Mencintai Sahabat Lamaku

Mencintai Sahabat Lamaku
episode 28


__ADS_3

Dimas pun langsung masuk ke dalam RS bersama para dokter berderajat tinggi di RS, lalu memasuki ruang pertemuan. dimas pun mulai memperkenalkan diri dan memberi sedikit pengalamannya di AS.


Setelah sekitar 2 jam pertemuan. Akhirnya acara pun selesai. Dimas baru akan pergi dengan asistennya tapi lagi2 dia di panggil papahnya.


" Dimas.. kesini.. " teriak ayah dimas dari kejauhan


Dimas dan asistennya pun menghampiri papahnya dimas. pak adi melanjutkan perkenalan dimas kepada rekan2nya dari berbagai RS lain.


" Pah, mau sampai kapan papah selesai memperkenalkan dimas dengan rekan papah? " ucap dimas berbisik di dekat telinga pak adi


" Kamu gk usah banyak omong. cukup nurut sama papah " ucap pak adi.


Dimas pun patuh pada pak adi. dan dimas di ajak kesana kesini dengan pak adi dan rekan kerjanya.


Di ruang kamar sinta


Dita dan angga sedang bermain main di depan kamar sinta. petak umpet tebak2an dan lain2. sampai akhirnya dita pun mulai bosen dan mengajak angga untuk bermain di taman. dan angga pun menuruti ajakan dita dan meninggalkan sinta sendiri lagi


Di restoran pak adi


pak aldi dan bu sendy masih melayani para pelanggan yang begitu banyaknya di bantu oleh para karyawannya.


" Dewi.. " panggilan dari bu sen


" iya bu.. " jawab dewi


" antar pesanan ini ke cafe sebelah " ucap bu sen


" lagi bu? dan pesanan yang di pesan juga sama tiap harinya? " ucap dewi heran


" biarin deh dia mau pesan apa, yang penting kita dapat uangnya.. hehe.." ucap bu sen


Sebenenya kenapa sih tu orang. gk ada bosen2nya beli ayam goreng 1 ekor terus.. tapi gkpp sih aku bisa mencuci mataku tiap hari dengan melihat ketampanannya yang luar biasa itu.. hihi..


Dewi pun masuk ke cafe yang sepi pengunjung itu.. dan memberikan pesanannya. karna penasaran dewi memberanikan diri untuk bertanya.


" permisi tuan, kalo saya boleh tanya kenapa sih anda selalu memesan 1 ekor ayam goreng tiap harinya? anda gk bosen apa? kucing aja bosen di kasih makan ayam tiap hari, apa lagi orang?.. " ucap dewi


" Aku mau pesan apapun, itu bukanlah urusan kamu. yang terpenting aku mebayar ayam ini kan? " ucap David sambil memberikan uang pada dewi


" Iya juga sih.. auch ach.. ya udah saya pergi dulu ya.. " ucap dewi

__ADS_1


David pun hanya cuek. ketika dewi sudah beranjak pergi, David mulai berjalan menuju taman sambil membawa ayam 1 ekor tadi.


Ketika david sampai di taman. dia langsung di hampiri banyak sekali kucing lalu ia beri makan ayam yang di campur dengan nasi. para kucing pun makan dengan lahapnya.


Selesai memberi makan kucing, david pun cuci tangan di wastafel dekat taman dan langsung pulang.


Acara pertemuan Dimas dengan para rekan ayahnya pun telah usai. Dimas berpamitan pulang


" Pah, kalo gitu dimas pergi dulu ya pah? " ucap dimas


" Ehhhh.... tunggu.. " ucap pak adi


" Ada apa lagi sich pah? " ucap dimas


" Kamu habis ini dateng ke tempat ini..." ucap pak adi sambil memberikan sepucuk surat


" Kenapa lagi ini pah? " ucap dimas


" pokoknya datang saja.. gk usah banyak nanya.. " ucap pak adi


dimas pun hanya menghela nafasnya dan bergegas pergi ketempat tujuannya itu. di perjalanan dimas sebenarnya melewti jalanan yang dulu sering ia datengin bersama dengan sinta


kenangan indah pun mulai teringat kembali


Reza pun agak heran dengan tingkah bosnya. tapi tak berani menanyakannya dan hanya meliriknya saja.


kenapa dengan tuan? apakah tuan migaran?atau telinganya kemasukan sesuatu? ku coba tanyakan sajalah.


