Mencintai Sahabat Lamaku

Mencintai Sahabat Lamaku
episode 32


__ADS_3

" ini bu sendy sin, ibunya angga " ucap bu sen


" aku dita mamah.. " ucap dita


" aku tidak mengenal kalian semua " ucap sinta


mereka terkejut mendengar jawaban dari sinta bahawa sinta tak mengenali orang2 yang selama ini jadi keluarganya


" Sayang.. apa kamu ingat aku? " ucap angga


" kamuu.... lumayan ganteng " ucap sinta


" iya aku tau itu maksd aku nama ku? " ucap angga


" mAna aku tau kenalan aja belum, sudah tau namanya gimanA? " ucap sinta


" permisi pak sepertinya terjadi sesuatu pada otaknya pasien, kami izin untuk memeriksa keadaan pesien terlebih dulu agar mengetahui apa masalahnya.. permisi ya pak " ucap perawat


" iya sus.. " jawab bu sen


" mamah kenapa nek? kok mamah gk tau namaku? " ucap dita


" gkpp sayang, mamahmu hanya butuh istirahat dulu. karna kepalanya masih sakit. " ucap angga


setelah pemeriksaan sinta sudah selesai. sinta pun di bawa keluar ruangan


" bagaimana dok? apa sinta baik2 saja? " ucap bu sen


" soal kesehatannya sih baik semuanya. tapi.. pasien mengalami Amnesia yang di akibatkan oleh kecelakaan sebelum koma. " ucap dokter


" Jadi bagaimana dokter " ucap angga


" cukup ajari dan ingatkan aktifitas pasien dulu sebelum koma dan di bawa ke tempat wisata yang sering di kunjungi pasien " ucap dokter


" baik dok.. kalo begitu sinta boleh pulang dok? " ucap angga


" boleh, tolang di jaga baik2 ya." ucap dokter


" baik dok " ucap angga


mereka pun pulang ke rumah bersama sinta. sesampainya disana mereka langsung beristirahat. dita akan tidur bersama ayah dan ibu angga karna sinta masih belum mengingat dita anaknya. dimas pun berniat menemani sinta tidur di kamar sinta.


" Dimana kamarku? " ucap sinta


" ini kamar mu. " ucap angga


" kenapa kamu ikut masuk? katamu ini kamarku.. kamu tidur di kamarmu sendiri sana." ucap sinta sambil mendorong angga dari ranjangnya


" Sinta... " ucap angga


" pergi.. " ucap sinta.

__ADS_1


angga pun terpaksa pergi dari kamar sinta dan tidur di kamarnya sendiri


Di restoran tempat pertemuan


"Hallo pak adi.. apa kabar pak? " ucap pak rico rekan kerja pak adi


" halo juga pak rico. saya jelas tambah baiklah. ini kenalkan.. ini istri saya " ucap pak adi memperkenalkan istrinya


" halo.. saya Sarah Septian " ucap bu sarah


" dan ini anak pertama saya " ucap pak adi


" saya Delon Adi Wibowo. " ucap delon


"ohh.. anak anda sudah besar ya.. kenalkan pak, ini anak saya bella.. " ucap pak rico


" halo.. nama saya Isabella " ucap bella. ketika sudah selesai berkenalan mereka pun duduk dan memesan makanan. setelah memesan mereka berbincang bincang masalah pekerjaan.


" mah, pak rico kok gak bawa istinya kenapa ya mah?" bisik delon


" pak rico itu duda, alias gk punya istri " ucap bu sen. delon pun mengangguk


" Bella kerja apa masih sekolah ya pak rico? " ucap bu sen


" saya sudah bekerja om tante.. sebagai jaksa di kantor kejaksaan agung negeri. dan saya sudah bekerja di sana selama 3 tahun terakhir. " ucap bella


" wahhh.. hebat ya nak bila pah. " ucap bu sen


" kalo kak delon kerja apa? " tanya bella ke delon. delon hanya diam


" Delon bekerja sebagai direktur di RS Adi Wibowo di cabang kota X. dia sudah bekerja selama 3 tahun terakhir sebelumnya bekerja di RS Adi Wibowo di kota ini dan memulainya dari 0. delon pinter dalam segala hal. bisa karate tekwondo.... " belum selesai bu sen menjelaskan tiba2 di putus oleh bella


