
Alena sedikit cemberut ketika memakai dress berwarna hijau gelap di acara pesta ulang tahun Talita meskipun Afgan juga menyamai warnanya tapi tetap saja dirinya tidak suka warna itu
Afgan memeluk pinggang alena"udah kesalnya ,di lihat orang orang masak istri afgan arnathano mukanya cemberut gini
"biarin "seru Alena dengan kekesalannya tapi semua itu berubah menjadi sedikit senyuman ketika melihat Dinta sahabatnya
"Dinta"pangill Alena saat tak sengaja melihat sahabatnya.dinta yang merasa di panggil mendekat ke arah pasangan itu
"kok gak bilang kalau Lo di undang juga"seru Dinta memeluk Alena sebentar di balas dengan senang sebagai bentuk salaman ala wanita
"Afgan yang di undang karena temen kuliahnya aku juga gak tau kalau kamu ada disini juga"seru Alena membuat Dinta mengangguk
"kamu kenal talita?"tanya Alena pada sahabatnya
"dia langganan di cafe gue ,jadi Talita sering sama keluarga nya waktu itu booking tempat di cafe gue mangkanya gue sekarang di undang di sini"
"aku samperin temen aku dulu ya,jangan jauh dari tempat aku sama temen aku"bisik Afgan di telinga Alena
"iya hati hati"Afgan tersenyum lalu pergi menuju ke temannya yang tak jauh dari Alena dan Dinta berbincang
Dinta tersenyum melihat sahabatnya"cieee sekarang udah sayang sama suami sendiri"
"hahaha bisa aja kamu Din" Dinta menyenggol lengan Alena
"bener kan?"
"iya kan gak ada salah nya"membuat mereka berdua terkekeh.dinta senang akhirnya sahabatnya bisa melupakan Azka yang sudah menikah dengan perempuan lain
mereka semua menikmati acara pesta di mana mereka semua tertuju pada perempuan cantik yang berdiri di depan dengan memakai gaun berwarna putih dengan lampu yang menerangi Talita dengan makeup yang natural membuat kesan semakin cantik apalagi mendapat sorotan lampu
"hallo semuanya terima kasih kepada teman temanku yang sudah datang ke acara ini"seru Talita tersenyum senang
Talita yang berdiri dengan seorang kakak dan ayahnya di sana sedang bernyanyi lagu selamat ulang tahun di ikuti oleh para tamu undangan
"Tiup lilinnya tiup lilinnya"sorak semua para tamu undangan
Talita tersenyum lebar akhirnya pestanya bisa di rayakan dengan megah meskipun tanpa kehadiran ibunya
ayah Talita tersenyum pada putrinya"tiup sayang cepetan kasihan mereka semua nunggu"
__ADS_1
Talita mengangguk meniup lilinnya membuat mereka bersorak bertepuk tangan,ayah Talita dan kakak nya memeluk adiknya "selama bertambah usia putriku"
"terima kasih ayah"senyum yang begitu tulus di tunjukkan oleh anak perempuan kesayangan
"adik kakak nambah cantik ,selamat ulang tahun jangan jadi anak yang cengeng kamu harus bisa kuat seperti kakak"
Talita menarik nafasnya gusar tersenyum sambil meneteskan air matanya"pasti kak talita gak mau ibu Talita sedih di atas"
mereka semua terharu dengan keluarga Talita yang harmonis,Talita lalu berfokus pada para tamu undangan
"silahkan di nikmati acara semua teman teman ,terima kasih sudah mau menerima undangan yang aku berikan dengan baik"seru Talita menggunakan mic
Dinta menoleh ke arah Alena"gadis yang ceria banget terlihat dari auranya yang positive"
"iya bener aku juga bisa melihat nya"jawab Alena
Mereka berdua yang asik mengobrol tak sengaja bertemu dengan anatasya yang sedang menghampiri mereka berdua
