Menikah Tanpa Cinta (New)

Menikah Tanpa Cinta (New)
bab 11 kedatangan sakira


__ADS_3

Alena mendekat ke arah pintu saat mendengar sebuah bell berkali kali.dirinya menatap perempuan yang celingukan ke arah luar


"sakira"panggil Alena


"mbak alen ,ganggu gak mbak aku kesini"


"gak sama sekali kebetulan mbak juga kesepian di sini "sambil mempersilahkan adik dari Afgan untuk masuk


"mau mbak buatkan apa?"


"nanti aku buat sendiri aja mbak gausa repot repot. Abang kemana?apa ke kantor"


sakira melihat jam masih pukul 07.30 biasanya abangnya berangkat pukul 08.00


"iya ke kantor tadi pagi ada urusan mendadak katanya, kamu libur sekolah tumben"


"iya mbak sekarang banyak libur nya soalnya tinggal nunggu nilai keluar"kekeh sakira


mereka berdua duduk saling berhadapan dengan batas meja yang ada di depan mereka


"kamu udah makan?"


"Sudah mbak tadi mama siapin sarapan buat aku . Tadi mama titip salam buat mbak soalnya gak bisa ikut mau kumpul arisan"


"iya gakpapa sakira ,nikmati cemilan nya dulu mbak mau mandi dulu" sakira mengangguk sambil duduk di sofa


.....


sakira sekarang kini berada di ruang keluarga sambil menonton televisi bersama dengan kakak iparnya


"katanya kemaren mbak kerja di kantor Abang kok sekarang kata papah udah gak kerja lagi"


alena yang asik menonton televisi menoleh ke arah sakira"iya sekarang mbak jaga rumah aja kan tugas sebagai istri"


sakira mangut mangut "beruntung banget ya Abang bisa dapetin mbak yang cantik gini ,kata temen sakira jarang jarang Lo mbak ada perjodohan, kayak sekarang katanya udah gak zaman"


"hahaha mbak juga gak nyangka bisa di jodohkan tapi sudahlah semua kan takdir juga"


"nanti kamu pulang jam berapa?"


"gak tau sih mbak kayak nya nunggu Abang pulang biar mbak gak sendirian"


"mau bantuin mbak buat donat gak?sekalian nganterin ke rumah ibunya mbak"


"mau mau"semangat sakira dirinya segera mencuci tangan untuk membantu Alena membuat donat


..............SEDANG MEMBUAT DONAT BERSAMA ADIK IPAR


sakira menyiapkan apa saja yang sudah di perintahkan oleh kak iparnya . Alena sibuk menyiapkan alat alat


"bentar mbak lupa naruh tepung terigu nya"


"mungkin mbak taruh di atas situ ,coba sakira lihat siapa tahu ada" sakira mendekat ke arah laci atas mencari tepung terigu


"tidak ada mbak"

__ADS_1


Alena baru ingat"ada di meja ruang keluarga kemaren waktu beli lupa gak tak taruh di dapur.bentar ya mbak ambil sebentar"Sakira menunjukkan tangan jempolnya


beberapa menit alena datang sambil membawa tepung


"habis ini kita ngapain mbak ,aku jarang bantu mama soalnya"alena hanya geleng geleng kepala melihat cengiran sakira


alena mengambil tepung terigu ,air ,gula dan ragi lalu mengaduk nya hingga merata.


"aku mau coba mbak "Alena tersenyum memberikan adonan itu pada sakira agar di lanjutkan olehnya


"itu sisa tepung nya gak di masukin semua mbak?"


"gak sakira ,nanti masih di pakai lagi"sakira mangut mangut sambil melihat alena mengambil bahan selanjutnya


"udah kamu berhenti in dulu mixer nya" sakira mengangguk


setelah larut Alena memasukkan susu bubuk ,kuning telur ,tepung terigu sedikit sedikit ditambah kan lagi tepung terigu, mentega


sakira melihat kakak nya dengan teliti membuat donat "mbak suka masak ya?"


