Menjadi Pendekar Elf Terkuat Dalam Game VR

Menjadi Pendekar Elf Terkuat Dalam Game VR
Chapter 24 : Cobaan Dari Tangan Kanan Penguasa Iblis.


__ADS_3

**


Di suatu tempat yang sangat jauh, terlihat ada seseorang yang duduk di sebuah singgasana yang terbuat dari berbagai macam tengkorak...


"Yang Mulia, saya memiliki sebuah berita yang mungkin akan membuat anda sedikit tertarik." ucapnya sembari bersujud.


"Berita, jelaskan padaku secara singkat."


"Baik. Di area tingkat 1, ada seseorang yang berhasil mengalahkan sekelompok iblis level 1 dengan mudahnya."


"Berita macam apa itu, keluarlah." ucapnya sedikit marah dengan singkat.


"Tunggu sebentar Yang Mulia. Orang itu tingkat kultivasi nya berada di tingkat murid, namun dapat dengan mudahnya mengalahkan sekelompok iblis itu dengan sekali serang."


"Sudahlah, mungkin itu hanyalah sebuah keberuntungan. Sekarang keluarlah, aku tidak ingin mendengar apapun darimu saat ini."


"Baik, kalau begitu saya permisi."


**


"Ternyata kalian bisa membawa makanan di dalam cincin penyimpanan itu ya." ujar Sakaru sembari memakan daging yang di keluarkan Ran.


"Silahkan di nikmati senior Sakaru. Kebetulan aku membawa banyak sekali persediaan makanan sebelum berangkat ke sini."


Mereka ber 5 dengan lahap nya memakan makanan yang di bawa Ren. Setelah sarapan, mereka melanjutkan perjalanannya untuk mencari tanaman langka yang di sebut Ren kemarin.


Mereka ber 4 sebenarnya mengetahui kalau tingkat kultivasi Sakaru lebih rendah daripada mereka. Ren sebenarnya ingin sekali mengetahui kebenaran di balik lencana murid elite yang di miliki Sakaru.


Umumnya, hanya orang yang memiliki tingkat kultivasi master ke atas yang dapat memiliki lencana tersebut. Ren tidak berani menanyakannya kepada Sakaru karena tidak ingin menyinggung Sakaru.


"Ada apa? Apa ada yang mengganjal di kepalamu?" tanya Sakaru kepada Ren yang dari raut wajahnya terlihat jelas kalau dia sedang memikirkan sesuatu.


"Tidak ada. Aku hanya melamun saja." jawab nya dengan singkat.

__ADS_1


Mereka melanjutkan perjalanannya menuju ke arah barat untuk mencari tanaman langka. Setelah beberapa lama, akhirnya mereka menemukan sebuah tanaman langka tumbuh di sekitar area itu.


"Ini... ini adalah rumput api. Kita benar-benar beruntung hari ini, jumlahnya juga sangat banyak." ucap Rin bergegas untuk mengambil semua rumput api yang tersebar di sana.


"Ini sungguh mengejutkan. Rumput api berada di area iblis tingkat 1, sepertinya dewa berpihak kepada kita hari ini." ujar Ron kegirangan.


Sepertinya Sakaru tidak terlalu peduli dengan rumput api dan memikirkan hal lain. Ren yang melihatnya spontan bertanya kepada Sakaru.


"Ada apa senior?" tanya Ren dengan singkat.


"Aku masih bingung, bagaimana caranya aku membedakan kalian. Wajah kalian sama dan dilihat dari tubuh kalian, tidak ada perbedaan yang menonjol di antara kalian."


"Jangan-jangan, senior masih belum bisa membedakan kami ya..."


Ren menghela nafas pendek dan menjelaskan kepada Sakaru secara singkat, "Aku dan Rin sudah jelas bukan, kami berdua adalah perempuan. Ron dan Ran adalah laki-laki, terlihat jelas dari seragam sekte yang kami gunakan."


"Seragam sekte, aku tidak mengetahui hal itu sebelumnya. Pantas saja aku tidak menyadarinya." pikir Sakaru dalam benaknya.


"Lalu, bagaimana kalian membedakan satu dengan lainnya." tanya Sakaru kepada Ren.


"Bagaimana dengan Ran dan Ron?"


"Yang mata kanannya tertutupi oleh rambut adalah Ron, dan yang mata kirinya tertutupi oleh rambut adalah Ran." Ren menjelaskan dengan singkat.


"Mereka ber 4 benar-benar aneh, ya sudah lah. Kalau di pikir-pikir, mereka ber 4 adalah juniorku di sekte pedang merah." kata Sakaru di dalam hati.


