Menikah Tanpa Cinta (New)

Menikah Tanpa Cinta (New)
bab 15 kerumah


__ADS_3

Afgan duduk di sofa melamun membuat vino ingin tahu .tidak biasanya afgan melamun seperti ini.apa karena ke ingat dengan Niya?


"masih cariin niya?"


"gue udah lupain dia vin ,apa yang buat dia bahagia buat gue bahagia juga"seru vino mangut mangut


"terus Lo kenapa?berantem sama istri Lo?"Afgan diam membuat vino memiliki kesimpulan bahwa itu benar


"selesaikan masalah rumah tangga Lo dengan kepala dingin ,meskipun begitu gue bersyukur Lo bisa ngelupain Niya dan buka lembaran baru buat Alena"


bukannya tidak mau merestui hubungannya dengan niya tapi tembok mereka sangat tinggi karena harus berhadapan dengan tuhan mereka masing masing


senyum kecil tercetak pada bibir vino setidaknya temannya sekarang bisa memahami bahwa takdir sudah ada yang menentukan yaitu Allah


"terus masalah Lo apa af? selesai kan dengan kepala dingin"


"gak bisa ,ini tentang hati gue dan harga diri gue kenapa gue selalu gagal soal cinta vin" lirih Afgan meneteskan air mata sial hatinya sangat sakit mengingat pernyataan Alena


"masalah apa yang Lo maksud,sorry kalau gue bertanya tanya gue gak maksa buat cerita .tapi sekiranya Lo butuh bantuan gue.pasti gue siap"


memang jika dalam pekerjaan Afgan adalah boss tapi ketika di luar kerjaan mereka adalah sahabat


"gue boleh tinggal di sini?"


"rumah gue selalu terbuka buat Lo af ,kapan pun Lo bisa kesini"


"jangan beritahu Alena tentang keberadaan gue ataupun papah gue,bilang aja gue lagi mantau kebun kelapa sawit di luar kota kalau papah gue tanya"vino mangut mangut


"gue pamit pergi dulu, nanti habis magrib gue kesini"


vino membiarkan Afgan menenangkan hatinya terlebih dahulu


.....


Alena menunggu seminggu Afgan yang sama sekali tidak pulang. Bagaimana jika orang tuanya mengetahui ini semua pasti danuar akan sangat marah dengannya


dirinya cemas jika Afgan sampai tidak pulang ,bahkan telfon dan chat dirinya saja tidak Afgan balas mungkin handphone dirinya matikan


Alena tidak bisa melakukan semua nya dengan Afgan .apalagi Afgan adalah sosok laki laki yang baru saja datang di hidupnya

__ADS_1


hubungan dengan Azka membaik dirinya tidak akan Setega itu membuat Azka makin sakit hati melihat semuanya


Alena duduk di kursi menempelkan pipi nya di telapak tangan sambil membungkuk di meja menunggu Afgan hingga tak sadar dirinya tertidur di sana


.....


Alena mengucek matanya melihat sekeliling dirinya berada di kamar.siapa yang menggedongnya?


terdengar suara percikan air dari arah kamar mandi apakah Afgan?Alena menunggu hingga seseorang keluar dari pintu kamar mandi yang tertutup


benar ,Afgan yang baru saja mandi keluar dengan menggunakan kemeja yang sudah rapi


tatapan mereka beradu.alena mendekat ke arah Afgan


"kamu kemana seminggu gak pulang?"


"kenapa?"tatapan datar membuat nyali Alena menciut hingga menundukkan kepala


malu ?jelas saja alena merasa tidak punya harga diri setelah mengucapkan kata kata waktu itu


"tanya aja ,aku buatin sarapan dulu ya sebelum kerja"


"gausa aku beli makan di kantor"


"kamu kenapa sih?"


"masih mau tanya kenapa?"


"maaf"lirih alena mendengar wajah yang menampilkan tidak suka pada dirinya. Alena tidak suka ekspresi wajah yang seperti itu bukan pada Afgan saja tapi kepada semua orang juga jika melihatnya seperti itu


"aku gak mau banyak bicara Alena,aku mau ke kantor dulu"langsung pergi begitu saja padahal jam masih menunjukkan pukul 06.00.


