Menjadi Pendekar Elf Terkuat Dalam Game VR

Menjadi Pendekar Elf Terkuat Dalam Game VR
Chapter 23 : Area Iblis Tingkat 1, Kabut Merah Abadi.


__ADS_3

"Kabut itu..., apa itu masih bisa di sebut dengan sebutan kabut?" ujarnya sedikit kesal setelah melihat kabut yang di maksud Yu Jong adalah sekumpulan asap merah yang sangat padat menghalangi seluruh area sekitar sana.


"Tuan sebaiknya tidak masuk ke sana. Kabut itu adalah kabut merah abadi. Menurut dari pengalaman ku, kabut merah abadi dapat membuat sebuah ilusi yang abadi untuk orang yang berada di dalam sana."


"Apa masih ada harapan untuk ke 5 orang itu bertahan hidup di sana?" pikirnya dengan tidak yakin.


Setelah memperhatikan ke area sekitar kabut itu, sepertinya kabut itu tidak bergerak sama sekali dan hanya berdiam diri disana.


"Apa ini benar-benar sebuah kabut?" pikir Sakaru.


Karena Sakaru penasaran dengan kabut merah abadi, dia menyentuh kabut itu. Di dalam kabut itu terasa sangat kosong tidak memiliki isi, namun begitu hangat dan menenangkan.


Sakaru yang hampir saja masuk ke dalam kabut itu segera di sadarkan oleh Lili. Setelah tersadar, Sakaru melompat ke belakang dengan penuh keringat di seluruh tubuhnya.


"Apa yang terjadi?" ucapnya terengah-engah.


"Energi chi milik tuan terhisap oleh kabut merah abadi. Jika aku tidak segera menyadarkan tuan, mungkin tuan sekarang sudah terjebak di dalam ilusi dari kabut merah abadi sampai energi chi tuan habis dan berakhir dengan kematian."


"Untung saja itu tidak terjadi padaku... Jika benar seperti katamu tadi, apa masih ada kesempatan hidup untuk mereka ber 5?"


Sakaru hanya berdiam diri dan tidak melakukan apapun di depan Kabut Merah Abadi. Setelah ia berpikir cukup lama, karena ke 5 orang yang menghilang itu bukan lah murid dari sektenya. Sakaru memutuskan untuk menjauhi kabut itu dan terus berjalan ke arah barat.


Setelah beberapa lama Sakaru berjalan ke arah barat, terlihat ada sekelompok orang yang sedang bertarung dengan sekelompok iblis. Dari iblis yang terlihat, sepertinya iblis yang menyerang mereka adalah iblis level 1.


Dilihat dari keadaannya, mereka dapat menangani sekelompok iblis itu dengan mudah. Akan tetapi, muncul sekelompok iblis lain nya berjarak 100 km dari mereka mulai mendekati mereka.


Karena Sakaru melihat sekelompok orang itu sudah cukup kelelahan akibat serangan iblis yang pertama, Sakaru merasa iba dan membantu kelompok itu dengan sekuat tenaga yang di milikinya.

__ADS_1


Menurut perhitungan Lili, 30 menit lagi sekelompok iblis itu akan segera tiba di tempat Sakaru.


Sakaru mendekati kelompok itu dengan santai nya. Mereka tampak waspada dan langsung membuat formasi bertahan setelah mengetahui Sakaru mendekat ke arah mereka.


"Siapa kamu!? Apa kamu adalah seseorang yang berasal dari sekte bajingan itu!?" teriak salah satu dari orang-orang itu.


"Sekte bajingan? Maksudnya sekte pedang merah ya?" pikir Sakaru karena ia berasal dari sekte pedang merah.


"Tenanglah..., dan apa maksudmu sekte bajingan?" tanya Sakaru sedikit heran.


"Tentu saja sektemu, sekte naga hitam. Dengan teganya kalian menipu kami dan mencoba mengambil seluruh barang berharga milik kami." kata orang itu dengan wajah penuh amarah.


"Tenanglah, aku bukan berasal dari sekte naga hitam. Aku berasal dari sekte pedang merah." ucap Sakaru meyakinkan mereka ber 4.


"Sekte pedang merah, apa buktinya?"


