Mencintai Sahabat Lamaku

Mencintai Sahabat Lamaku
episode 8


__ADS_3

" mereka semua pada pergi termasuk pelayan2 dan bodyguard. " ucap dimas sambil melepaskan sinta


Haduh kenapa tadi gue nutup mata.. kenapa pikiran gue jorok banget sich. sadrlah sin.. sadar.. di bukan lagi teman kamu tapi majikan kamu.


" Ini kamar lo " ucap dimas


" Oke.. terima kasih tuan muda atas bantuanya. " ucap sinta sambil tersenyum


Ketika sinta mulai memberesi barang2nya dia baru sadar kalau dari tadi dimas melihatinya terus sambil duduk di kasur sinta. Sinta pun mulai grogi lagi


" mmmm... permisi tuan muda.. tuan muda kenapa masih disini.. ini kan kamar pelayan dan di sini juga gk ada orang sama sekali.jadi kita gak boleh berduaan seperti ini tuan " ucap sinta


Dimas pun tak berkutik dan tetap duduk sambil melihat gerak gerik sinta. Sinta pun mulai kepanasan


" Permisi tuan muda, saya mau izin ke kamar mandi. kamar mandinya ada si mana ya? " tanya sinta


Dimas pun mengarahkan telunjuknya ke kamar mandi tanpa bicara sepatah kata pun.sinta pun langsung menuju kamar mandi


kenapa dia malah nemenin gue dan gak pergi2 ya gue kan juga punya jantung dan jantung gue juga masih normal kalo dekat sama cowok ganteng kayak mau copot rasanya


sinta mengintip dimas dari pintu kamar mandi yang di buka sedikit,dan ternyata dimas masih di kamar sinta


haduh gimana ini ya.. aaa.. gue minta di ajak keliling rumah ajah


Sinta pun keluar dari kamar mandi dan menghampiri dimas


"Emmm.. tuan muda.. " ucap sinta


" Apa? kamu butuh sesuatu? " tanya dimas


" Bukan gitu tuan,saya boleh di ajak keliling rumah ini gak, biar saya tau ini tempat apa? itu tempat apa? " ucap sinta


Dimas pun langsung menarik tangan sinta, dan membawanya keliling dan menunjukkan ini tempat apa dan itu tempat apa.di dalam rumah itu juga ada kolam renangnya,ketika sinta melihat kolam renang itu dia pun main2 di pinggir kolam. sinta duduk di pinggiran kolam renang di ikuti oleh dimas mereka pun saling menyipratkan air tapi tiba2 saat dimas berdiri dia terpeleset dan jatuh ke kolam


" Tuan... tuan muda?? " panggil sinta. sinta pun dengan cekatan langsung menyelamatkan dimas dan membawanya ke pinggir kolam,sinta pun langsung memberi pertolongan pertama dan mulai menekan dada beberapa kali juga tidak lupa memberikan CPR


Dimas mulai sedikit sadar tapi sinta tak tau dan langsung mencium dimas lagi dimas pun kaget.

__ADS_1


Sinta yang melihat dimas sudah sadar pun lega, dimas langsung pergi meninggalkan sinta menuju kamarnya


" Ehhh.. tuan.. " panggil sinta


udah di tolongin bukannya bilang makasih kek malah langsung pergi gitu aja.. memang hati es


dimas langsung masuk ke kamar dan menutup pintu


kenapa juntung gue seperti ini.. hey.. jantung jangan keceng2 berdetakmu nanti kalau sinta dengar bagaimana?


Dimas pun tersenyum.. sambil memegangi bibirnya yang sexy dan membayangkan momen tadi terus menerus.sinta menuju kamar dan mengganti baju, sinta yang sudah merasa lapar ia mencari makanan di dapur karna hanya ada sayuran sinta memutuskan untuk memasak. Dimas juga merasa lapar dan menuju ke dapur.


