Mencintai Sahabat Lamaku

Mencintai Sahabat Lamaku
episode 22


__ADS_3

" Jika kamu belum siap menjalin hubungan denganku tidak apa2 aku akan selalu menunggumu. " ucap angga


" Makasih ya " ucap sinta sambil memberi pelukan kepada angga


" Kalo gitu kita pulang aja yuk. aku cape banget.. " ucap sinta


" Oke.. tapi kamu jangan lama2 ya mikirnya.. " ucap angga sambil berjalan bersama sinta menuju taxi. sinta pun menganggukkan kepalanya


Sinta dan angga telah sampai di rumah mereka pun akan berpisah menuju kamar masing2. ketika sinta akan masuk kamar, sinta di halau oleh angga


" Sin, aku boleh tidur di kamar kamu gk? " ucap angga


"silahkan " ucap sinta. angga pun masuk ke kamar sinta tapi sinta pergi


" Lho... kamu mau kemana? " ucap angga


" Aku mau tidur di kamar kamu " ucap sinta


" Lho.. kenapa?" ucap angga


" Katanya kamu mau tidur di kamarku, jadi aku yang tidur di kamar kamu. udah ach aku ngantuk.. sana kamu juga cepat2 tidur.. " ucap sinta sambil mendorong angga masuk dan menutup pintu kamar


Angga pun terpaksa menurut pada sinta dan tidur di kamar sinta. angga melihat foto2 kebersamaan dita dengan ayah ibu angga dan sinta juga angga.


angga juga melihat ada laci yang sedikit terbuka, dia pun menariknya dan melihat isinya. AnggA kaget saat melihat isi laci tersebut.karna angga melihat foto album kecil yang berisi fota saat mereka masih SMA dulu


" Inikan Album foto, kok kecil banget? " ucap angga.


Angga pun melihat lihat isi album tersebut sambil ketawa tawa. Angga juga melihat ada foto sinta waktu masih duduk di bangku Kelas 1 SMA dan karna sinta hamil dia memutuskan untuk putus sekolah.


Angga juga melihat foto sinta bersama dewi dan bass. angga juga melihat ada foto sinta dan dimas berciuman. angga pun langsung melewatinya


" Kenapa sinta masih menyimpan fotonya dengan dimas? apa dia belum bisa move on dari dimas? " ucap angga


Angga pun menutup album tersebut lalu tiduran sambil membayangkan dia menjadi suami sinta. tak lama angga pun tertidur.


pagi telah tiba, Sinta dan para penghuni rumah memulai aktifitas mereka masing2. Ibu angga yang penasaran dengan lamaran angga semalam ia pun mendekati angga


" Ngga.. gimana dengan lamaran kamu semalam? " ucap bu sen

__ADS_1


" Dia minta kasih waktu buat mikir.. " ucap angga. lalu angga mengambil remot TV dan menyalakannya sambil duduk di sofa.


angga melihat acara berita pagi. dan melihat bahwa dewi teman sinta sudah di bebaskan karna dia di penjara 2 tahun.


" Itu bukannya dewi ya? " tanya sinta


angga pun langsung mematikan TV nya


" kenapa dimatiin? " ucap sinta sambil merebut remot TV tersebut.


Sinta yang melihat dewi telah keluar dari penjara pun berpikiran untuk menjenguknya di rumah dewi.


" ngga, nanti kamu mau nemenin aku menemui dewi gak? " ucap sinta


" Kenapa kamu ingin menjenguknya? apa kamu gak ingat apa yang ia lakukan terhadap kamu? " ucap angga


" Aku dah maafin dia dan bass.. sudahlah.. kalau kamu gk mau nganterin juga gk apa2. aku bisa pergi sendiri. " ucap angga


" bukan gitu sayang.. oke deh, kalau begitu aku mau nganterin kamu. tapi kapan kamu akan menjenguknya? " ucap angga


" Ya sekarang ." ucap sinta


mereka berdua pun bersiap siap untuk pergi ke rumah dewi dengan mengajak dita juga


" Pak bu, kita pergi dulu ya " ucap angga


mereka bertiga pun naik taxi menuju rumah dewi. setelah menempuh perjalanan sekitar 1 jam mereka pun sampai di depan rumah dewi dan turun dari taxi.


