Menjadi Pendekar Elf Terkuat Dalam Game VR

Menjadi Pendekar Elf Terkuat Dalam Game VR
Chapter 21 : Area Iblis Tingkat 1.


__ADS_3

Setelah sekian lama melihat dan menganalisa kekuatan pendaftar lainnya, akhirnya giliran Sakaru maju ke depan arena tiba.


"Nomor 599 dan nomor 600, silahkan maju ke dalam arena."


"Akhirnya giliranku." gumam nya maju ke dalam arena.


Setelah maju ke depan, akhir nya giliran Sakaru untuk menunjukkan kemampuannya telah tiba.


"Baiklah, siapa lawanku kali ini." gumamnya melihat ke sekitar. "I-imut sekali..." ucap Sakaru spontan ketika mengetahui kalau lawannya adalah seorang gadis kecil dari ras dwarf.


Dengan telinga kucing yang di penuhi bulu di atas kepalanya dan tubuh yang mungil, itu membuat Sakaru tidak ingin bertarung dengannya. Tapi dibalik penampilannya yang imut dan terlihat seperti gadis berumur 13 tahun, kekuatannya juga tidak boleh diremehkan.


Konon katanya, ras dwarf memiliki fisik dan kecepatan yang lebih cepat dari pada ras Elf sejak mereka dilahirkan.


Seleksi baru saja di mulai, tetapi baru saja detik pertama, gadis dwarf itu melesat ke arah Sakaru dan langsung memukul Sakaru tepat ke dalam perut.


"Bukh..." Sakaru berakting terkena pukulan dan terlempar jauh ke belakang.


"Kakak ini hebat juga bisa bertahan dari seranganku." ujar gadis kecil itu kepada Sakaru.


Sakaru yang disebut kakak oleh gadis dwarf itu langsung menyerah secara sepihak. Sepertinya Sakaru berpikir untuk menyerah saja karena dirinya sudah terlebih dahulu menjadi murid elite di sekte pedang merah.


"Sudah di putuskan. Nomor 599, lolos dari seleksi, dan untuk nomor 600, silahkan meninggalkan tempat ini dan mencoba di perekrutan tahun depan."


Terlihat dari dalam arena, tetua Rong langsung meninggalkan arena itu.


"Apa-apaan Elf itu? Aku berharap dia dapat masuk dan menjadi muridku, tetapi dia malah menyerah karena gadis dwarf itu. Dasar..." ujar tetua Rong ketus sambil meninggalkan arena.


Karena seleksi telah usai, Sakaru pun keluar dari arena itu. Karena pikir Sakaru dengan meloloskan dwarf itu, dia dapat bertemu dengannya di lain hari dalam sekte pedang merah.


Sakaru kembali ke dalam gua untuk berlatih dan menjelajahi area yang belum terjamah. Dengan tingkat kultivasinya yang sekarang, Sakaru masih belum bisa masuk ke dalam area 3.

__ADS_1


Karena itu, dia terus mengelilingi area 2 dengan harapan dapat menemukan sesuatu yang bagus dan dapat mempermudah kultivasinya.


Tak disangka-sangka, Sakaru menemukan sebuah formasi kuno di belakang air terjun. Awalnya Sakaru hanya mengira-ngira ada sesuatu di belakang sana seperti harta karun. namun saat ini, Sakaru menemukan sebuah formasi kuno yang sepertinya di gunakan untuk berteleportasi.


"Garis merah apa ini?" gumam nya sembari melihat-lihat ke arah sekitar.


"Tuan, sepertinya itu adalah formasi kuno yang sudah tidak digunakan dan sudah tidak aktif." ujar Lili menjawab pertanyaan tuannya.


"Jadi, apa fungsi formasi kuno berada di sini?"


"Dilihat dari bentuk formasi nya, ini adalah formasi perpindahan. Dengan menggunakan sedikit potongan dari ruang dan energi mana, formasi ini dapat menghubungkan dunia ini dengan dunia bawah."