" Lo ngapain? " tanya dimas


" Lagi memasak tuan muda, tuan muda sendiri mau ngapain kesini? " tanya sinta balik


" Tuan muda laper? " ucap sinta. dimas pun mengganguk


" Tuan mau dimasakin apa? " tanya sinta


" Lo masak apa? " ucap dimas


setelah 1 jam memasak sinta pun sudah selesai, lalu menyajikannya ke meja makan. Sinta pun menggambilkan nasi dan lauk


" Ini tuan muda.. " ucap sinta. sinta juga mengambil lauk pauk secukupnya dan akan membawanya ke ruang makan khusus pelayan dan pegawai lainnya yang bekerja di situ.Dimas yang melihatnya pun bertanya


" Mau kemana? " tanya dimas


" Mau makan di sana tuan " ucap sinta


Dimas pun langsung berdiri dari tempat duduknya dan menarik tangan sinta lalu di dudukkan si kursi yang ada di sampingnya.


" Memangnya gak apa2 tuan " ucap sinta


" Kalo lo lagi makan jangan sambil bicara, fokuslah dengan makanan lo " ucap dimas agak kesal


" Maaf.. tuan. " sinta agak sedih

__ADS_1


dimas merasa agak bersalah pada sinta karna ucapannya yang agak keras.


" Maaf.. gue gk bermaksud bentak lu.. " ucap dimas. sinta pun kaget karna selama ini sinta gk pernah dengar dimas bilang maaf.


tumben2nan nih anak bilang maaf?


sinta pun hanya menganggukkan kepalanya sambil makan.karna sinta di suruh focus pada makan maka dia tak membalas dimas.mereka pun selesai makan dan sinta pun membersihkan dapur dan ruang makan lalu mencuci piring. Dimas lagi2 mengawasi sinta tapi sinta tak tau ketika sinta sudah menyelesaikan pekerjaannya dia kembali di kejutkan dengan keberadaan dimas yang sudah ada di belakangnya sinta pun memalingkan wajahnya tiba2..


" Maksih atas makanannya sin, maksih juga elo dah mau nemenin gue disini " ucap dimas sambil memeluk sinta.


sinta hanya terdiam sampai dimas melepaskan pelukannya sinta langsung pergi ke kamarnya sambi memegangi pipinya yang merah. dimas tersenyum melihat tingkah sinta yang menggemaskan.


ketika sinta masuk ke kamar sinta langsung menutup pintunya


sebenernya jantung gue kenapa sih? rasanya kayak mau copot kalo lagi sama dimas.. auc achhh...


hari sudah mulai gelap, sinta mau keluar kamar tapi tak berani dan tiba2 perut sinta pun berbunyi karna memang sudah jam 21.00 dimas pun juga mulai lapar ia turun menuju dapur mencari sinta tapi sinta ternyata masih di kamar. Dimas berinisiatif tuk order makanan.


beberapa menit kemudian pesanan dimas telah sampai.dimas juga memesan untuk sinta, dimas mengetuk pintu kamar sinta tuk mengajaknya makan


" Tokk.. tokk. tokk. Sin? " ucap dimas


" Iya.. tuan "ucap sinta sambil membuka pintu


dimas langsung menarik tangannya sinta dan menyuruhnya cuci tangan sinta pun agak heran. dimas juga cuci tangan lalu dimas menyiapkan makanan yang dia order tadi


" Biar saya saja tuan " ucap sinta tapi tak digubris oleh dimas


" Duduk.. makan ini " ucap dimas. sinta pun duduk dan memakan makanan itu.


" Lo.. " ucap dimas agak ragu


" Saya kenapa tuan " tanya sinta


" Kalo di rumah gak ada orang tua gue dan kakak gue panggil gue dimas.. gue gak mau ada batasan sama lo " ucap dimas


sinta pun menuruti perintah dimas dan mengangguk. mereka sudah selesai makan dimas pun kembali ke kamar dan belajar sinta yang masih kenyang dan belum mengantukpun berinisiatif tuk main basket karna di halaman belakang ada lapangan basket karna sinta kebetulan tadi membawa bola basketnya dari rumah.

__ADS_1


sinta bermain sampe larut tanpa ia sadari sudah jam 01.00 malam. tiba2 saja sinta mendengar suara pintu gerbang yang terbuka dan juga suara mesin mobil yang menyala. sinta pun mengecek asal suara itu.


__ADS_2