Alena merasa diacuhkan dirinya paling tidak betah jika serumah tapi diam diaman seperti ini. Tidak mungkin dirinya memberikan tubuhnya pada Afgan ,dirinya hanya mencintai Azka meskipun laki laki itu jauh darinya


Alena menghela nafas memilih untuk memasak saja dari pada fikirannya kacau entah kemana


Afgan yang pagi sekali sudah berangkat ke kantor .dirinya berniat untuk istirahat di ruangan kantor dulu sambil meredakan sakit hatinya


kenapa dirinya selalu gagal saat sudah jatuh ke dalam

__ADS_1


Afgan memijit pelipisnya,bingung ,kacau ,campur aduk bahkan dirinya hari ini sudah meminta jadwal untuk mengundurkan meeting takut dirinya tidak fokus dan alhasil akan kacau semua.


.....


"mah kok gak bilang kalau kesini"Alena pada salma yang masuk bersama dengan sakira


dirinya memang ingin menjenguk keadaan menantunya jarang sekali dirinya kesini karena sibuk arisan dan urusan rumah


"kamu kalau gak sibuk ke rumah mamah ya ,soalnya mamah repot butuh waktu luang dulu"apalagi Salma sekarang bingung dengan hasil nilai sakira


"nilai nya udah keluar?"tanya Alena pada sakira


"belum mbak"Alena mengut mangut


"mau lanjut kuliah di sini atau di luar kota?"tanya Alena


"kata mamah sih di sini aja soalnya Abang kan udah beda rumah jadi nanti kalau aku kuliah diluar kota nanti mamah gak punya temen papah juga masih sibuk kerja terus"jelaskan sakira


"afgan biasanya pulang jam berapa?"Alena tersenyum tipis


"jam 3 sore mah biasanya"


Salma melihat wajah Alena yang berbeda"kamu ada masalah sama Afgan?"


Alena menggeleng "gak mah"takut mertuanya khawatir apalagi ini masalah privasi hubungan mereka berdua


"kamu gak bohongkan sama mamah?"Salma melihat raut wajah Alena seperti banyak pikiran .sesama perempuan pasti Salma juga tahu karena dulu dirinya juga pernah muda ketika menjalin hubungan dengan renathan


Salma tersenyum "sayang kamu sudah mama anggap sebagai anak mamah sendiri sama seperti sakira ,kamu kalau ada masalah besar dengan Afgan bicara sama mama nanti aku Carikan solusi.mama tahu hubungan kalian masih muda untuk menikah tapi umur kalian sudah 23 tahun pasti sudah ada sedikit pendewasaan pada diri kalian masing masing ,jangan depankan ego masing masing sayang entah itu kamu atau Afgan"jelaskan Salma


"aku gak ada masalah besar kok ma"berusaha meyakinkan alena.bagaimana jika mertuanya tahu masalah perkara perdebatan ini pasti akan menciptakan masalah besarĀ 


karena memang tugas istri adalah melayani suami.apalagi jika masalah ini terdengar di telinga danuar tidak bisa di bayangkan semarah apa ayahnya


ayahnya hampir tidak pernah marah sedikitpun karena dia anak perempuan yang selalu Danuar manjakan


tapi jika kesalahan fatal Alena akan mendapat amarah dari ayahnya.pernah dahulu Alena membuat kesalahan dirinya tidak pulang kerumah semalam kesalahan itu membuat danuar marah


Alena mendapat beberapa memar di tubuhnya karena amarah dari ayahnya karena ketahuan tidak pulang dan bermain dengan teman teman laki laki dan perempuan tanpa izin danuar

__ADS_1


Alena menggeleng pelan untuk tidak mengingat hal itu karena mengakui dirinya juga salah


Alena hanya takut jika Afgan mengatakan ini pada keluarganya tidak akan Alena bayangkan tindakan danuar yang akan di lakukan padanya


__ADS_2