
Sakaru yang sudah membawa VR bergegas masuk ke dalam kamarnya agar tidak diketahui oleh adik perempuannya, yaitu Sena.
Sena diketahui adalah Top Player dalam game Critical Bullet dan sudah menjadi profesional dalam game tersebut. Sena memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolahnya dan memilih untuk berkarir dalam bidang game tersebut dan telah menerima berbagai macam penghargaan. VR yang di miliki Sena juga adalah VR khusus yang di rancang oleh perusahaan pengembang game tersebut sebagai hadiah untuk Sena karena telah berpartisipasi sebagai pemain atas di dalam game Critical Bullet.
Sakaru menutup rapat pintu kamarnya, "Untung saja tidak ketahuan, kalau saja dia mengetahuinya bisa gawat dan bisa-bisa aku dipaksa bermain game Critical Bullet oleh Sena."
Sakaru mengeluarkan VR yang di dapatnya dari Doni dan mulai memakainya. Sambil tiduran, Sakaru mulai mengaktifkan VR yang telah di dapatnya.
[Mengaktifkan VR, mohon menunggu sebentar...]
Alam bawah sadar Sakaru tiba-tiba terpindah. Saat ini Sakaru berada di sebuah ruangan putih dan beberapa tulisan di depannya tentang ketentuan dan syarat menggunakan VR.
Setelah membaca semua persyaratan dan kebijakan dalam VR muncul tulisan terakhir di depannya.
'Setuju untuk memulai VR. Ya/Tidak.'
Dengan lantang Sakaru berkata, "Ya."
[Berhasil membuat perjanjian... Silahkan memilih permainan yang akan anda mainkan.]
Beberapa pilihan permainan muncul di depan Sakaru. Sakaru yang melihat ke depan itu mulai berpikir dalam benaknya.
"Game apa yang akan ku mainkan ya? Banyak sekali pilihannya."
... \=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
...*Critical⚔Bullet*...
...*200 Juta Pemain*...
...*Ingin mendapat sensasi berperang seperti di dunia sungguhan? Dengan berbagai tempat di seluruh penjuru dunia sebagai medan berperang, dan juga bermacam-macam pilihan senjata untuk digunakan. Taklukan dunia dan jadilah Top player agar seluruh dunia takluk kepadamu.*...
...*Biohazard☣Zombie Apocalipse*...
...*100 Juta Pemain*...
...*Zombie yang menguasai hampir seluruh dunia mulai membuat dunia menjadi kacau balau. Sebuah organisasi bernama Anti Zombie mulai melakukan pergerakan untuk membasmi para Zombie. Bergabunglah bersama dengan Anti Zombie dan mulailah membasmi mereka.*...
...*Galaxy🚀Of Endropia*...
...*26 Juta Pemain*...
...*Taklukan galaksi dan hadang semua serangan alien yang mulai menginvasi bumi.*...
...*MMORPG Saga Darin ONLINE*...
...*500 Juta Pemain*...
...*Kehidupan ke 2 di dunia lain tidaklah mustahil. Dengan berbagai macam pilihan karakter dan pekerjaan bisa di pilih dengan mudah. Game yang menjungjung tinggi realita hampir membuat sebagian pemain melupakan kehidupan nyata. Akankah kamu menantang diri dengan bermain ini? Petualangan menanti di depan mata.*...
...1/70...
... \=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Setelah melihat-lihat daftar game yang berada di depannya, Sakaru teringat dengan game MMORPG Saga Darin ONLINE.
"Iya juga ya, tujuan awalku kan untuk bermain game Saga Darin Online." gumam Sakaru sambil meng-klik pilihan yang memuat tentang game MMORPG Saga Darin ONLINE.
__ADS_1
[Yakin memilih permainan MMORPG Saga Darin ONLINE. Ya/Tidak.]
"Ya."
Sebuah cahaya muncul dan menghalangi penglihatan Sakaru.
Setelah Sakaru sadar, dia sudah berada di atas langit untuk memilih karakter yang akan dia pakai.
"Apa ini? Mengapa ada 3 pilihan, Ras itu mungkin penduduk di game ini ya?"
... \=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
...*Manusia*...
...*Fisik yang cukup kuat dan dapat menggunakan sihir*...
...*Elf*...
...*Fisik yang biasa namun dapat menggunakan Sihir yang kuat dan bermacam-macam*...
...*Dwarf*...
...*Memiliki kemampuan unik yaitu Darah Panas yang memungkinkan pengguna untuk melampaui kekuatan fisik nya*...
... \=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Sakaru yang melihat tulisan 'Sihir' langsung tertarik dan memilih Ras Elf untuk dijadikan karakternya.
