Menikah Tanpa Cinta (New)

Menikah Tanpa Cinta (New)
bab 24 berusaha untuk tidak mengingat


__ADS_3

Alena menyiapkan dasi dan kemeja yang akan di pakai oleh Afgan biar laki laki itu tidak memanggil nya untuk mencari apapun


"aku sudah siapkan ,ayo bangun Afgan ini sudah jam 7 pagi"bangunkan Alena karena Afgan tidak mau bangun masih dengan mata yang terpejam


Alena tersentak kaget ketika tangannya di tarik oleh Afgan denga mata yang masih terpejam


"aw Afgan apa'an sih kamu"pukul pelan Alena karena kaget .Afgan tersenyum penuh langsung membuka mata.kedua tangan Afgan melingkar di leher Alena


Alena melotot tatapan mereka begitu dekat"Afgan lepasin ihh udah siang ini kamu harus mandi dulu"


Afgan menggeleng "aku tidak mau mandi dan tidak akan melepaskan mu sebelum kamu mau memberi kecupan hangat di sini"Afgan menyodorkan pipi kanannya membuat Alena menggeleng


"Afgan jangan seperti ini ,kamu nanti telat kerja"berusaha melepas pelukan Afgan apalagi posisi mereka sangat tidak ramah


Alena yang berada di atas Afgan tapi laki laki itu sama sekali tidak mau melepas tangannya dari leher Alena


"cium dulu.tidak masalah kalau tidak mau kita akan seperti ini terus apa aku melakukan olahraga pagi saja.aku sudah tidak kuat dengan tubuh seksimu ini mungkin melakukannya denganmu sangat membuat semangatku bangkit bukankah kamu sudah ahli seper___"


Cupp


"Diam lah"omel Alena menahan malu karena berani secara langsung mencium pipi Afgan meski hanya sekejap


"aku tidak puas kalau tidak lama itu terlalu singkat"


"banyak mau ,cepet Afgan pintu gak ketutup nanti kalau ada mama kesini atau siapapun di kira kira ngapa ngapain"


"aku tidak peduli"kekeh Afgan sangat lucu mengerjai Alena


Cup cup cup


alena mencium pipi kanan hingga tiga kali membuat Afgan tersenyum senang.di cium Alena saja dirinya terbang seperti ke awan apalagi melakukan hal seperti yang di lakukan orang yang sudah menikah


ah sudahlah aku belum berani melakukan itu takut di tolak lagi


Afgan melepaskan rangkulan tangannya .Alena segera berdiri memalingkan muka karena sangat malu


Afgan menatap Alena.afgan merangkul Alena yang sedang berdiri"mau mandi bersama ku?"


Alena melotot"jangan gila ,aku tidak mau sana kamu mandi"


Afgan terkekeh"baiklah tuan putri Alena,aku mau mandi dulu kalau kamu mau ikut aku persilahkan dengan senang hati"


Alena menghentakkan kakinya kesal lalu pergi dari sana karena kesal Afgan mengerjai nya

__ADS_1


Afgan geleng geleng kepala melihat tingkah Alena yang marah lalu keluar dari kamar


selesai memakai baju kantor Afgan melihat Alena yang baru saja selesai mandi


Alena melewati Afgan tanpa mau melihat dirinya biasanya Alena akan menawarkan makanan untuk sarapan


"masih marah?"


"hemm"


"Aku tidak memaksa jika tidak mau tidak masalah,aku akan menunggumu hingga mau jika tidak aku akan menyewa wanita lain untuk bersamaku"


Alena terhenti menatap Afgan"ternyata semua sama ya laki laki tidak akan puas dengan satu wanita"


"aku cukup kamu ,tapi bagaimana lagi kamu saja menolak perasaan ku.sekarang aku mau bertanya jika ada toko yang tutup apakah kita akan menunggu hingga buka?kita pasti akan mencari toko yang buka di tempat lain"


Alena menatap tajam Afgan"udah kalau mau cari perempuan silahkan aku akan bilang ke papa kalau anaknya ini tidak bisa menjadi suami yang baik"


Afgan maju satu langkah mendekat ke arah Alena"apa kamu bisa jadi istri yang baik untuk melayaniku dengan baik"


Alena terdiam.kenapa kata kata itu yang menjadi Alena bungkam


"oke sayang aku pergi dulu ,jika mau bertemu dengan pacarmu ingat waktu kau punya aku di rumah sebagai suamimu.karena ketika aku pulang kerja aku harus tahu kamu dirumah.disaat aku kerja kamu boleh bertemu dengan pacarmu Azka aku hari ini juga akan berkencan dengan seseorang"Afgan pergi keluar rumah untuk berangkat ke kantor


Alena mendengus kesal.dirinya sekarang akan berangkat ke rumah ibu nya karena sangat rindu dengan Anita


.....


