Menikah Karena Dijual

Menikah Karena Dijual
MKD-Episode 29


__ADS_3

Setelah memaksa Feza minta maaf, Gian diam-diam meninggalkan kamar wanita itu dengan seringai lebar di wajahnya. Masih teringat dengan jelas di ingatannya bagaimana Feza mengomel sambil memakan cokelat yang ia berikan.


Sekarang Gian merasa lega, seperti semua beban terangkat dari pundaknya. Ia memasuki kamar nya dan langsung mandi serta berganti pakaian. Setelah itu ia langsung tidur dengan senyuman yang masih mengembang di wajahnya.


******


Sementara itu di tempat lain, setelah berganti pakaian Logan kembali menyelesaikan pekerjaannya yang belum selesai. Tetapi saat ini ada yang mengganggu pikirannya, ia tidak bisa melupakan kejadian waktu itu.


Ia menghela napas, meminum kopinya untuk mencoba fokus pada pekerjaan nya sekarang, tetapi semakin ia ingin fokus bayangan itu kembali muncul.


Logan kembali menghela napas panjang, saat kejadian itu kembali terlintas di pikirannya.


Flasback On...


Saat itu Logan memasuki sebuah kamar yang di katakan Asisten rumah tangga Elthan. Tanpa melihat siapa pemilik kamar itu, ia pun langsung menuju kamar mandi untuk mencuci wajah dan Tangan nya.


Teriakan seorang wanita membuatnya membeku di tempat, Logan pun menatap ujung kamar mandi itu yang terbatas dinding kaca, disana ada seorang wanita cantik yang sedang berendam di dalam bathtub.


Entah sadar atau tidak Logan berjalan mendekat, matanya terus menatap wanita cantik itu, beruntung wanita itu tidak menyadari kehadiran Logan disana. Saat sudah dekat kedua mata Logan membulat sempurna karena ia baru mengenali siapa wanita itu, yang ternyata adalah Yosi adik nya Elthan.


Dengan gerakan cepat Logan langsung meninggalkan tempat itu, detak jantungnya berdegup begitu kencang sembari melangkahkan kakinya dengan cepat. Padahal dulu ia sudah sering menatap bentuk tubuh wanita manapun, tapi saat melihat Yosi jantungnya begitu kencang berdetak.

__ADS_1


Flasback Off.


Logan kembali menghela napas, sambil menyisir rambutnya dengan jari. Ada yang aneh dengan perasaan nya sekarang, ia menyadari kalau saat ini ia jatuh cinta pada Yosi.


Karena tak bisa konsentrasi akhirnya Logan menutup laptopnya dan menghentikan pekerjaan nya.


**********


Keesokan paginya Elthan dan Gian sedang membahas masalah bisnis di ruang kerja, tiba-tiba pintu ruangan di ketok dari luar di susul dengan kemunculan Feza setelah pintu terbuka.


"Bos ada undangan untukmu dan juga Gian" ucap Feza seraya menyerahkan kartu undangan pada Elthan dan Gian.


"Dia memberi kartu undangan untuk kami secara terpisah" ucap Gian menyeringai sambil menarik kartu undangan itu di tangan Feza.


"Besok" jawab Feza.


"Siapkan semuanya ! Karena aku akan membawa Nova untuk menjadi teman kencanku" ucap Elthan kemudian berdiri untuk meninggalkan ruang kerjanya.


Sedangkan di ruangan tamu, Nova dan Yosi sedang duduk di sofa sambil membayangkan sesuatu.


"Nova, dia begitu tampan bukan ? Aku bahkan tidak bisa menghentikan membayangkan wajahnya itu" ucap Yosi sambil melamun.

__ADS_1


"Aku setuju dengan mu, dia memang tampan" balas Nova


"Tapi dia pria tanpa ekspresi Nova, kau lihat kan dia tidak pernah tersenyum ke arah kita"


"Benar, tapi aku tetap suka karena dia begitu tampan"


"Siapa yang tampan ?" Sebuah suara dengan nada marah bertanya dari belakang Nova dan Yosi.


Nova menelan ludah karena ia tahu siapa pemilik suara itu, sedangkan Yosi langsung berdiri dan berlalu pergi saat melihat sang kakak mengitari sofa dan berdiri di hadapan Nova.


"Siapa yang tampan ?" Tanya Elthan lagi, kemarahan dan kecemburuan beradu menjadi satu dalam suaranya.


Bukannya takut, Nova justru ingin bermain-main dengan Elthan "Teman mu Logan" jawabnya sambil menyeringai.


Elthan marah mendengar ucapan Nova, tidak sadarkah oleh wanita itu kalau Elthan begitu cemburu. Apa Nova tidak sadar kalau ia milik Elthan saat ini ?, Entah apa yang terjadi padahal dulu Elthan tidak pernah merasa cemburu namun sekarang setelah bersama Nova ia sering merasakan hal itu.


"Kamu ingin membuatku marah ?" Ucap Elthan seraya menatap tajam ke arah Nova.


Kembali wanita cantik itu tersenyum, membuat Elthan kesal. "Jika kamu marah maka aku akan meredakan amarah mu" balas Nova.


Hati Elthan meleleh mendengar ucapan Nova, karena gemas ia pun langsung mencium bibir wanita itu, membuat Nova seperti kehabisan tenaga untuk bergerak, ia meraba bibir bawahnya yang baru saja di cium oleh Elthan.

__ADS_1


"Besok aku di undang ke pesta oleh rekan bisnisku, jadi kau harus ikut untuk menjadi teman kencan ku disana" jelas Elthan dan duduk tepat di sebelah Nova.


__ADS_2