
" bye.. " Ucap Angga sambil melambaikan tangan.Sinta yg masih di dalam bus punikut melambaikan tangannya.
" Kapan - kapan giliran loe maen ke rumah gue yah.. sampai jumpa lagi di sekolah " Ucap Angga berteriak kencang sambil berlari mengikuti bus yg sudah berjalan.Sinta pun memberi isyarat oke dengan jari tangannya.
__ADS_1
Dimas yang tadi di jemput oleh sopir pribadinya pun sudah sampai rumah dan di sambut papa dan mama nya di depan pintu rumah. ketika dimas turun dari mobil ia pun langsung di tampar oleh papanya sampai jatuh berkali - kali . dimas hanya diam saja sambil memdengarkan oceha papanya, mamanya mencoba meleraipun terkena tamparan juga papanya pun meminta maaf pada mamanya di saat itulah dimas langsung masuk ke rumah tanpa menhiraukan papa mamanya.ia langsung bersiap - siap berangkat ke sekolah,di melewati papa mamanya tanpa pamit dia tak mau di antar sopir dimas ingin menaiki motor kesekolah.
Di sekolah
" Dew.. sintol mana kok dari tadi blm kelihatan? " Tanya bass.
" Gue juga mau nanyain sinta ke elu kok.. apa mungkin kakinya masih sakit y? "Ucap dewi
" Gk mungkin, kemaren ajh dia dah bisa jalan pasti sekarang dah bisa lari sekencang ceetah. " Ucap bass
" Dew.. Basss... " teriak sinta
" Nah itu dia, baru aja di omongin langsung nongol.. dia pasti bakal panjang umur. " Ucap dewi
" Hhhhh.... hhhhh... apa?? apa yg panjang ?? " Tanya Sinta sambil ngosngosan.
" Udah dech, kita langsung masuk kelas ajh bentar lagi bel bunyi. "Ucap dewi. bel masuk kelas pun berbunyi dan mereka pun masuk kelas masing2.
Guru pun memasuki kelas dan memberikan pembelajaran pada murid2nya.setelah bel berbunyi yg menandakan bergantinya mapel semua siswi2 melihat ke jendela yang mengarah ke pagar sekolah.Sinta pun juga penasaran sedang ada apakah itu ia ikutan melihat dari jendela sambil jinjit2 meskipun ia lumayan tinggi tpi masih tidak keliahatan.ketika ada siswi laen yang sudah pergi dari tempat mengintipnya,sinta pun mengambil ahli. betapa terkejutnya dia melihat 2 temannya yg sedang bertelanjang dada di samping pagar dan di jemur di bawah teriknya matahari. mereka dapat hukuman karena telat ke sekolah Dimas yang focus akan hukuman yang dia terima dan Angga malah Eksis dan menyapa siswi2 yang meneriakinya sambil kiss bye.tpi mata sinta hanya tertuju pada Dimas dan melamunkannya sampe dia di kejutkan oleh dewi.
" Ayooo... siapa yang loe liatin terus dari tadi? pasti yang kiri kan karena kata lu gk suka yg kanan. " Tanya dewi.
" Kata siapa?? " Ucap sinta spontan
" Klo gitu loe suka yang kanan? " tanya dewi curiga.
" Gk keduanya.. " jawab sinta
" Klo ibasss ??? " goda dewi
" Apa lagi dia, aduhhh.. "Ucap sinta
__ADS_1