Menikah Karena Dijual

Menikah Karena Dijual
MKD-Episode 26


__ADS_3

"Bos pasukan kita sudah siap" ucap Hugo yang sudah lama bekerja dengan Elthan.


"Berapa orang yang kamu siapkan malam ini ?" Tanya Elthan menatap wajah Hugo, ia heran kenapa pria itu sampai menyebutkan pasukan padahal tadi ia meminta beberapa orang saja untuk membantunya malam ini.


"5000 orang bos" jawab Hugo dengan percaya diri.


Wajah Elthan menunjukan keterkejutan saat mendengar ucapan Hugo "Aku hanya memintamu untuk menyiapkan beberapa orang saja, bukan semua orang"


Mata Hugo membulat sempurna, ia menelan ludah dengan cepat. Tadi ia pikir Elthan meminta seluruh pasukan ketika pria itu menyuruhnya mengumpulkan anak buah.


"Keluar ! Dan kumpulkan beberapa orang saja" pinta Elthan, ia mengusap wajahnya dengan kasar. Ia tidak bisa menghukum Hugo walau sudah membuat kesalahan karena baginya Hugo sudah seperti adiknya sendiri.


Hugo baru berusia 19 tahun dan dia begitu dekat dengan Elthan, mereka bertemu beberapa tahun yang lalu.


Flasback On..


"Kamu seharusnya membuatnya menderita" ucap Gian saat ia dan Elthan sedang berjalan melewati sebuah gang. Mereka baru saja membunuh seorang pria karena telah berbuat salah pada Elthan


"Pastikan saja anak-anaknya bersekolah dengan baik" pinta Elthan


"Aku tau kamu tidak akan melakukan apapun pada anak-anak"


"Karena masa depan mereka tidak boleh hancur karena kesalahan orang tua mereka" ucap Elthan lagi.


Saat keduanya berjalan, mereka melihat seorang anak laki-laki yang berusia hampir 9 atau 10 tahun melewati tempat sampah dan terus- menerus menyeka air matanya. Tubuhnya kurus bahkan sangat kurus. Cuaca sekarang sangat dingin, tetapi anak laki- laki itu hanya mengenakan kemeja tipis dan celana panjang yang sobek di bagian samping. Elthan berbalik dan memberi isyarat agar anak buahnya pergi dan membawa mobil. Mereka pergi, dan Elthan meletakkan jari di bibirnya, memberi isyarat agar Gian diam. Anak itu terus mencari sesuatu di tempat sampah, saat tidak dapat menemukan apa yang dia cari. Dia berhenti duduk sambil bersandar di dinding, kedua tangannya menutupi wajahnya dan dia menangis diam- diam, sambil memegangi perutnya.


Elthan berjalan ke arah anak itu dan berdiri tepat di hadapannya "Siapa namamu ?" Tanya Elthan.


Anak itu gemetar saat mendengar suara Elthan, ia ketakutan mungkin karena Elthan sudah dewasa. Anak itu perlahan berdiri dan Elthan berjongkok untuk mensejajarkan tubuhnya. Bukan hanya itu bocah laki-laki itu memundurkan kakinya selangka mungkin mengira Elthan akan memukulnya.

__ADS_1


"Aku tidak akan menyakitimu, aku hanya ingin tau siapa namamu dan apa yang kau lakukan disini ?" Kali ini Elthan membujuk anak itu supaya mau bicara.


"N-namaku Yoga" anak itu menjawab dengan tergagap membuat Elthan mengernyitkan matanya bingung.


"Oh, jadi nama kamu Yoga ?"


"I-iya"


"Dimana rumah mu ?"


"Aku tidak punya rumah"


"Terus kamu tinggal dimana ?"


"Aku bisa tinggal dimanapun, terkadang disini atau di seberang jalan sana"


"Lalu dimana kedua orang tuamu ?"


"Aku tidak tau, saat itu aku bangun dan sudah tidur di jalanan. Aku tidak ingat apapun" jawab Yoga membuat Elthan menutup kedua matanya.


"Apa yang kamu cari di tempat sampah ?" Kembali Elthan mengajukan pertanyaan.


"Oh, aku sedang mencari makanan" jawab Yoga sambil tersenyum, karena baru sekarang ada yang mengajaknya bicara. Apalagi suara Elthan yang terdengar lembut. "Tapi sepertinya tidak ada sisah makanan disini" sambungnya lagi.


Elthan menghela napas panjang "Ikut lah dengan ku !"


"Ke-kemana ?" Tanya Yoga ketakutan.


Elthan meraih tangan Yoga dan membuat anak itu membeku di tempat "apa kamu mau punya rumah ?"

__ADS_1


Yoga menganggukan kepalanya dengan cepat "tapi siapa yang akan memberiku rumah ?"


"Aku yang akan memberi kamu tempat tinggal"


Yoga tersenyum dengan sangat manis.


*****


Elthan membawa Yoga pulang kerumahnya, dan meminta seorang pelayan untuk memasak makanan yang lezat untuk Yoga. Bukan hanya itu Elthan juga memerintahkan anak buahnya untuk membelikan Yoga pakaian baru.


"Emmm, dimana orang tuamu ?" Tanya Yoga mencoba memberanikan diri.


"Mereka meninggal karena kecelakaan" jawab Elthan sambil menatap Yoga.


"Jadi kamu juga sendirian sama seperti aku ?"


"Tidak, aku punya adik perempuan dan sekarang aku juga memiliki adik laki-laki yaitu kamu" jawab Elthan membuat Yoga menghentikan mengunyah makanan yang sudah masuk kedalam mulutnya.


"Dan sekarang aku akan merubah namamu" sambung Elthan lagi.


"Tapi kenapa ? Aku kan sudah punya nama ?"


"Aku tidak suka namamu, karena itu tidak keren. Jadi aku akan membuat namamu menjadi lebih bagus"


"Ok, lalu siapa namaku ?" Tanya Yoga yang akhirnya setuju namanya di ganti oleh Elthan.


"Hugo, itulah namamu sekarang"


Flasback Off.

__ADS_1


__ADS_2