
" ini " ucap pria itu sambil menunjukkan luka bekas pukulan angga semalam. pria itu pun kebelakang mengambil sesuatu
sebenarnya apa yang telah terjadi semalam dan apa yang telah aku lakukan padanya? dan kenapa dia menunjuk ke arah bekas luka kena pukulan? apa aku telah memukulnya? ach.. gk mungkin dehh..
" Ini " ucap pria itu sambil memberi sinta kotak obat
" Apa maksudnya ini? " ucap sinta
" Obatin luka ku lah, kan semalam suami kamu yang memukulku. padahal kamu yang memelukku duluan tapi malah aku yang kena pukul. " ucap pria itu
" Siapa maksud kamu? Angga ya? kenapa dia memukulmu? " ucap sinta
" Sudah gk usah banyak bicara.. obatin saja lukaku. " ucap pria itu
Sinta pun mengobati luka pria itu. pria itu terus memandangi sinta dengan teliti.
" Siapa nama kamu? " ucap pria itu
" Sinta. kalo kamu? " ucap sinta
" David. kalau kamu tidak punya suami atau pacar, yang tadi malam memukulku siapa? " ucap david
" Dia orang yang sangat berharga dan aku banyak berhutang sama dia." ucap sinta
" Ohh.. kamu punya banyak hutang sama dia jadi kamu mau tinggal di rumahnya dan jadi pembantu yang memuaskan majikannya karna hutang. " ucap david. sinta yang mendengar itu pun langsung menampar david. lalu pergi meninggalkannya.
" kenapa dia malah menamparku? Apa aku salah bicara? " ucap david
sinta pun kembali ke resto yang ternyata Angga sudah di dalam resto.
" Kok kamu sudah pulang? apa pekerjaan kamu sulit? " ucap sinta
" Gk kok.. memang pekerjaanku sudah selesai. kamu habis dari mana saja? " ucap angga
" Dari cafe sebelah. memangnya apa yang terjadi tadi malam ngga.. kok pemilik cafe itu terus mengatakan telah terjadi sesuatu di antara aku dan david? " ucap sinta
" David.. apa pria itu bernama david.? " ucap angga
" iya dan katanya kamu juga memukulnya. " ucap angga.
" dia mau perkosa kamu lalu aku memukulnya. " ucap angga berbohong
__ADS_1
" Apa? pantesan dia bilang di antara aku dan dia terus. ternyata itu yang terjadi. kalau begitu aku harus jauh2 darinya." ucap sinta.
" Memangnya kamu sudah bertemu dengan dia? " ucap angga
" Iya tadi aku mampir di cafenya. " ucap sinta
" Mulai sekarang jauhi dia. " ucap angga agak kesal
" oke.. makasih ya ngga. kalau gk ada kamu pasti aku sudah jadi gila mungkin. " ucap sinta sambil memeluk angga
Angga pun tersenyum sambil memendam rasa bersalahnya karna telah berbohong dengan sinta
Siang kini telah berganti malam sinta , angga dan para pegawainya pun pulang. sinta dan angga naik mobil dan yang lain naik motor. tapi tidak dengan dewi. dewi memilih berjalan sampai rumah. karna memang dewi tidak punya kendaraan
Sinta dan karyawan lain sudah menawari tumpangan kepadnya. tapi dia tetap tak mau.
Dewi pun berjalan dan hampir sampai di rumahnya. dari kejauhan rumahnya yang kecil itu sudah terlihat. setelah di dekati ternyata ada seseorang yang berdiri di depan rumah dewi.dia memakai pakainya bermotor dan memakai helm. semakin dekat.. dan semakin dekat.. ternyata itu adalah bass.
" Hai wi.. " ucap bass. sambil senyum jahat
dewi pun berlari menjauhi bass. tapi bass mengejarnya dan dewi pun tertangkap
" Kenapa kamu berfikiran seperti itu? aku juga sadar bahwa aku memang salah. dan aku juga berfikiran untuk meminta maaf langsung kepada sinta. " ucap bass
" jika kamu merasa bersalah sama sinta seharusnya kamu masuk di penjara.tapi kenyataannya kamu menggunakan kekuasaan kedua orang tua kamu untuk terbebas dari hukuman kamu. " ucap dewi
" Aku bukannya sengaja.. tapi memang kedua orang tuaku yang gk mau anaknya masuk penjara. " ucap bass
" Terserah apa katamu. aku mau masuk.. minggir.. " ucap dewi sambil mendorong bass ke pinggir
dewi pun masuk ke rumah. dan bass langsung pergi dari situ.dewi yang agak ketakutan melihat bass. dia pun hanya berdiam diri di ruang tamu yang kosong itu. sambil mengingat kejadian waktu itu.
keesokan harinya.
" Mah.. kita main ke taman yuk. " ucap dita.
" Ayok, tapi jangan lama2 ya. kasian nenek sama kakek dita nanti kewalahan melayani para pengunjung yang banyak ini." ucap sinta
" Oke mamah.. " ucap dita
" pak,bu.. sinta sama dita pergi ke taman dulu ya, dita agak bosen katanya. " ucap sinta
__ADS_1
" Ohh.. iya.. hati2 ya sayang.. " ucap bu sen
" Iya nenek .. iya kakek.. " ucap dita
sinta dan dita berjalann menuju taman sambil bernyanyi dan bercanda tawa. mereka berdua sangatlah behagia.
sinta dan dita bermain main di taman. sambil membili jajanan pedagang kaki lima.
setelah angak lama mereka main. mereka pun duduk di kursi taman.
" Dita sayang.. kita pulang yuk, langitnya agak mendung dan kayaknya mau hujan." ucap sinta
" Nanti ajah mamah.. dita masih pengen mainan.. disini enak.. " ucap dita
mereka pun masih tetap bermain. hingga langit yang di penuhi oleh awan mendungpun mengeluarkan air. dan hujan turum
" Ayo dita kita lari " ucap sinta
sinta dan dita pun lari sampai ke resto. mereka berdua basah kuyup
" Kalian kok hujan2 gimana? nanti kalo cucu nenek yang cantik ini demam giman? ucap bu sen sambil menghampiri dita yang basah kuyup.
bu sen pun menggelitiki dita.. dan dita tertawa tawa. bu sen membawa dita ke kamar mandi untuk mandi dan ganti baju. sedangkan sinta mengurus dirinya sendiri
tak berselang lama resto kembali ramai. Sinta dan yang lain mulai sibuk. dita yang sedang di kamar hanya mainan sendiri tanpa ada yang menemani
ketika dita mau mengambil mainan yang berada di atas meja yang agak tinggi. dita menyeret kursi untuk mengambilnya. tapi karna dita masih agak jauh dan tanganya tidak sampai. dita pun terjatuh dan tak ada yang tau.
hingg jam resto akan tutup sinta pun baru sadar bahwa dari tadi dia tak melihAt dita kesana kesini.sinta pun langsung mengecek dita di kamar.
" Dita.. " teriak sinta. sampai tetdengar orang2 yang berada di depan.
" Sinta kenapa bu? " ucap pak aldi
" gk tau pak, gak biasanya dia marahin dita sampai berteriak seperti itu " ucap bu sen
" Pak bu.. dita jatuh gk ada yang tau dan badannya panas banget gimana ini pak? " ucap sinta sambil menangis dan menggendong dita yang masih pingsan
" Kalo begitu biar ibumu yang nganter kamu dan dita. bapak mau nutup resto dulu baru nanti nyusul kalian. " ucap pak aldi
merka pun bergegas menuju taxi online yang sudah pak aldi pesan. dan langsung menuju rumah sakit terdekat
__ADS_1