Menikah Tanpa Cinta (New)

Menikah Tanpa Cinta (New)
bab 18 masa lalu waktu sma


__ADS_3

Bruk


alena mengambil handphone yang terjatuh karena tak sengaja menabrak seseorang untung saja layar handphone nya ada pelindung dan tidak pecah


Dinta tersenyum kaku di ikut Alena yang melihat perempuan yang ada di depannya ini


anatasya friedew dia adalah teman yang pernah satu kelas dengan Dinta dan Alena bahkan mereka bertiga adalah sahabat yang sangat akrab


karena masalah percintaan membuat mereka memecah belah hingga seperti ini. Dinta menatap Alena .Alena mengulurkan tangannya tapi hanya di biarkan oleh ana tanpa berniat membalas


"gimana kabar kamu"senyum alena.dirinya sangat rindu dengan sahabat ny ini bahkan mereka terlalu lama bersama bersama hingga kejadian 1,5 tahun yang lalu membuat mereka seperti ini


"baik"jawab anatasya singkat


"bagus lah kalau Lo baik baik aja ,senang bertemu denganmu tapi yang harus Lo tahu ana ini semua bukan kesalahan Alena tapi kesalahan Lo sendiri cinta gak bisa di paksa hanya karena permasalahan seperti ini pertemanan kita jadi hancur.gue tau Lo block semua akun kita berdua tapi Lo harus sadar jangan gila karena cinta sampai Lo lupa siapa yang selama ini sama Lo , kita masih nganggep Lo sahabat kok meskipun Lo gak nganggep kita berdua"


karena Dinta melihat sapaan Alena yang di tolak mentah mentah oleh anatasya


anatasya hanya diam menatap Alena dan Dinta bergantian


"maaf kalau gue egois tapi gue masih sakit hati atas semua yang terjadi Lo gak tau rasanya jadi gue" senyum paksa ana


" Aku minta maaf semuanya tapi jujur aku gak tau semuanya.andai kamu jujur waktu itu aku bakal nolak Azka demi kamu kenapa kamu baru jujur ketika kita udah gak bisa satu sekolah lagi"


"gue cuman gak mau makin benci sama Lo kalau Lo tahu kalau gue suka sama Azka"


"tapi gak seharusnya kamu kayak gini ,kamu udah aku anggap sebagai saudara sama seperti Dinta andai kamu bilang semuanya gak akan bakal terjadi seperti ini "


Dinta menarik Alena"percuma Lo minta maaf sama orang yang selalu menang sendiri ,Lo itu egois ana! Lo gak tahu Alena udah ngerasa bersalah banget sama Lo bahkan saat Lo kecelakaan pun Alena yang mendonorkan darah nya buat Lo saat Lo ada di singapur ketika gak ada do___"


"Din udah cukup"


....


flasback


Alena kini sedang duduk bersama Dinta di kantin sekolah karena jam istirahat baru saja di mulai


"permisi cek cek"suara speaker membuat mereka semua menoleh ke arah sumber suara yang berada di lapangan


"Itu Azka ngapain"tunjuk Dinta pada Alena yang sibuk mengobrol di kantin.mereka berdua langsung ikut bergerombol di sebuah lapangan yang banyak murid murid


"untuk Alena yusia bisa kesini berdiri di hadapanku"


Dinta dan Alena saling pandang memandang melihat Azka yang memegang pergelangan tangan Alena berada di tengah lapangan


Azka berjongkok di depan Alena tersenyum ramah sambil membuat sebuah bucket berisi bunga berwarna


"huuuuu"


"huuu"


banyak sekali yang menyoraki mereka berdua memberi dukungan melihat adegan romantis mereka berdua


"akankah dirimu mau menjadi pacarku ,Alena yusia"senyum tulus Azka untuk gadis yang membuat jantungnya selalu berdetak kencang


"terima terima"sorak mereka semua

__ADS_1


"Ayo terima"


Alena berdegup kencang merasakan detak jantungnya beritme semakin kencang.alena tersenyum mengangguk mendapat sorakan bahagia dari semua orang


Azka tersenyum memeluk Alena erat karena senang cintanya di terima.azka adalah salah satu kapten basket bahkan dirinya sangat famous di sekolah sifat senyum ramah nya banyak yang terkagum dengan kehebatan Azka


"makasih sayang ,kita sekarang pacaran kan?"Alena mengangguk membalas pelukan Azka


tanpa di sadari adalah anatasya yang menangis melihat kemesraan mereka berdua di lantai atas


Azka adalah teman ana sejak SD bahkan anatasya selalu berharap dengan Azka tapi kenyataannya orang yang di sayang menembak sahabat nya sendiri


anatasya merosot kan tubuhnya di tembok menangis sesegukan di lantai paling atas hatinya begitu sakit melihat semua ini


sangat sakit .kenapa harus sahabatnya sendiri yang di cintai seorang azka.sudsh banyak harapan yang selalu di inginkan anatsya meskipun kedua temannya tidak menyadari anatsya sedang menyukai Azka juga


kini Dinta dan Alena mencari anatasya karena sejak istirahat tadi perempuan itu tidak ada di hadapan mereka berdua


"kemana ya ana?"Dinta menggeleng sambil berjalan ke koridor mencari anatasya. Sambil bertanya tanya kepada semua teman teman mereka