" Kita jalan2 yuk " ucap bella yang berdiri dari kursi makannya lalu memegang tangan delon dan pergi dari restoran itu


" kalian mau kemana? " ucap pak rico


" udah biarin aja anak2 kita pak rico, namanya juga anak muda jaman now. ya begitu deh kelakuannya " ucap bu sen


mereka bertiga pun melanjutkan pembicaraan mereka masalah pekerjaan dan lain sebagainya. bella masih bergandengan denga delon. ia mengajak delon pergi ke suatu tempat yang indah dan berhenti di jembatan


" Dimana ini? " ucap delon


" Di bumi " ucap bella


" ya aku ngerti. maksud aku ini tempat apaan? " ucap delon


" kamu gak liat kalo ada banyak wisatawan disini apa? karna ini memang tempat pariwisata. gitu aja gk tau, katanya pinter tapi ternyata cuma gini aja gk tau.. anak kecil aja tau kalau ini tempat wisata. " ucap bella


cewek ini nyebelin banget sih.. cantik2 mulutnya kaya radio.


" terus ngapain kamu ngajakin aku kesini? " ucap delon

__ADS_1


" gkpp cuma buat temen jalan2 aja. " ucap bella


" emangnya kamu gak punya temen?" ucap delon


" sudah gk usah banyak omong, cukup nikmati indahnya angin malam ini.. " ucap bella sambil menutup matanya dan menikmati angin malam di jembatan itu.


delon pun mengikuti bella dan menutup matanya.


Di rumah Angga


malam telah berganti pagi sinta bangun lebih dulu dari yang laen. sinta memulai pagi membersih seluruh rumah dan menyiapkan makanan untuk penghuni rumah


ketika sudah jam 06.30 semua orang telah bangun dan keluar dari kamar masing2. mereka semua pun kaget karna melihat seluruh rumah yang telah bersih dan di ruang makan sudah tersedia banyak makanan


" pak bu.. yang menyiapkan ini semua siapa? " ucap angga sambil melihat kedua orang tuanya yang juga baru bangun tidur


" sepertinya mamah yang menyiapkan semuanya.. " ucap dita


mereka pun mencari cari sinta yang ternyata ada di tempat cucian baju


" selamat pagi semua.. " ucap sinta


" pagi " jawab mereka serempak


" apa yang kamu lakukan di sini? " ucap angga


" apa kamu gak liat, kalau aku lagi jemur pakaian? " ucap sinta


" maksud aku kenapa kamu melakukan semua ini? " ucap angga


" ooo... maksud kamu bersih2 rumah dan nyiapin makanan. gk tau, tiba2 aja aku pengen melakukan itu semua." ucap sinta


" mungkin sudah kebiasaan aku dari dulu? dan kamu anak kecil, siapa nama kamu? " ucap sinta


" dita " ucap dita


" ayo kamu ikut aku, kita mandi bareng.. " ucap sinta sambil menggandeng tangan dita dan membawanya ke kamar mandi


" angga, apa sinta benar2 amnesia?" ucap bu sen


" sepertinya ingatannya sudah mulai pulih bu.. " ucap angga


" ya semoga sinta cepat mengingat semuanya, agar kita bisa menjadi keluarga yang utuh seperti dulu lagi." ucap pak adi


hari ini adalah hari pertama dita masuk sekolah. jadi sinta memakaikannya seragam sekolah.


seluruh penghuni rumah pun siap melakukan aktifitas. angga dan sinta mengantar dita ke sekolah. sedangkan kedua orang tua angga pergi ke resto.


di perjalanan sinta dan dita sangatlah akrab meskipun sinta belum mengingat bahwa dita anaknya tapi pemandangan itu sudah seperti ikatan ibu dan anak yang bahagia. angga yang melihat mereka dari kaca sepion pun ikut bahagia


Di penginapan hotel

__ADS_1


Dimas dan angga bersiap siap untuk mendatangi acara yang tertera di jadwal dimas


__ADS_2