"Dinta,Alena"seru anatasya pada mereka berdua dengan raut wajah seperti sedih
"tumben inget kita kirain udah lupa"sindir Dinta dengan tatapan sinis .Alena hanya membalas dengan senyum tipis
Alena melepaskan pelukan ana"aku udah ikhlasin kok ana,lagian aku juga udah sayang sama suami aku sendiri .tapi tenang aja kamu gak usah takut aku gak bakal ganggu hubungan kamu sama Azka lagian dia cuman mantan aku"
"gausa ladenin perempuan kayak gini Alen ,pasti ada maunya ana bilang kayak gini"
anatasya menggeleng"aku memang tulus untuk meminta maaf Alen ,Din"
"meskipun Lo minta maaf rasa sakit ini masih ada ana,udah berapa kali Lo bikin kita sakit hati dengan kata kata Lo itu"marah Dinta menarik Alena untuk pergi
karena Dinta tahu Alena pasti orang nya tidak tegaan dirinya pasti akan dengan mudah memaafkan anatasya
tapi Dinta tahu jadi Alena pasti akan sakit sekali dirinya sudah beberapa kali mengalah bahkan anatasya pernah mempermalukan Alena pun dihadapan semua orang tapi sahabat nya ini masih saja berbaik hati pada ana
"Din kita dengerin penjelasan ana dulu"seru Alena
"udah alen gausa dengerin omongan mulut ana, dia itu pinter banget ngomongnya nanti endingnya dia yang akan memperumit hidup lo lagi"
Alena mengehela nafas mendengar celotehan Dinta yang tak kunjung selesai
__ADS_1
"udah din suara kamu bikin bising telinga aku ihh"seru alena.membuat dinta tak melanjutkan celotehan nya lagi
tak mau berdebat kedua sahabat ini memilih tempat duduk saja sambil menikmati acara pesta malam
"ini acara nya sampai jam berapa Din?"
"di undangan sih sampai malem banget ,soalnya disini ramai sekali kayaknya keluarga Talita memang keluarga berkecukupan pesta ini sangat megah seperti acara pernikahan saja"
"bener sekali din"
"hai nona nona cantik "seru laki laki yang duduk di hadapan mereka berdua
"ouhh bryan?"seru mereka berdua dengan kaget melihat siapa yang ada di depannya
"gila pangling banget gue sama Lo bryan"seru dinta yang masih mengenali.
"ini Bryan yang suka bolos itu kan?"tebak alena karena dulu menang Bryan suka membolos waktu pelajaran matematika
"hahaha masih pada ingat ternyata"kekeh bryan.hingga membuat mereka saling masuk zona pembicaraan waktu SMA
"kamu sekarang kerja dimana?kok gak pernah aktif di grub alumni setelah lulus sekolah SMA"seru Alena
"aku lanjut sekolah kedokteran di jepang Alhamdulillah sekarang jadi dokter"membuat mereka berdua tak percaya
"wahh selamat padahal dulu suka bolosan gak nyangka banget bisa jadi dokter seperti ini"seru Alena
"kau mau memujiku atau mau menjelekkan ku"
"dua duanya"membuat mereka bertiga terkekeh.
Bryan menatap dinta "Lo gak traktir gue habis jadian sama aldino"
Alena memang sudah tahu sejak lama kalau dinta dekat dengan Aldino jadi tidak heran jika mereka pacaran
"hahaha main ke cafe gue aja nanti gue kasih gratis khusus Lo kapan pun itu"membuat Bryan tersenyum senang mendapat menawaran makanan yang gratis
"menyenangkan sekali jika aku ada waktu luang aku kesana nanti serlock aja"Dinta mengangguk
"di grub alumni memang bener Azka nikah sama orang lain?"tanya Bryan karena setahu dirinya Alena sudah berpacaran lama dengan Azka,sempat tidak percaya karena melihat kedua pasangan itu sangatlah romantis dulu waktu di sekolah
__ADS_1
"iya bener ,aku kemaren datang ke acaranya kok"