"Anda ternyata murid elite dari sekte kami ya. Maafkan aku telah meragukan anda tadi." ucapnya dengan perasaan bersalah.


"Sudah-sudah, itu hanya kesalah pahaman kecil. Terlebih lagi, sekarang perkenalkan lah diri kalian ber empat."


"Namaku Ren, dia Ran, Ron, dan Rin. Kami adalah murid dalam sekte pedang merah, dan kami berempat adalah kembar." ucap Ren menunjuk mereka bertiga satu-persatu.


"Pantas saja mereka ber empat memiliki wajah yang sama. Kukira mereka adalah sebuah bayangan yang di buat Ren seorang." pikir Sakaru.


"Namaku Sakaru, panggil saja senior. Jadi, apakah kalian memiliki masalah dengan sekte naga hitam?"


"Benar senior. Awalnya kami berempat bekerjasama dengan mereka untuk mencari sebuah tanaman langka di area ini. Tetapi setelah kami mengetahui niat buruk mereka, mereka langsung menyerang kami. Untungnya setelah kami berhasil mengalahkan setengah dari mereka, mereka langsung melarikan diri ke arah timur."

__ADS_1


"Sekte naga hitam, apa itu adalah orang-orang yang ku tolong tadi?" pikir Sakaru sekilas.


"Oh iya juga Ren, apakah 5 di antara mereka masuk ke dalam sebuah kabut berwarna merah?" tanya Sakaru untuk memastikan.


"Bagaimana senior bisa mengetahui hal itu?" pikir Ren dalam benaknya. "Itu semua benar senior. Kami melempar ke 5 orang dari sekte naga hitam masuk ke dalam Kabut Merah Abadi." ucap Ren kepada Sakaru.


Sakaru terdiam sejenak, "Ternyata benar, murid dari sekte pedang merah yang menyerang sekte naga hitam. Tapi atas dasar apa sekte naga hitam menyerang sekte pedang merah di area iblis tingkat 1."


"Dan juga, kalau di ingat-ingat. Ucapan orang yang bernama Yu Jong itu seolah-olah ingin aku memasuki kabut merah abadi dengan alasan ke 5 muridnya yang hilang." pikir Sakaru.


"Baiklah, sebelum itu. Sebaiknya kita segera menghadapi tamu tak di undang itu terlebih dahulu." ujarnya sembari menunjuk ke arah sekelompok iblis level 1.


Dengan cepat, Sakaru membuat formasi bertahan dan menyerang sekaligus. Dengan formasi pelindung yang di buatnya, Sakaru dapat dengan mudahnya melindungi ke 4 murid sekte pedang merah, dan dengan formasi menyerang. Sakaru harus terlebih dahulu memancing sekelompok iblis itu menuju ke formasi menyerang yang di buatnya.


Walaupun tingkat kultivasi Sakaru terbilang lemah dan di bawah dari tingkat kultivasi mereka ber 4, tetapi dengan ilmu pengetahuannya dan seluruh trik-trik licik yang di milikinya saat ini, adalah perkara mudah untuk mengalahkan sekelompok iblis level 1 itu.


"Booommmmm......"


Formasi menyerang itu meledak bersamaan dengan sekelompok iblis yang berada di dalamnya. Darah segar dari para iblis itu bertebaran di seluruh area itu.


"Jadi, ini yang disebut dengan kekuatan murid elite sekte pedang merah. Kami ber 4 saja kewalahan untuk melawan mereka, senior benar-benar hebat." ucap Ren tercengang dan tidak dapat mengeluarkan sepatah kata apapun.


Cling! [Mendapatkan 20 Point.]


"Ternyata benar-benar hanya 1 Point yang ku dapat untuk setiap makhluk hidup yang ku bunuh. Huh...." ucap Sakaru menghela nafas pendek.


Setelah mengalahkan sekelompok iblis level 1, Sakaru memutuskan untuk bergabung bersama mereka untuk mencari tanaman langka yang berada di dalam area itu dan berjalan ke arah barat.

__ADS_1


Karena mereka ber empat terlihat sudah sangat kelelahan, Sakaru memutuskan untuk membuat sebuah formasi pelindung dan beristirahat di sekitar sana.


__ADS_2