
[Berhasil mendapatkan fisik awal tingkat 1]
"Huuh...Huuh...Huuh..."
Nafas Sakaru terengah-engah setelah meminum seluruh pil yang di berikan Lili kepadanya.
"Tidak kusangka aku akan merasakan sakit yang luar biasa di dalam game ini. Aku tidak bisa meremehkan realitanya di dalam game ini." ucap Sakaru yang nafasnya masih belum stabil.
"Memang benar, jika dipikir-pikir. Sebelum aku memulai game ini sudah ada peringatan tentang hal ini sebelumnya. Aku harus menyiapkan mental ku terlebih dahulu sebelum memulai game ini. Iya juga aku baru ingat, jika aku mati di dalam game ini VR yang ku punya juga akan meledak. Aku akan lebih berhati-hati dan menghindari marabahaya yang akan datang nanti."
"Tuan sepertinya sungguh berani. Tidak ada orang yang berani langsung meminum seluruh pil penguat fisik ini sekaligus sebelumnya. Sepertinya tuan juga berhasil menyerap seluruh energi yang berada di dalam pil ini, seharusnya sekarang tuan mempunyai fisik awal tingkat 1."
"Ini semua kan salahmu yang telah memberiku pil tanpa menjelaskan apapun kepadaku."
Sakaru sedikit kesal tetapi setelah mengingat kembali kejadian yang ia lakukan sebelumnya, Sakaru mengurungkan kekesalan dan hanya bisa menghela nafas panjang.
"Sudahlah, yang lalu biarlah berlalu. Dan juga sekarang tubuhku terasa lebih bertenaga dari pada sebelumnya." ucap Sakaru sambil memutar-mutar pergelangan tangannya.
"Itu dikarenakan sekarang tuan memiliki fisik awal tingkat 1."
"Begitu ya, sekarang apa ada cara agar aku bisa menjadi lebih kuat?" tanya Sakaru kepada Lili.
"Tunggu sebentar, Lili akan mengambil sesuatu."
Lili mengeluarkan 2 buah gulungan berwarna ungu dan biru lalu memberikannya kepada Sakaru.
"Lili, apa ini?"
Sakaru bingung dan bertanya kepada Lili sambil memutar-mutar ke 2 gulungan tersebut.
"Itu adalah gulungan teknik yang ku dapat saat bersama tuanku yang sebelumnya. Gulungan berwarna ungu itu adalah gulungan teknik langkah petir, dan yang berwarna biru itu adalah gulungan teknik teratai es."
"Bagaimana kamu bisa mendapatkan gulungan teknik yang terlihat berharga ini? Apakah kamu masih punya yang lainnya?" tanya Sakaru bingung karena gulungan yang di berikan Lili terlihat langka.
"Sebenarnya gulungan itu adalah salinan dari gulungan yang aslinya, gulungan berwarna ungu itu berasal dari sekte petir ungu dan gulungan berwarna biru itu berasal dari sekte gunung es. Gulungan itu juga termasuk gulungan tingkat atas karena hanya beberapa orang tingkat murid saja yang berhak mempelajarinya."
__ADS_1
"Begitu ya, ini terlihat berharga. Aku akan menyimpannya di dalam inventory terlebih dahulu, lalu mempelajarinya di tempat yang sepi." ucap Sakaru sembari menyimpan ke 2 gulungan tersebut ke dalam inventory.
Sakaru berjalan ke arah timur untuk mencari tempat yang sepi. Setelah berjalan sekiranya 2 jam, akhirnya mulai terlihat sebuah gunung di arah depannya.
"Tuan, aku merasakan adanya energi sihir yang sangat banyak di sekitar gunung itu. Bagaimana kalau tuan berlatih di sana?"
"Ide bagus, aku akan segera kesana."
Sakaru berlari ke arah gunung itu untuk berlatih teknik yang diberikan Lili tadi. Mulai terlihat sebuah batu besar menjulang ke atas dan beberapa reruntuhan di dalam hutan tersebut.
"Sepertinya ini tempat yang cocok untuk berlatih. Kalau begitu, aku akan mencoba mempelajari teknik langkah petir terlebih dahulu."
Saat itu, Sakaru membuka sebuah gulungan teknik. Muncul sebuah tulisan-tulisan kuno dari dalam gulungan itu, lalu masuk ke dalam tubuh Sakaru. Setelah tulisan-tulisan kuno itu masuk ke dalam tubuh Sakaru, gulungan itu lenyap dan sebuah ingatan tentang penggunaan langkah petir muncul di kepala Sakaru.