" Pak sopir, tunggu disini dulu ya " ucap angga


" baik pak " ucap sopir taxi


" Apa kamu beneran gk apa2 say ? " ucap angga


" Kalau aku masih dendam sama dia ngapain aku disini? " ucap sinta


mereka bertiga pun mengetok pintu rumah yang terbuat dari kayu tersebut. setelah beberapa kali mengetuk pintu pun terbuka


" Hallo dew " sapa sinta tapi tiba2 dewi menutup pintunya kembali.

__ADS_1


" Dewi, aku kesini bukan untuk balas dendam sama kamu. aku kesini hanya ingin melihat keadaan sahabat lamaku. " ucap sinta


" Dew... please bukain pintunya, aku bener2 sudah maafin kamu. dan aku masih menganggapmu sebagai temanku.. dew.. dewi... " ucap sinta


" maafin aku sin. aku terlalu malu untuk bertemu denganmu. aku belum siap menjelaskan semuanya sama kamu.. I'm sorry.. " ucap dewi di dalam hati


" Udah sayang.. mungkin dewi belum siap bertemu dengan kamu.. besok kita coba kesini lagi " ucap angga


mereka bertiga pun pulang dengan tangan hampa.setiap harinya angga dan sinta pergi ke rumah dewi dan hasilnya tetap sama. setelah dua minggu lebih merekam mencoba mengunjungi dewi, akhirnya sinta memutuskan untuk berhenti. karena sinta berfikir mungkin dewi masih membencinya karena gara2 sinta dewi masuk penjara dan ayahnya meninggal gara2 syock mendengar anaknya di penjara.


beberapa hari setelah sinta tak mampir ke rumah dewi. dewi pun menghampiri sinta di restoran angga.


" Dewi.. akhirnya kita bertemu juga." ucap sinta sambil berlari menuju dewi dan langsung memeluknya


" Aku kangen banget sama kamu dew? gimana keadaan kamu? apa kamu sehat? apa kamu dah makan? kalau belum aku siapin makanan untukmu.. tunggu dulu ya. " ucap sinta. dewi yang mau melarang sinta untuk menyiapkan apa2 pun tidak jadi karna sinta sudah pergi untuk menyiapkan makan


" Tante temannya mamah ya? tante cantik banget.. dita boleh gak peluk tante? " ucap dita. sebelum dewi menjawab dita pun langsung memeluk kaki dewi. dewi pun agak kaget dengan tingkah dita


" Makanan sudah siap, dita kamu kok main peluk2 tante kamu? memangnya dita sudah tau siapa nama tante itu? " ucap sinta


" Tante namanya siapa? " ucap dita


" Dewi " ucap dewi


"Mah, Dita tau namanya tente ini.. namanya tante dewi. " ucap dita sambil tersenyum


sinta dan para pegawai yang mendengarnya pun tertawa dan dewi hanya tersenyum kecil.


" Ayo dew, kamu harus makan dulu. kamu pasti lapar? " ucap sinta. sinta tau bahwa dewi pasti belum makan karna dewi pasti tidak punya uang karna semua properti di rumah dewi telah di jual untuk membayar denda.


" Iya tante, masakan mamah aku sangatlah enak bangett. bisa bikin tente pengen nambah lagi dan lagi. " ucap dita sambil menarik tangan dewi


dewi pun duduk di depan sinta dan dita. awalnya dewi agak ragu2 memakannya tapi karna memang dia sangat kelaparan dewi punlangsung memakannya dengan lahap. tidak ada 5 menit dewi sudah menghabiskan makanan tersebut


" kamu mau aku buatin lagi? " ucap sinta


"jangan. " ucap dewi.


setelah menghabiskan makanannya dewi mendekati sinta dan sujud di hadapannya.

__ADS_1


" Maafin aku sin. aku sangatlah menyesali perbuatanku waktu itu.aku memang telah membuat kesalahan besar sama kamu. di dalam penjara aku hanya terpikir kamu pasti sangat trauma dengan kejadian itu. dan betapa bencinya kamu ke pada ku. aku gak pantas untuk tetap jadi sahabatmu. dan bahkan aku tak pantas untuk hidup. " ucap dewi


__ADS_2