Mendadak Menikah Muda

Mendadak Menikah Muda
Bab 28


__ADS_3

Setelah beberapa hari Alana izin tidak masuk sekolah, hari ini ia sudah mulai kembali sekolah. Ia merasa cukup senang karena akhirnya ia bisa kembali keluar dari rumah setelah selama seminggu ia istirahat di rumah. Alana juga merasa sedih karena di sekolah ia tidak mempunyai teman lagi, akan tetapi Alana tetap bersyukur menikmati hari-harinya ini.


"Kenapa Lo senyum-senyum?" Tanya seseorang.


Alana yang sedang memejamkan matanya sambil tersenyum pun langsung membuka matanya. Kini dihadapannya tengah berdiri seorang cowok yang ternyata adalah siswa baru yang memergoki dirinya waktu itu yang sedang menangis. Seketika senyum Alana luntur,


"nggak kenapa-kenapa." Balas Alana.


"Waktu itu pertemuan pertama kita Lo lagi nangis-nangis, terus sekarang dipertemuan kedua Lo malah lagi senyum-senyum. Lo sehat kan?" Tanya Jack sambil duduk di sebelah Alana. Alana yang merasa tidak nyaman pun menggeser duduknya menjadi di ujung bangku.


"Gue sehat," balas Alana singkat.


"Lo nggak pergi ke kantin atau kumpul gitu sama teman-teman Lo gitu?" Tanya Jack yang membuat Alana memutarkan bola matanya jengah, karena menurutnya laki-laki ini terlalu banyak berbasa-basi.


"Nggak"


"Kalau boleh tau Lo udah putus ya sama Satria?" Tanya Jack lagi yang membuat Alana melirik cowok tersebut sebentar.


'sumpah ya nih cowok siapa sih? Kepo banget jadi orang, siapa sih dia.' batin Alana melirik sebentar ke arah Jack.


"Lo anak Regalius?" Tanya Alana saat tak sengaja melihat kalung yang sebagai tanda anak Regalius.


" Iya, tapi bukan anggota terkenal sih." Jack mengangguk sambil menunjuk ke arah kalung yang ia pakai.


" Gue mau nunjukin sesuatu yang menarik buat Lo nih," ucap Jack seraya mengeluarkan ponsel yang berada disaku celana nya dan menunjukkan sebuah foto pada Alana.


"Nih coba lu liat deh, ini kan pacar sama sahabat Lo kan? Kok kayak keliatan mesra banget ya." Ucap Jack menunjukkan foto yang ternyata foto pernikahan Zaskia dan Satria.

__ADS_1


Alana yang melihat itu hanya tersenyum miring, "Ohh…"


" Kok lo-?" Tanya Jack yang tidak menyangka akan respon Alana. Apalagi wajah Alana tidak menunjukkan keterkejutannya saat melihat foto itu. Jack berharap jangan sampai rencananya gagal, ia punya maksud kenapa memilih Alana. Karena ia tau Alana sangat punya kekuasaan yang sangat besar di Regalius.


"Kenapa?" Ucap Alana dingin.


"Lo udah tau semua ini?" Tanya Jack.


"Udah," jawab Alana lalu ia beranjak dari duduknya tapi dicegah oleh Jack.


"Kok Lo nggak sakit hati liat ini?" Tanya Jack yang tidak dijawab oleh Alana. Urusan sakit hati atau enggak itu bukan sama sekali urusan Jack.


"Gue rasa Lo sakit hati kan? Gue bakalan bantuin Lo buat balas dendam kalau misalnya Lo mau," ucap tawar Jack yang langsung membuat Alana tersenyum miring. Ia tidak pernah menyangka kalau ada seorang penghianat di geng yang dibuat oleh sang Abang.


"Gue nggak minat!" Ucap Alana ketus dan menghentakkan tangannya agar bisa terlepas dari cekalan Jack.


