Mengejar Cinta Halalmu

Mengejar Cinta Halalmu
Cowok misterius


__ADS_3

Rara POV


Sudah beberapa hari ini aku merasa seperti ada yang mengikutiku.Aku berjalan cepat menuju parkiran.Memakai helm serta menghidupkan motor matic milikku.


Samar-samar ku lihat ada sebuah motor ninja mengikuti dari belakang.Jika dilihat dia adalah seorang laki-laki namun wajahnya pun samar terlihat karena ia memakai helm full face.


Aku berusaha menghindar tanpa pikir panjang akupun memilih belok ke sebuah rumah makan.Akupun segera turun dan berjalan cepat menuju belakang.


Ku lihat laki-laki itu turun dari motornya lalu melepas helm yang ia pakai.Aku tak tau pasti siapa dia dan dengan motif apa dia mengikutiku dari kemarin.


"Dimana ya tuh cewek?perasaan tadi belok ke sini deh."ujar lelaki itu lalu memanggil pelayan rumah makan


Aku masih stay di pintu dapur alih-alih mendengarkan apa yang ia bicarakan.Diapun memilih untuk memainkan ponselnya.Tak lama kemudian datanglah pelayan yang mengantarkan makanan di mejanya.


"Ehmm kalau boleh tau disini ada karyawan yang namanya Rara gak mbak?Atau mungkin pemilik restoran ini?"ujar lelaki itu yang hampir saja membuatku tersedak


Mendengar ucapan lelaki itu semakin membuatku gelapan.


"Nita,Nit ponsel kamu bunyi nih dari tadi!"ujar salah satu karyawan yang semakin membuatku lega karena gadis bernama Nita itu pergi meninggalkan lelaki itu


"Maaf mas saya gak tau,saya ke belakang dulu ya karena ada perlu."ujar gadis itu lalu berjalan menuju dapur


"Nita tadi cowok itu tanya apa aja ke kamu?"ujarku


"Tanya soal pemilik resto ini dan sepertinya dia penasaran sama mbak deh."ujar Nita


"Ya masalahnya aku gak kenal sama dia masak dari kemarin dia ikutin aku terus."ujarku yang kesal kala mengingat kelakuan lelaki tadi


"Mungkin dia pengagum rahasia kali mbak."ujar Nita yang di ikuti kekehan kecil orang-orang di dapur.


Aku memilih untuk duduk santai sembari membantu karyawan di dapur.Meski mereka semua melarang namun aku masih saja keukeh untuk membantunya sampai lelaki itu benar-benar pergi dari rumah makan ini.


Cukup lama hingga aku memutuskan untuk segera pulang ke rumah.Rasanya begitu lelah hari ini.Selain itu banyak juga tugas yang harus aku selesaikan.


...***...


Tak ada hari yang menyenangkan selain libur kuliah.Sepertinya bukan libur melainkan diganti dengan hari esok karena dosen sedang berhalangan hadir sehingga kuliah diliburkan.


Seperti anak SMP yang begitu senang jika jamkos begitu pula dengan aku yang bahagia karena libur namun diberi tugas kelompok.Aku yang penasaran segera memeriksa siapa saja teman satu kelompokku.

__ADS_1


"Bel,Septyan Rhayaka Saputra itu siapa ya?Kok kayak asing gitu namanya?"ujarku lalu menyeruput jus mangga yang begitu segar


"Oo itu si Raka cowok paling famous di kampus ini.Dia mahasiswa baru pindahan dari kota."ujar Bella yang membuatku menganggukkan kepala


Kamipun segera menyantap semangkok bakso yang baru saja diantar oleh sang penjual di kantin.


"Sorry apakah Lo Keira Azria?"ujar lelaki yang berdiri didepan mejaku


Uhuukk


Seketika Bella terbatuk karena melihat lelaki tadi menghampiriku.Lelaki berahang tegas serta alis tebal jadi membuatnya semakin terlihat garang.Terlihat dari style nya seperti tipe-tipe badboy yang ada di karakter novel.


