Menikah Tanpa Cinta (New)

Menikah Tanpa Cinta (New)
bab 17 bimbang


__ADS_3

"apa Lo udah cari dimana dan siapa dia?"tanya Afgan pada erdin.mereka berdua sedang duduk di sebuah cafe yang lumayan sepi


Erdin sedikit mengangguk dirinya memberikan sebuah tiga lembar foto dan beberapa informasi lainnya.dirinya sudah seminggu ini mencari tahu informasi dari orang suruhan erdin


Afgan melihat tiga lembar foto bersamaan


"itu foto ketika mereka masih lulus SMA"seru erdin saat melihat foto Alena dengan laki laki


"apa ini pacar yang di maksud hingga sekarang?"Erdin mengangguk


"seperti informasi yang gue dapat itu adalah pacar Alena sejak mereka duduk di SMA kelas 3 hingga saat ini sepertinya .tapi aku dapat info kalau mereka putus gue juga tidak tahu,seperti nya mereka menjalin hubungan diam diam karena tidak di restui oleh ayahnya danuar"


Afgan mengerti sekarang kenapa danuar selalu memberi dukungan pada dirinya dan Alena untuk bersatu .tapi apa alasan dirinya tidak merestui hubungan Azka


"apa dia laki laki bejat?"


"apa maksud Lo af?"


"sepertinya tidak ,gue pernah dengar dari anak buah gue dia adalah anak yang pekerja keras ,dia terkenal ramah dan baik"


"bisa cari tahu kenapa hubungan Alena dengan Azka tidak ke jenjang pernikahan"


"seperti informasi nya, danuar tidak mengizinkan Alena untuk menikah dengan Azka karena orang tua Azka dari pihak laki laki telah melakukan korupsi. Lo tahu kan waktu gue baru keterima kerja di kantor bokap Lo"Afgan mengangguk ingat


"waktu itu kita pernah dapat kabar dari ayah Lo renathan kalau ada satu perusahaan mengalami kebangkrutan karena korupsi yang sangat banyak sekitar 50 miliyar"


Afgan mengerti sekarang,kenapa Danuar tidak mengizinkan bersama dengan anaknya.


"dan yang perlu Lo tahu af ,pak danuar sangat akrab sama papah Lo jadi mungkin saja danuar menikahkan kalian agar Alena bisa melupakan Azka"Afgan terdiam memikirkan penjelasan erdin


Dirinya ingin tahu seperti apa Azka. Rasa penasaran nya ingin dirinya ketahui secepat mungkin


"beri tahu gue kalau dia pulang ke Indonesia. Adakan jadwal pertemuan entah itu membuat alasan konyol seperti apapun"


"dan satu lagi cari informasi yang lebih dari itu jika perlu apapun ,gue pastiin gaji Lo akan naik"membuat erdin semangat sambil mengangguk senang


....


dinta mempersilahkan Alena duduk di ruang tamu"mama kamu kemana Din?"


"ada acara arisan sama papa"membuat Alena mengangguk sambil menunggu Dinta sebentar untuk mengeringkan rambut nya yang basah

__ADS_1


Kini sekarang Dinta sudah duduk di samping Alena dirinya ingin menceritakan masalah keluarganya


"tumben Lo kesini Tiba tiba gak di anter sama suami Lo?"Alena menggeleng


"dia kerja"


"sibuk banget ya kayak nya suami Lo"Alena mengangguk


"aku sebenarnya di sini mau main kerumah kamu din ,aku lagi banyak masalah yang harus aku ceritakan ke kamu"dinta menatap sahabatnya yang sepertinya sedang tidak baik baik saja


"ke kamar gue aja yuk biar lebih nyaman"Alena mengangguk mereka berdua segera menuju ke kamar Dinta


kamar yang indah dengan wallpaper hello Kitty.semua benda kebanyakan di kamarnya berwarna pink dan putih


Alena duduk di kasur bersama dengan Dinta yang siap mendengarkan ceritanya.