"Sayang akhirnya kamu kesini ibu udah masakin makanan banyak karena anak mama mau kesini",


"ish ibu aku jadi ngrepotin kan takut ibu capek"


Anita tersenyum"tadi ibu di bantu Mpok wati sayang bersih bersih rumah jadi gak terlalu capek"


"Ayah sudah berangkat?"Alena mencari keberadaan ayahnya


"sudah ayah tadi titip salam sama kamu"Alena memberika sebuah bingkisan kepada ibunya


"Apa ini sayang"


"Kemaren Afgan habis ke Kalimantan Bu gak tau beli oleh oleh banyak banget jadi aku bagiin sama ibu sama mama"


Anita mengangguk meletakkan bingkisan itu di meja"sepertinya hubungan kamu sama Afgan semakin akrab ibu bisa melihatnya"

__ADS_1


"aku juga tidak tahu Bu,hati aku masih sakit menerima semua kenyataan dari Azka"Alena terduduk berusaha untuk tidak mengingat


"apa maksudmu sayang"


"Azka menghamili Anatasya Bu ,ibu tahukan yang waktu itu pernah aku kenalkan ke ibu waktu sma"


Anita mengangguk "ayah pasti memilih kan laki laki yang baik buat kamu sayang.sekarang mengerti kan kenapa ayahmu bersikeras untuk menyuruh meninggalkan Azka dan menikah dengan Afgan"


Alena hanya diam tidak tahu apa yang akan harus dia katakan.


"udah sarapan sayang?"tanya Anita pada putrinya yang menjadi diam


"sudah tadi pagi aku juga habis masak bu"


"yah ibu udah buatin masakan yang enak buat kamu ,aku kira kamu belum masak"


"nanti siang aku makan kalau pagi begini masih kenyang ,oh ya selesai makan siang aku mau ke kantor ayah"


"boleh ibu juga ikut sekalian bawain bekal makan siang buat ayah kamu"Alena mengangguk semangat


"ibu mau ke belakang ya sayang"Alena mengangguk


Dirinya menuju ke dapur bertemu dengan mpok wati yang sedang cuci piring."eh mba Alena maaf ya bibi waktu itu gak bisa Dateng ke acara pernikahan mbak Alena"


"gakpapa kok bibi hehehe mau aku bantuin cuci piring bik"


"gausa mbak Alena ini tugas bibi gaenak kalau ibu tau mbak Alena duduk saja ini sudah tugas Mpok wati"


"gimana keadaan mbak Alena"


"baik, keadaan bibi bagaimana?"


"baik juga,semoga hubungan kalian sampai tua ya mbak alena.beruntung banget Lo mbak dapat mas Afgan yang ganteng gitu jaman sekarang mah jarang mbak yang ganteng setia kayak mas Afgan"


"kita gak tau sifat orang bisa berubah berubah bik"


"iya bibi tahu tapi bibi punya firasat kalau mas Afgan sangat menghargai hati mbak alena.hati hati ya mbak laki laki kayak mas Afgan udah ganteng ,kaya, pekerja keras padahal usianya masih muda biasanya banyak yang suka mba apalagi ngejar ngejar mas Afgan pasti banyak soalnya dapat laki laki kayak gitu langka mba"


"bisa aja bik"


"iya mbak jaman sekarang mah perempuan bakal gila kalau ketemu laki laki mapan apalagi ganteng kayak mas Afgan"


__ADS_1


Hai para membaca aku mau bertanya apakah kalau ada notifikasi tersebut kontrak tidak di terima selamanya ?apakah kontrak di tolak??tolong di jawab di komen ya jika iya bagaimana dengan cerita yang sudah ku buat apakah tidak ada penghasilan😭


__ADS_2