"dulu waktu sma iya tapi waktu aku sudah masuk dunia kerja jarang masak soalnya sibuk kerja di kantor"senyum kecil alena


"terus ini adonan nya di apain mbak?"menatap adonan yang setengah jadi


"kita buat bentuk adonan dulu"sakira mengangguk mengambil adonan itu membentuk bulat memberikan lahan kosong di tengah adonan


sakira terkekeh "mbak aku buat bentuk love enak gak ya"


"hahaha enak aja sih nanti lihat aja hasilnya bagus apa nggak"


"jadi mbak aku yakin"


kini mereka berdua asik membuat adonan yang hampir jadi.keduanya terkekeh dengan perbincangan yang mereka lakukan


"kita tunggu dulu roti nya ngembang nanti kita oven okeyy?"


"okeyy mbak"


mereka berdua ke kamar mandi membersihkan badan mereka yang terkena banyak tepung


sambil menunggu roti ngembang mereka berdua duduk sebentar beristirahat "capek juga ya mbak ternyata masak"


"tapi kalau sudah terbiasa enggak kok yang ada malah jadi seru"


"hahaha bener juga mbak ,yaudah kapan kapan sakira kesini ya mbak, buat belajar masak kalau sama mama yang ada di omelin mulu"


"kamu sih bandel pasti sampai mama marah"


"hehehe iya juga sih mbak"


sekitar 45 menit mereka berdua menuju ke dapur melihat adonan sudah mengembang atau belum


"mbak sudah ngembang "seru sakira. Alena langsung memasukkan adonan itu ke oven


"enak di oven apa di goreng mbak?"tanya sakira melihat Alena sedang berjalan ke arah oven

__ADS_1


"kalau mbak suka di oven, di goreng juga enak"


sambil menunggu donat jadi mereka berdua menata wadah dan toping.hanya nunggu beberapa menit donat jadi


mata sakira terkekeh melihat donat nya berbentuk love meski tidak terlalu sempurna


"kayak nya enak mbak dari bau baunya"


"hahaha mbak juga ngerasa enak sihh, kita tata dulu sambil kasih toping sama donat nya biar tambah lezat


....


"ehh sayang kenapa gak ngabarin ibu kalau kerumah"ucap Anita sambil menatap sakira


"sama adik nya Afgan juga?"tanya Anita pada alena di jawab dengan senyuman oleh sakira


"sini kalian berdua masuk ,cuacanya panas di luar "ajak Anita pada mereka berdua


"buk ini Alena bawakan donat buatan aku sama sakira ,di coba dulu ya buk, ayah kerja sekarang?"


"makasih ya kalian berdua repot repot buatin ibu donat"kekeh anita meletakkan donat nya di meja


"iya ayah kerja baru aja berangkat kamu sih gak ngabarin ibu kalau kesini kan ayah bisa berangkat nanti "


"gakpapa buk"


"sakira udah kelas berapa?"kini beralih menatap adik afgan


"udah mau lulus buk tinggal nunggu nilai aja sih sebenarnya, bulan kemaren habis ujian soalnya"


"mbak mau ke kamar dulu ikut gak?"sakira menggeleng dirinya duduk di sini saja sambil mengobrol dengan ibu Anita


"aku ke kamar dulu ya buk mau ambil laptop yang ketinggalan ,aku lupa gak tak bawa waktu itu"


"kamu ini kebiasaan"seru Anita melihat anaknya pergi ke kamar


"gimana kabar ibu?"


"baik sakira ,kamu lagi main sama alena di rumah?"sakira mengangguk


"kalau gak sibuk main sama mbak mu kesini pintu ibu selalu terbuka untuk kalian"senyum Anita


"iya kapan kapan kalau ada waktu sakira kesini lagi"kekeh sakira


"kamu mau tante kasih sesuatu sini"bisik anita pada sakira mengangguk .setelah mendengar bisikan anita membuat gadis itu tersenyum semangat


"kalau di suruh gini sih sakira bisa bantu buk tapi gak langsung instan proses dulu "


"ini kan juga demi kebaikan mbak sama abangmu juga,ibu juga mendukung semuanya sih"


sakira terkekeh "siap buk ,sakira juga baru tahu,aku kira semua nya terlihat baik baik aja"


"cerita apa sih sampai pakek bisik bisik kayak tadi ,Alena juga kepo Lo"duduk Alena di samping mereka berdua sambil membawa laptop


"rahasia mbak"

__ADS_1


"mainnya rahasia rahasia ya kalian ,Alena ngambek"


"hahaha ternyata mbak kalau kayak gini lucu juga. gak bisik apa apa kok mbak cuma masalah gak terlalu penting"tawa kecil sakira di ikut anita


__ADS_2