Menjadi Istri Sempurna

Menjadi Istri Sempurna
Eps 15. Masa Training


__ADS_3

Dylan membelalakkan matanya membaca sebaris tulisan tangan Gita.


"Mana bisa seperti ini, Git? Masa' hanya berlaku 6 bulan?!" protes Dylan.


"Aku rasa 6 bulan cukup untuk semuanya. Aku bisa dapat uang yang cukup bagiku dan dalam waktu 6 bulan aku yakin kamu pasti sudah bisa membantu mengembalikan perusahaan papaku kembali ke tanganku," ucap yakin Gita.


"Nggak mau! 6 bulan tertalu singkat. Itu masih dihitung masa training. Aku minta 1 tahun," tegas Dylan.


"Hah ... Mana mungkin aku tahan hidup denganmu selama 1 tahun!" teriak Gita tak percaya.


"Hei aku bukan orang jahat, aku hanya ingin kita sama-sama mengambil keuntungan dari perjanjian ini. Kamu bantu aku dan aku bantu kamu. Dan apa nanti kata orang jika kamu baru 6 bulan menikah sudah bercerai dan menyandang status janda?" Dylan berusaha menjelaskan maksudnya yang masuk akal.


Gita tampak berpikir. Tapi mana mungkin aku tahan hidup selama 1 tahun bersama Dylan dengan aturan-aturan yang ketat sebagai istri sempurnanya? Tapi benar juga apa yang Dylan katakan sih. Masa' belum satu tahun udah bercerai. Ah berat sekali hidupku ini. Tapi demi perusahaan papa, aku akan berjuang.


Dylan terus mengamati Gita yang tampak mengerutkan keningnya, berpikir keras. Senyum tersungging di bibir Dylan. Ia yakin Gita akan menyetujui permintaannya.


"Bagaimana?" tanya Dylan akhirnya setelah lama menunggu Gita yang tampa berpikir keras.


"Baiklah, aku menyetujui perjanjian pernikahan ini selama 1 tahun," ucap Gita akhirnya memutuskan.

__ADS_1


"Oke, jika kamu sudah setuju kita tanda tangani saja sekarang supaya semua bisa segera jalan. Tapi kau sudah yakin dengan semua poinnya kan?!" tanya Dylan sekali lagi.


"Hem ... Aku sudah yakin. Tapi bagaimana dengan poin terakhir ini? Jika aku jatuh cinta kepadamu maka perjanjian ini akan berakhir. Mengapa demikian?" tanya Gita yang tidak yakin.


"Karena aku tidak ingin hubungan pernikahan yang rumit. Aku ingin kita hubungan kerja profesional saja tanpa melibatkan hati didalamnya. Dan aku pilih kamu karena aku yakin kamu tidak akan jatuh cinta kepadaku," jelas Dylan.


"Iya sih aku nggak akan mungkin jatuh cinta kepadamu. Tapi bagaimana jika kamu yang jatuh cinta kepadaku," ucap Gita genit sambil mengedipkan sebelah matanya.


"Apa? Tidak mungkin aku jatuh cinta padamu. Tapi jika itu terjadi maka aku akan memberimu rumah ini sebagai bonus," yakin Dylan.


"Haha yakin nih. Oke siapa takut, jangan sampai kamu menyesal. Tambahkan dong di poin terakhir. Aku akan buat kamu jatuh cinta padaku," senyum Gita menggoda.


"Kita lihat saja nanti. Eh tapi kamu normal kan ... Bukan yang jeruk makan jeruk?" tanya Gita menyelidik.


"Itu urusanku kamu tidak boleh tahu ranah pribadiku," tegas Dylan.


Gita memandang Dylan merinding. Ih ... Jangan-jangan beneran deh kalau Dylan suka jeruk makan jeruk. Yah melayang deh impian akan punya rumah ini. Padahal kan lumayan kalau aku bisa bikin Dylan jatuh cinta sama aku maka dapat rumah ini. Hadeh ... Kalah sebelum maju perang ini namanya.


"Heh jangan ngelamunin yang aneh-aneh. Udah sekarang kita tanda tangani surat perjanjian ini diatas materai biar kamu tidak lari dari kesepakatan kita," desak Dylan yang malah melihat Gita terus melamun.

__ADS_1


"Oke," ucap Gita akhirnya.


Gita dan Dylan menandatangani surat perjanjian itu dan masing-masing memegang suratnya masing-masing. Mereka berdua saling berjabat tangan sebagai tanda telah sepakat.


"Ingat jangan sampai orang lain tahu tentang perjanjian ini," ucap Dylan memberi peringatan.


"Iya iya, takut amat. Jadi kapan aku bisa mulai kerja?" tanya Gita akhirnya.


"Mulai besok malam. Kamu akan aku perkenalkan pada kedua orangtuaku. Jadi terhitung per tanggal 4 ya," jelas Dylan.


"Siap, jangan lupa tiap tanggal 3 berarti kamu sudah harus transfer gajiku nanti," balas Gita mengingatkan.


"Oke, untuk besok malam aku akan menjemputmu. Jangan lupa dandan yang cantik. Jadilah calon istri yang sempurna," tekan Dylan.


"Jangan khawatir, aku akan tunjukkan padamu kekuatan super seorang Gita Prameswari," sombong Gita yang malah membuat Dylan mencibir.


-


-

__ADS_1


-


__ADS_2