"Baiklah, aku sudah mengambil semua rumput api. Kalau begitu, ayok kita kembali." ucap Rin yang sudah mengikat semua rumput api menjadi 1 dengan tali.


"Kemana arah jalan pulangnya?" ucap Ron spontan.


"Tentu saja kesana." ucap Ren dan Ran secara bersamaan menunjuk ke arah berlawanan.


"Tidak kakakku yang cantik dan juga ceroboh, arah yang ku tunjuk adalah jalan yang benar. Aku sudah mengingatnya dari tadi." ucap Ran membenarkan pilihannya.

__ADS_1


"Tidak adikku yang sedikit keras kepala. Karena aku yang memimpin kelompok ini, sudah tentu arahnya ke arah sana." jawab Ren.


Mereka berdua berdebat begitu lama untuk menentukan arah pulang. Sakaru yang melihatnya hanya tertawa dan sedikit teringat dengan adiknya, Sena.


Lili yang menyadari adanya pergerakan yang tidak beres dari arah selatan dan langsung memberitahukannya kepada Sakaru. Setelah Lili mengkonfirmasi bahwa pergerakan aneh yang di rasakan nya tadi adalah sekelompok iblis level 4 yang mulai bermunculan, Sakaru bergegas langsung membuat sebuah formasi pelindung dan 1 formasi menyerang di sekeliling formasi pelindung yang di buatnya.


"Ada apa senior?" tanya Ren heran.


"Kalian bersiaplah, akan ada sekelompok iblis level 4 yang bergerak menuju ke sini."


"Apa, sekelompok iblis level 4. Ki-kita tidak mungkin bisa mengalahkan salah satu dari mereka, apalagi sekelompok iblis." ucap Ran panik dan juga gemetar.


"Tidak mungkin, bagaimana bisa ada sekelompok iblis level 4 di sekitar area iblis tingkat 1. Senior bercanda bukan..." Ren membantah perkataan Sakaru.


"Aku serius, ini bukanlah waktu yang tepat untuk bercanda. Kalian bersiaplah, sebentar lagi mereka akan tiba."


Dengan gemetaran, Ren dan ke 3 saudaranya bersiap untuk keadaan terburuk dan sudah pasrah dengan nasib yang menimpa mereka kali ini.


Yang di pikirkan Ren saat ini, adalah fakta bahwa Sakaru yang tingkat kultivasi nya berada 1 tingkat di bawah mereka tidak mungkin dapat mengalahkan sekelompok iblis itu. Seluruh isi pikiran Ren sudah di penuhi dengan pikiran negatif dan tidak dapat berpikir dengan jernih.


Mereka yang sekarang tingkat kultivasi nya sudah berada di tingkat master saja sudah kewalahan menghadapi iblis level 1, kini akan berhadapan dengan iblis level 4.


Sebaliknya, Ron terlihat sangat tenang seolah-olah kejadian buruk tidak akan pernah terjadi.


Yang menjadi dasar Ron tidak panik dan tenang saat ini pertama-tama adalah, dia berpikir mengapa Sakaru bisa mengetahui akan ada sekelompok iblis level 4 yang menyerang padahal Ren yang memiliki kultivasi tertinggi di sana sampai tidak bisa menyadarinya, kedua Sakaru dapat dengan mudahnya mengalahkan sekelompok iblis level 1 dengan tingkat kultivasi nya saat ini, dan yang ketiga gelar murid elite dalam sekte pedang merah itu hanya bisa di miliki oleh orang yang tingkat kekuatannya setara dengan master tingkat 5.


Walaupun Sakaru berada di tingkat murid. Dengan adanya lencana murid elite, kekuatan Sakaru sekarang dapat di bilang setara atau bahkan lebih tinggi dari pada tingkat master.


Ke 3 hal itulah yang membuat Ron yakin kalau Sakaru dapat mengalahkan sekelompok iblis level 4 itu seorang diri.


Setelah beberapa menit setelah Sakaru mempersiapkan formasi nya, terlihat beberapa iblis setinggi 5 meter mulai mendekat. Dengan cepat, Sakaru mengamankan ke 4 juniornya di dalam formasi pelindung dan mengaktifkannya.


Sakaru dengan tenang memancing sekelompok iblis itu ke dalam formasi menyerang yang sudah ia pasang sebelumnya.

__ADS_1


Alhasil, seluruh iblis itu terjebak dan langsung hancur lebur dalam sekejap. Ada yang membeku karena formasi yang di gunakan Sakaru di kombinasikan dengan teknik teratai es, dan ada juga yang mati karena formasi menyerang yang tidak di kombinasikan dengan teknik apapun.


__ADS_2