"Dasar penghianat," ucap Alana dengan penuh penekanan. Setelah itu Alana pergi meninggalkan Jack yang tengah terbengong. Sungguh kedatangan Jack membuat mood Alana jadi memburuk.


"Baru juga sehari gue izinin sekolah, tuh bocah udah buat masalah aja. Lagian siapa sih dia? Apa mungkin dia pacarnya Alana?" Tanya monolog Aldi, lalu ia melihat jam tangannya. Kemudian ia beranjak dari duduknya.


"Loh mau kemana Lo bos?" Tanya Leon saat melihat sang bos keluar dari ruangannya.


"Mau jemput istri, tolong Lo setirin gue." Ucap Aldi pada Leon. Leon pun mengangguk lalu ia ikut beranjak dari duduknya mengikuti langkah Aldi.


Leon memang sudah mengetahui kalau bosnya itu kini telah menikah, namun sampai sekarang ia belum pernah melihat wajah dari istri sang bos. Maka dari itu ia sangat bersemangat mengantarkan Aldi, sekalian juga ia ingin tau bagaimana istri dari tuan mudah Graham ini.


"Kita kemana ini bos?" Tanya Leon yang sudah duduk dibelakang kemudi.

__ADS_1


"Ke SMA Nusantara," jawab aldi disebelah Leon yang membuat Leon mengangguk dan mulai menjalankan mobilnya.


Di sepanjang perjalanan, pikiran Leon terus bertanya-tanya. Apakah Aldi menikahi salah satu guru di SMA Nusantara atau bagaimana. Masa iya bilang mau jemput istri tapi malah pergi kesekolah. Beberapa saat kemudian mereka berdua telah sampai di sekolahan milik Aldi.


" Lo tunggu disini," ucap Aldi kemudian ia turun dari mobil dan melihat sekolah yang cukup ramai karena ternyata sekarang udah jamnya pulang sekolah. Sebelum Aldi melangkah ia menggulung terlebih dahulu kemejanya sampai siku dan ternyata itu membuat semua pasang mata yang melihatnya menatap kagum kearah dirinya.


Aldi terus berjalan menyusuri lorong tanpa memperdulikan para murid, terutama para siswi yang tengah membicarakan dirinya terang-terangan. Kalian pasti pada tau kan apa yang mereka bicarakan? Ya apalagi kalau bukan ketampanan dan kegagahan seorang Jovaldi.


Setibanya Aldi dikelas nya Alana, ia masuk dan melihat sang istri yang tengah sibuk menulis sendirian di bangku paling belakang dan pojok itu.


"Pulang"


Alana yang tengah menulis pun mendongak lalu membulatkan matanya terkejut saat melihat sang suami yang berdiri di sampingnya.


"Loh om?" Tanya Alana linglung.


"Cepetan kamu bersenin, kita pulang sekarang!" Ucap Aldi dengan cepat merebut buku dari tangan Alana lalu memasukannya kedalam tas Alana yang ada di atas meja.


"Ngapain sih om kesini?" Tanya Alana panik sambil menengok ke kanan dan kekiri dan untungnya lagi kelasnya sudah sepi.


"Ikut saya cepetan," ucap Aldi lagi.


Alana dengan segera menutup tasnya dan membawanya dengan segera saat tangannya ditarik oleh Aldi.


Sepanjang koridor kelas, Alana dan Aldi menjadi pusat perhatian dari para murid-murid. Apalagi Aldi yang tengah menarik tangan Alana, banyak sekali komentar yang terlontar dari mulut mereka semua.


Sungguh Alana sangat geram sekali pada suaminya ini, lihatlah sekarang gayanya. Kenapa jadi dingin dan cool sekali? Padahal kalau bersama dirinya Aldi akan berbeda sekali.

__ADS_1


"Masuk!" Titah Aldi.


Alana dengan cepat masuk ke dalam mobil yang pintunya sudah dibukakan oleh Aldi, Aldi pun menyusul Alana masuk kedalam lalu menutup pintu mobil dengan keras.


__ADS_2