[Yakin memilih Elf untuk karakter. Ya/tidak.]
[Berhasil membuat karakter.]
Penglihatan Sakaru menjadi gelap, dan tiba-tiba dia berada di sebuah ruangan.
"Apa yang terjadi? Apakah sekarang aku sudah bisa mendapatkan uang?"
Sakaru melihat-lihat ke arah sekitar. Saat menghadap ke arah cermin, Sakaru terkejut karena telinganya menjadi lebih panjang dan karakternya sama seperti aslinya.
"Boleh juga ini, terus sekarang aku harus apa?" Sakaru melihat dirinya di dalam cermin lalu duduk di sebuah kursi sambil memikirkan sesuatu.
Setelah beberapa lama, Sakaru melihat ke arah layar dan penasaran dengan logo tas yang ada di depannya.
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
*3X Pil Penyembuh Tingkat Rendah*
*1 Kotak Hadiah Pemula*
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
"Kotak hadiah pemula??? Seperti nya aku harus mengecek isinya."
Sakaru pun meng-klik logo Kotak hadiah dan muncul beberapa item baru.
[Mendapatkan 1 set baju pemula.]
[Mendapatkan 1 Kotak Kemampuan Spesial.]
__ADS_1
[Mendapatkan 5 keping Yuld.]
Setelah melihat tulisan '1 set baju pemula' Sakaru tersadar bahwa sekarang dirinya sedang tidak menggenakan apa-apa. Untungnya di dalam ruangan itu tidak ada siapa-siapa.
"Kalau begitu, aku akan memakai pakaian dulu lalu membuka '1 Kotak kemampuan spesial."
[Selamat anda telah mendapatkan sebuah peri. Ingin menggunakannya sekarang? Ya/Tidak.]
Sakaru mengerutkan dahinya dan menatap tulisan itu, "Peri??? Apa itu, kalau begitu. Ya, aku ingin menggunakannya."
[Berhasil memanggil peri Lili.]
Sebuah cahaya muncul dan membentuk seperti manusia kecil yang memiliki sayap.
"Apakah kamu tuan baruku? Aku Lili akan menemani tuan kemanapun tuan pergi."
Terdengar suara yang kecil seperti seorang perempuan berusia 12 tahun. Sakaru menatap peri itu dan menyentuhnya menggunakan jari.
"Tuan, apa yang kamu lakukan." ucap peri itu berusaha menghentikan Sakaru yang terus menerus menyentuhnya.
"Oh benar juga. Jadi, apa yang bisa kamu lakukan?" tanya Sakaru kepada Lili.
"Yang bisa ku lakukan. Aku bisa melakukan apa saja yang tuan perintahkan."
"Kalau begitu, jelaskan padaku secara singkat tentang dunia ini."
"Dunia ini? Oh maksud tuan adalah tempat ini. Sekarang kita sedang berada di kota para Elf berasal, yaitu Lotus March."
"Bukan itu maksudku, yasudahlah."
Setelah berpikir tentang apa yang akan di tanyakan, Sakaru teringat dengan sihir dan menanyakannya kepada Lili.
"Kalau begitu, bagaimana agar aku bisa menggunakan sihir?" tanya Sakaru sambil bersemangat.
"Sihir itu hanya bisa di gunakan oleh seseorang yang memiliki energi sihir di dalam tubuhnya. Tapi aku melihat bahwa tuan memiliki inti energi sihir yang cukup unik, jadi seharusnya tuan sudah bisa menggunakan sihir dasar sekarang."
"Sihir dasar? Bagaimana caranya?" Sakaru menggaruk-garuk kepalanya.
"Tuan hanya harus membayangkannya saja."
"Baiklah, akan ku coba."
Sakaru mulai membayangkan adanya api di ujung jarinya. Setelah cukup lama mengfokuskan diri, akhirnya muncul setitik api di ujung jarinya.
"Wah benar-benar muncul api." Sakaru sedikit tercengang melihat adanya api di ujung jarinya.
"Krucuk...Krucuk..." terdengar suara dari dalam perut Sakaru.
"Tunggu sebentar, inikan cuman game tapi mengapa aku bisa merasakan lapar?" pikir Sakaru heran.
"Iya juga Lili, apakah 5 keping Yuld cukup untuk membeli makanan?"
"5 keping Yuld setara dengan 10 roti tawar."
"Begitu ya, kalau begitu ayo pergi ke luar untuk membeli beberapa makanan."
Sakaru membuka pintu, mulai terlihat ternyata kota itu sangat ramai dengan para pemain lainnya.
__ADS_1