"oh itu anatasya"tunjuk Dinta membuat mereka berdua mendekat ke arah anatasya


"Lo kemana sih gue cari dari tadi sampai jam pelajaran bahasa inggris mau selesai gara gara cari Lo muter muter"seru Dinta membuat anatsya tersenyum kecil


"maafin gue ,tadi perut gue sakit"


"tadi Azka nembak Alena?"tanya anatasya lagi


"iya kok Lo gak ke lapangan gue cari Lo ana"seru Dinta


"Perut gue keburu sakit heheh"


Dinta melihat wajah ana yang sembab tidak biasanya temannya menangis di sekolah .terlihat dari mata yang sedikit merah


"Lo habis nangis?"tanya Dinta khawatir


"enggak cuma kelilipan"


"gak Lo pasti habis nangis jangan bohong sama kita"tambah Alena


"apasih gue gak papa jangan lebay dehh"


"siapa yang berani nyakitin Lo bilang sama gue"seru Dinta ingin marah marah.anatasya hanya menggeleng pelan


"udah yuk ke kelas udah mau jam masuk nih"alih topik anatasya


"gak Lo bohongkan ana bilang sama gue Lo kenapa apa ada yang nyakitin Lo?"seru Alena pada anatsya


"gue gakpapa Alen percaya sama gue"yakinkah ana


2 tahun kemudian mereka sudah memiliki pekerjaan masing masing.


mereka sedang ada acara buka bersama bertiga.dinta memberika sebuah lembaran menunjukkan pada mereka


"apa ini jelasin?"seru Dinta meminta penjelasan


"apa maksud Lo Din"

__ADS_1


"jangan nyembunyiin ini ana coba jelaskan sama Alen dan sama gue"


"yah gue yang bikin Azka dan Alena berantem kenapa?"


Alena terkejut mendengar semua itu.ternyata dalang di balik semua ini adalah ana


"tega banget ya kamu"seru tak percaya Alena


anatasya berdiri di hadapan mereka berdua mungkin ini saat nya ana mengatakan sebenarnya sakit jika harus berpura pura baik


"Lo yang bikin gue sakit hati alen Lo bikin gue sakit orang yang gue sayang lebih milih Lo. Pernah kan dulu gue cerita sama kalian berdua kalau gue suka sama anak basket yang gue suka itu adalah Azka. Tapi apa yang gue dapet rasa sakit orang yang gue sayang malah mencintai sahabat gue sendiri sakit Al"


ana terduduk menangis sesegukan menyalurkan sekitnya yang begitu berantakan


"jahat ,tuhan gak adil sama gue"nyerah ana sambil menangis terus menerus


Alena lemas dirinya tidak sanggup menerima kenyataan yang begitu pahit .kenapa sahabat tidak jujur waktu pertama tama dirinya mungkin tidak akan menerima Azka


Alena tidak percaya semua ini .begitu dengan Dinta yang baru sadar atas semua curhatan ternyata di tunjukkan oleh Azka


"kenapa Lo gak bilang dari awal Alen ,kita berdua jadi ngerasa yang nggak nggak buat Lo"seru Dinta memeluk ana meminta maaf


ana melepas rangkulan mereka berdua"jangan kasihani gue ,ini kan yang Lo berdua pengen ?dan Lo Alen gak tau seharus nya Lo sadar kalau gue udah lama suka sama Azka ,Lo udah merebut kebahagiaan gue Lo perebut"ana mendorong Alena hingga hampir tersungkur rasa kecewa rasa sakit menjadi satu


"hikss ana aku gak tau semuanya"tangis Alena di rasai rasa bersalah yang begitu besar


"Lo emang orang yang pura pura baik Lo deketin Azka biar dia suka sama Lo kan?temen gak tau diri"


"cukup"


"apa Din?Lo mau belain sahabat perebut ini dari pada gue inget lo lebih kenal gue dulu dari pada dia"tunjuk pada Alen yang lemas menangis menerima semua kenyataan ini


"gue emang sahabat Lo ana tapi disini Lo juga salah kenapa Lo gak bilang semua ya dari awal kenapa?kalau Lo bilang dari awal gak akan jadi seperti ini"ucap Dinta


"ternyata Lo lebih belain Alen dari pada gue,okeyy mulai sekarang gue gak bakal Sudi berteman sama kalian berdua"


"gak ana gue minta maaf gue bak__"


ana mendorong Alena yang berusaha mendekat ke arah anatasya"Minta maaf?bisa bayar rasa sakit gue dasar perempuan bren__"


Plak


Dinta menampar ana "jaga ucapan lo.di sini bukan Alen yang menjadi pemicu kesalahan tapi Lo"


ana memegang pipinya bekas tamparan Dinta"tampar lagi?"


"gue emang egois gue memang pengen dapetin Azka kenapa?tapi gue juga sakit hati ketika tahu dia suka sama Alen Lo gak tahu gue selalu nangis buat bisa menerima semua kenyataan ini lo gak akan tahu rasanya jadi gue


"ya karena Lo gak mau cerita sama kita kalau Lo cerita gak akan jadi seperti ini dari awal"sertak Dinta


"ambil Azka gue ikhlas buat Lo Alena .Lo kan gak tau diri"ana berlari dari hadapan mereka.dinta ingin mengejar tapi di cegah oleh Alena


"biarin ana tenangin diri dulu"


beberapa saat Alena dan Dinta terkejut mendengar chat dari grub alumni sekolahnya melihat ana kecelakaan


"Anatasya kecelakaan"

__ADS_1


__ADS_2