
"Cantik banget ya bos," cetus Roy terpesona melihat Amanda.
Dylan hanya melirik Roy malas. Belum tahu saja si Roy, jika wajah yang cantik belum tentu hatinya juga cantik.
"Dylan, kamu baru datang," sambut Amanda menampilkan senyum termanisnya dan langsung akan memeluk Dylan.
Namun reflek Dylan memundurkan tubuhnya ke belakang. " Eits jangan mendekat apalagi peluk-peluk. Aku belum mandi. Kalau mau peluk nih Roy, asistenku, dia hari ini sudah mandi 4 kali."
Roy yang disebut namanya langsung maju mendekati Amanda dan melebarkan tangannya, siap menerima pelukan dari Amanda. "Saya sudah mandi dan wangi. Sini Nona, kalau mau peluk saya."
Amanda menyurutkan senyumnya dan hanya melengos menatap Roy. Seakan tatapan matanya mengatakan," Emang kamu siapa?!"
Dylan hanya menahan senyum melihat Roy yang memiliki kepercayaan diri tingkat dewa. Sementara Roy menatap kecewa Amanda yang kini menggandeng tangan Dylan, berjalan memasuki rumah.
Sampai didalam rumah, Pak Barata dan istrinya, Ibu Rossa sudah menyambutnya pula. Setelah berbasa-basi singkat, Mama Rasti mengajak semua untuk segera makan malam.
"Wah semua makanan tampaknya sangat lezat. Apakah semua ini Tante Rasti yang memasaknya?" tanya Amanda berusaha mengambil hati Mama Rasti.
"Nggak semuanya lah, bisa patah tangan Tante kalau memasak sendiri semuanya. Itu dibantu bibi dan lainnya," jawab Mama Rasti tersenyum.
__ADS_1
"Silahkan Pak Barata, Bu Rossa, Amanda," ucap Pak Kresna mempersilahkan untuk segera menyantap hidangan makan malam.
Amanda berusaha untuk duduk disamping Dylan, sementara Roy pun juga ingin duduk di sebelah Amanda. Jadilah Amanda diapit oleh Dylan dan Roy. Amanda melirik Roy tidak suka.
"Aku ambilkan ya, Dylan. Kamu mau makan apa?" tanya Amanda menawarkan. Ia ingin melayani Dylan, cosplay jadi istri ceritanya.
"Aku bisa ambil sendiri." Dylan menolak dan segera mengambil ayam goreng yang ada didepannya.
Namun Roy terlihat menyodorkan piringnya ke hadapan Amanda. "Ambilkan aku saja dong, Amanda," pinta Roy tersenyum.
"Ambil aja sendiri," ketus Amanda.
Roy pun hanya bisa tersenyum kecut. Tapi dalam hatinya ia tersenyum. Senang rasanya menggoda seorang Amanda. Ia hanya penasaran bagaimana kepribadian asli Amanda.
"Jadi bagaimana Pak Kresna akan kelanjutan rencana awal mengenai anak-anak kita?" tanya Pak Barata.
"Masalah perjodohan biar kita serahkan saja pada Dylan dan Amanda. Toh mereka yang akan menjalani," ucap Pak Kresna bijak.
"Bagaimana Dylan?" tanya Mama Rasti. Ia sudah tidak sabar ingin memiliki menantu dan jika bisa segera punya cucu untuk bisa ia pamerkan pada teman-teman sosialitanya.
__ADS_1
"Dengan tidak mengurangi rasa hormat, saya sangat minta maaf karena sebenarnya saya sudah memiliki calon istri," jelas Dylan. Ia memang tidak suka pada Amanda. Dylan sangat tahu bagaimana kepribadian Amanda dan kehidupan selebritisnya.
"Yang benar, Dylan? Kamu serius?" kaget Mama Rasti tak percaya. Karena selama ini Dylan tidak pernah terlihat bersama seorang wanita. Ia hanya sibuk bekerja dan menghindari wanita-wanita yang berusaha mendekatinya.
"Benar, Ma. Besok kalau waktunya pas, Dylan pasti akan memperkenalkannya pada Papa dan Mama," ucap Dylan meyakinkan.
Sementara Pak Barata, Bu Rossa dan Amanda terlihat wajahnya menahan kekecewaan. Mereka tak menyangka jika Dylan sudah memiliki calon istri. Padahal Pak Barata sudah menyelidiki Dylan dan mendapat informasi yang terpercaya jika Dylan saat ini tidak dekat dengan wanita manapun.
"Dylan, kamu membuatku kecewa. Yakin kamu menolak aku?" Amanda memperlihatkan wajah kecewa agar Dylan sedikit saja memperhatikannya. Sebenarnya ia sangat malu ditolak seperti ini. Makanya ia harus bisa mengambil hati Dylan.
"Maaf Amanda, tapi saya sudah punya calon istri. Mungkin kita tidak berjodoh," ucap Dylan terlihat menyesal.
"Ehem ... Saya masih jomblo lho. Kalau Amanda mau, malam ini juga saya siap melamar Amanda," cetus Roy percaya diri.
Semua orang yang ada disana langsung menatap Roy kaget campur geli. Sementara Dylan tertawa melihat Roy, tidak menyangka asistennya itu memiliki kepercayaan diri tingkat dewa.
"Mimpi kamu!" sinis Amanda.
-
__ADS_1
-
-