Belum.sempat reza menanyakan ada apa dengan dimas. dimas sudah melirik reza dengan tatapan yang tajam.


" Kenapa kamu lihat2? mau aku colok mata kamu? " ucap dimas


" Tidak tuan " ucap reza


" kalo tidak mau. kamu cukup nyetir aja, gk usah lirik2. " ucap dimas


dimas dan reza sampai di tempat pertemuan itu yaitu di sebuah cafe. mereka berdua pun turun dan mazlsuk ke dalam. dia pun mencari cari orang yang kira2 rekan ayahnya tapi tidak ketemu


ketika dimas dan reza sedang sibuk mencari. tiba2 ada yang memanggil dimas dari kejauhan. ternyata itu adalah kak delon dan nyonya sarah


" Dimas... " teriak kak delon sambil melambaikan tangannya bersama ibunya.

__ADS_1


ternyata yang rekan papah itu mamah dan kak delon.. haha.. aku kira siapa lagi..


" Hey.. kamu apa kabar adekku sayang? selama di AS kamu gk pernah hubungi kami. " ucap delon sambil memegang pundak dimas


" Iya dimas.. kamu bagaimana? apa kamu sehat? " ucap bu sarah sambil memegangi tangan dimas tapi lengsung di hempaskan oleh dimas


" udah.. lepasin aku kak. dimas baik2 saja disana, dan yang terpenting bisa ketemu banyak cewek2 yang sexi. "ucap dimas sambil tertawa kecil.


" Waahhh mah, dimas sekarang sudah jadi dewasa mah. dan bentar lagi pasti akan menikah. iyakan dim?" ucap delon


" Terserah kakak sajalah. aku mau pergi dulu. ada urusan yang lebih penting dari pada bertemu dengan kakak. " ucap dimas. simas pun beranjak pergi dari cafe


" yahyah, tuh anak sifatnya yang suka keluyuran itu sama sekali gk berubah ya mah? " ucap delon


" Biarin saja adekmu, dan cepat bawa pacar kamu di hadapan mamah dan segeralah menikah. " ucap bu sar sambil menepuk pundak delon lalu pergi


Dimas dan reza masuk ke mobil


" Za.. kita langsung ke sana saja.. " ucap dimas


" kemana tuan? ke resto pak aldi?" ucap reza


" Ya iyalah.. " ucap dimas agak galak


reza pun melajukan mobilnya agak cepat dan tak lama mereka sampai di depan resto pak aldi. karna resto pak aldi banyak cabangnya, dimas pun ternyatan salah resto


" Maaf pak, ini memang restoran pak aldi tapi pak aldinya gak ada di resto ini adanya di restoran pusatnya . kalau disini hanya cabangnya saja. " ucap karyawan disana


" kalau begitu bisa kasih alamatnya?" ucap reza


" ohhh.. bisa.. ini alamatnya tertera di brosur sebelah kiri bagian bawah." ucap karyawan


" Terima kasih.. " ucap reza


" sama2 " ucap keryawan


Dimas menunggu asistenya di dalam mobil karna dimas agak sibuk mengurus jawal kegiatan hariannya selama di indonesia. setelah asistennya masuk. baru lah ke focusannya berpindah


" Bagaimana za? apakah pak aldi ada? " ucap dimas


" maaf tuan, kata karyawan disana pak aldi ada di resto cabang pusat yang.. dan ini alamatnya. " ucap reza

__ADS_1


" Lupakan, mulai sekarang kita akan sibuk dengan semua jadwal ini. " ucap dimas sambil memberikan laptop yang berisikan jadwal2 dimas


__ADS_2