"aku lagi berantem sama Afgan din"membuat dinta mengangkat satu alisnya


"lohh kok bisa sih gimana ceritanya"alena sedikit murung sambil menunduk menceritakan semua yang terjadi kenapa bisa bertengkar dengan Afgan


"jelas marah alen bayangin aja Lo bilang sesuatu yang bikin dia sakit hati sekarang Lo pikir deh ,dia juga pasti marah banget ketika lo nolak permintaan yang seharusnya kewajiban Lo Alen meskipun kalau gue di posisi Lo juga bakal ngelakuin sama kayak lo.dia pasti malu juga"


"udah dinta aku bingung,aku udah gak bisa mikir lagi"


Alena memang sepasrah itu hanya saja dirinya tidak siap jika harus menghadapi sifat ayahnya


"udah jangan sedih mending ikut gue shopping aja santai aja nanti gue anter pulang"semangat Dinta


dinta adalah sahabat Alena sejak sma dirinya sangat dekat sekali apalagi mereka berdua udah senang bersama


Dinta adalah gadis cantik sedikit berketurunan arab sehingga dirinya harus memiliki pasangan yang sama keturunan arabnya itu adalah permintaan kakak nya Dinta sebelum menghembuskan nafas terakhir nya


"mending ikut gue shopping aja"ide Dinta untuk alina


"yaudah aku anterin aja""


"okeeyy gakpapa yang penting di anterin"kekeh


mendengar anggukan Alena membuat Dinta memeluk erat Alena karena tersenyum senang ada yang mau mengantarkannya belanja


Dinta memang sudah lama bersahabat dengan Alena bahkan setiap masalah pun mereka berdua sering adu cerita

__ADS_1


Dinta sekarang bekerja di perusahaan danuar karena ayah Alena sangat tahu bahwa putrinya berteman dengan dengan Dinta


bahkan sudah di anggap anak oleh keluarga danuar.kini Dinta dan Alena berada di baju Trisecond untuk memilih sebuah baju yang sudah lama Dinta inginkan


"kita couple gimana?udah gue traktir gausa nolak"seru Dinta sambil mengajak Alena untuk mencari cari baju kembar


"enak nya warna merah atau pink gak sih"seru Dinta karena memang dirinya menyukai warna yang bertema seperti hello Kitty..


"mending hitam aja gimana?"usul Alena mendapat gelengan Dinta


"jangan hitam Alen kalau siang itu panas pasti rasanya"Dinta memikirkan warna yang cocok untuk mereka berdua .jika warna pink atau merah pasti Alena tidak nyaman karena tidak warna kesukaan nya


"warna biru aja gimana kayak nya cocok untuk kita berdua"Alena mengangguk tumben sekali temannya mau dengan warna lain


"oke sekarang kita kesana dan kita beli"seru dinta


.....


kini mereka bertiga sedang duduk di restorant sambil menikmati makanan yang sudah mereka pesan


"Hubungan Lo sudah membaik?"tanya vino di jawab gelengan oleh Afgan


"gue gak tahu jalan fikirannya bahkan hidup gue gini gini aja"seru Afgan frustasi


"papa Lo tahu kalau Lo lagi berantem?"


"gak mungkin ,kita udah dewasa gue gak mau melibatkan papa sama mama gue ataupun mertua gue"


"Lo gak salah denger kan alena bilang kalau dirinya masih pacaran dengan Azka?"tanya vino memastikan lagi


"gue gak budeg ,gue denger secara jelas"


Afgan menarik nafas panjang .bingung harus melakukan apa ,tidak mungkin diri nya berjuang sendirian rasa bimbang membuat dirinya tidak percaya diri


menerima kenyataan semua nya tidak mudah.bahkan berbicara terlalu panjang dengan Alena saja dirinya belum terlalu siap


"soal niya gimana?"seru erdin pada vino karena memang soal niya adalah tugas vino untuk mencari sumber informasi


"gue belum dapat informasi itu ,kayak nya memang mereka satu keluarga berencana untuk menjauh dan memulai hidup baru"


Afgan yang mendapat tatapan dari kedua temannya menjawab"gue udah ikhlaskan dia mungkin gue bukan jodohnya dan gue bukan masa depannya yang akan membuat dirinya bahagia.dia sudah menemukan laki laki yang mungkin sudah membuat nya bahagia sampai lupa ada gue yang selalu menanti kabar nya .tapi gue udah melupakan dirinya mesti harus melewati rasa sakit jadi buat kalian jangan ngira kalau gue masih ada rasa buat Niya dia hanya masalalu gue gak mau mengingat hal yang gak akan mungkin terjadi"

__ADS_1


"gue percaya sama Lo kok bro"senyum vino dan erdin


"gue juga gak tahu hubungan gue dengan alena bakal bertahan atau tidak, jika sampai gagal mungkin gue bakal keluar negeri buat tenangin hati gue dan jauh dari semua orang karena terlalu banyak rasa sakit yang gue alami"


__ADS_2