"Baiklah, aku akan segera mencobanya."
Sakaru memfokuskan diri untuk mengaliri kedua kakinya dengan aliran energi sihir. Kaki Sakaru terasa ringan dan Sakaru mencoba untuk menggunakan langkah petir.
"Brrzzzz.... Krak..."
"Aaaa... Sakit sekali. Lili lakukan sesuatu terhadap kakiku, rasanya seperti kedua tulang pergelangan kakiku ditusuk 1000 jarum sekaligus."
"Baik, tuan. Aku akan menggunakan teknik penyembuhan tingkat roh untuk menyembuhkan kaki tuan."
Lili menapakkan ke 2 tangan kecilnya di atas kaki Sakaru. Muncul sebuah cahaya berwarna hijau yang begitu hangat dan menenang kan lalu kedua kaki Sakaru pun seketika itu juga sembuh, bahkan kaki Sakaru terasa lebih ringan dari pada sebelumnya.
"Fiuh... Kakiku sudah menjadi lebih baik. Sepertinya sangat berbahaya jika aku langsung berlatih teknik langkah petir, aku harus memperkuat dulu tubuhku agar kuat." Sakaru menghela nafas pendek.
"Tuan benar, berbeda dengan tuanku yang sebelumnya. Ternyata tuan benar-benar lemah, aku menyarankan tuan untuk memperkuat tubuh tuan terlebih dahulu."
"Haa.., apa kamu meledekku?" Sakaru sedikit kesal mendengar perkataan Lili.
"Aku tidak meledek tuan, aku hanya mengatakan yang sebenar nya."
"Baik, baik. Memang benar aku lemah." ucap Sakaru kesal mengalihkan pandangannya.
__ADS_1
"Apakah tuan marah?"
"Tidak, aku tidak marah."
"Baiklah kalau begitu."
"Percuma kalau begini terus, aku tidak akan bertambah kuat hanya dengan berdiam diri disini." pikir Sakaru dalam benaknya.
"Kalau begitu Lili, dimana tempat yang cocok untuk memperkuat tubuh ku ini?" tanya Sakaru kepada Lili.
Lili menunjuk ke arah timur dengan tangan kecilnya, "Dari arah sana ada sebuah gua es. Itu tempat yang cocok untuk tuan memperkuat tubuh."
Sat...Sat...Sat... Sakaru berlari cukup cepat menuju ke arah yang di tunjuk oleh Lili. Langkah kaki Sakaru terasa lebih ringan dari pada sebelumnya karena penyembuhan tingkat roh yang di gunakan Lili.
"Oh, aku sudah bisa melihat gua es itu." ucap Sakaru mempercepat larinya.
"Trakk...."
Kaki Sakaru tersandung oleh ranting dan membuatnya terjatuh.
"Bruk...."
Sakaru mendarat tepat di sebuah genangan air, dan itu membuat baju Sakaru basah.
"Sial sekali diriku ini. Mengapa setiap kali aku bersemangat selalu saja tertimpa sial." Sakaru yang kesal terus mengoceh dan melanjutkan perjalanan nya menuju ke dalam gua es.
Lili tertawa kecil melihat tuannya terjatuh. Untungnya Sakaru yang sedang sibuk mengoceh tidak menyadarinya.
Setelah berjalan beberapa lama, akhirnya Sakaru sampai di depan gua es.
"Dingin sekali. Lili, apakah kamu yakin aku harus berlatih di dalam gua es ini?" Sakaru menggigil kedinginan karena suhu di tempat itu sangat dingin.
"Untuk sekarang, sebaiknya tuan melatih tubuh di sini saja. Semakin dalam gua es, maka semakin dingin suhu nya. Mengingat tuan yang memiliki fisik awal tingkat 1 sebaiknya tuan melatih tubuh di sini saja."
"Tuan juga dapat menyebarkan energi sihir yang tuan miliki ke seluruh tubuh. Itu berguna untuk mengurangi suhu dingin dan memperkuat fisik tubuh tuan."
__ADS_1
Sakaru duduk sambil mengnyilangkan ke dua kakinya. Sambil terfokus, Sakaru mencoba untuk menstabilkan energi sihirnya agar menyebar ke seluruh tubuhnya seperti yang Lili katakan.