"Ini Si Raka Ra,gue gak nyangka dia bakalan nyamperin Lo hari ini."ujar Bella sembari membisikkan ku sedangkan aku memilih untuk mengucap kata O


"Heyy,kenapa kalian berdua malah bengong dan saling berbisik?"ujarnya lagi yang membuat kami tersadar


"Maaf-maaf ini namanya Rara,Gue Bella.Oh ya gue duluan ya ada perlu bentar.Have fun ya beb bye!"ujar Bella lalu melenggang meninggalkanku


"Ehmm boleh gue duduk?"ujarnya lagi hingga membuatku tersadar


"I..iya silahkan."ujarku dengan sedikit gugup


Kini aku sudah sampai rumah dengan selamat.Penguntit itu?entah dimana ia sekarang,aku bersyukur sudah tak ada lagi orang yang mengikutiku.Aku tersenyum lebar kala melihat mobil Bunda yang terparkir dihalaman rumah Nenek.


"Assalamualaikum."ujarku lalu tersenyum ke arah Bunda


"Waalaikumsalam."ucap mereka serentak


Ayah,Bunda dan Nenek sedang bersantai entah apa yang ia obrolkan hingga sedari tadi tak menyadari bahwa diriku datang.Seusai salam aku pun segera masuk ke dalam kamar untuk berganti pakaian lalu kembali menemui mereka semua.


"Bundaaa,Rara kangen banget loh."ujarku lalu memeluk Bunda


"Udah gede masih manja aja."ujar Kakak pertamaku sedangkan Bunda hanya tersenyum sembari mengelusku sayang


"Apaan sih Bang.Bilang aja iri wlee."ujarku sembari menjulurkan lidah


"Rara kamu tanggal 20 pulang ya,Ibuk juga barengan sama Rara pulangnya."ujar Ayah


"Emangnya ada apa Yah?ada acara apa Yah?"ujarku penasaran karena sama sekali tak tau

__ADS_1


" Kakak pertama kamu kan mau nikah."ujar Ayah dengan senyum mengembang


"Hah?Bang Ano?"ujarku yang hanya dibalas senyuman oleh semua orang


"Ini seriusan?ini bukan prank kan?"ujarku


"Enggak kok Ra ini seriusan."ujar Bunda


Aku hanya melongo kala mendengar mereka semua.Bagaimana bisa lelaki se dingin Bang Ano bisa dengan cepat menemukan pasangannya padahal jika dilihat sepertinya ia jomblo.


Mendengar mereka semua aku jadi penasaran dengan sosok calon istri Bang Ano.Akankah ia secantik Irish Bella sehingga ia mampu meluluhkan hati kakak tertuaku itu.


Seusai makan malam aku memilih untuk pergi ke kamar.Alih-alih belajar aku malah mulai membuka beberapa akun sosmed milik Bang Ano.


Ada sedikit rasa penasaran sehingga membuatku berselancar di dunia sosmed,mengecek semua akun sosmed milik Bang Ano.Seperti stalker yang handal aku mulai mengotak-atik laptop berharap menemukan titik terang dari semua ini namun sama sekali tak kutemukan.


Dertt...Derttt


Mendengar ponselku yang bergetar membuatku menghentikan aktivitas di dunia perkepoan.Ku lihat layar ponselku yang tertera nomor baru disana.


"Hallo."ujarku


"Selamat malam Ra,sorry gue ganggu ya."ujarnya dengan suara sedikit berat


"Maaf dengan siapa ya?"ujarku yang masih bingung


"Ohh iya ini nomor gue,Save ya Raka."ujarnya dengan santai


"Oh Lo Rak,kalau boleh tau ada perlu apa ya?"ujarku yang memang aku sedang malas menerima telepon dari lawan jenis kecuali keluargaku sendiri maupun Bara sahabatku


"Enggak ada apa-apa kok.Gue cuma mau bilang kalau Lo butuh apa-apa bilang ke gue."ujarnya lagi yang semakin membuatku bingung


"Maksutnya?"ujarku penasaran


"Ehh..eh maksut gue itu kalau Lo butuh soal tugas bisa langsung hubungi gue.Yaudah ya gue sibuk nih."ujarnya yang langsung mematikan panggilan


Aku hanya menatap layar ponsel milikku dengan bingung.Bagaimana bisa ia mendapatkan nomorku lalu dia yang menelpon lalu mengapa dia yang memutuskannya dengan alibi sibuk.


Kalau memang ia sibuk mengapa dia meneleponku?Ah bukan bermaksud ingin ditelfonnya namun rasanya begitu aneh dengan lelaki satu ini.Aku pun meneruskan kegiatan awalku tadi yaitu berselancar di sosmed Bang Ano.

__ADS_1


__ADS_2