"Dunia bawah?" pikir Sakaru dalam benaknya.


"Lalu, bagaimana cara mengaktifkan formasi kuno ini?"


Lili mengeluarkan sebuah buku abstrak tentang dasar-dasar formasi. Sakaru lalu membacanya selama beberapa jam hingga paham dengan struktur dasar dari formasi.


"Jika aku melakukan sesuatu agar tuan dapat mempelajari seni Ilmu formasi dengan waktu yang terasa singkat dan tidak mempengaruhi umur, apakah tuan akan tetap mempelajarinya?" tawar Lili kepada Sakaru.


Yang di pikirkan Sakaru saat ini adalah bertahun-tahun \= tua, tua \= buruk rupa, buruk rupa \= tidak disukai wanita, tidak disukai wanita \= jomblo seumur hidup.


Karena Sakaru tidak menginginkan hal itu terjadi di dalam kehidupan nya, Sakaru menyetujui itu asalkan dia masih tetap muda.


"Tentu saja, asalkan aku tetap menjadi muda. Aku dapat mempelajarinya walaupun bertahun-tahun lamanya."


Setelah Sakaru setuju dengan tawaran Lili, Lili menarik roh Sakaru masuk ke dalam lautan spiritualnya. Di dalam lautan spiritual Lili, banyak sekali gulungan-gulungan teknik, perlengkapan kultivator, bahkan bahan-bahan untuk berkultivasi ada di sana.


"Tempat apa ini?" gumam Sakaru dengan wajah bingung.


"Ini adalah lautan spiritualku. 1 tahun di sini sama dengan 15 menit di dunia sebenarnya. Jadi, Tuan dapat sepuasnya berlatih di sini tanpa harus mempedulikan waktu."

__ADS_1


"Benarkah? Jika itu memang benar, berarti aku dapat menguasai Ilmu dalam formasi." gumamnya sembari melihat ke sekitar.


Sakaru melihat pedang naga berada si dekatnya saat ini. Anehnya, tekanan yang seharusnya di keluarkan pedang naga tidak menekan Sakaru dan seperti sebuah pedang biasa.


Sakaru mencoba untuk mengambil pedang itu namun...


"Apa-apaan pedang ini? Tidak bisa ku pegang." ujarnya sembari mencoba menarik pedang itu.


"Tentu saja tuan. Dengan kekuatan tuan saat ini, sangat mustahil untuk bisa mengangkat pedang naga yang beratnya mencapai 1000 kg lebih."


"Hah... 1000 kg? Pedang sekecil ini kamu bilang 1000 kg?" ucap Sakaru tidak mempercayai Lili.


"Kalau tuan tidak mempercayainya ya sudah."


Sakaru mulai mempelajari seni dari Ilmu formasi. Dimulai dari halaman pertama saja, Sakaru membutuhkan lebih dari 3 minggu untuk memahami dasar dari ilmu formasi.


Setelah mempelajari seni ilmu formasi selama 2 bulan, Sakaru baru dapat mencapai lembar ke 4 dalam buku ilmu formasi. 4 tahun di dalam lautan spiritual Lili telah berlalu, Sakaru baru menguasai setengah dari buku seni ilmu formasi.


Waktu terasa begitu cepat karena Sakaru berada di dalam lautan spiritual Lili, rasa bosan pun tidak pernah muncul. Entah itu karena Sakaru terlalu serius, atau hal lainnya.


8 tahun kemudian semenjak hari pertama Sakaru berada di dalam lautan spiritual milik Lili, akhirnya Sakaru berhasil menguasai buku seni ilmu formasi seluruhnya.


Setelah benar-benar menguasai seni ilmu formasi, Sakaru akhirnya kembali ke dalam tubuhnya.


"Apa... Tubuhku tetap pada posisinya semenjak aku masuk ke dalam lautan spiritualmu." ucap Sakaru sedikit terkejut setelah mengetahui kalau tubuhnya masih dalam keadaan berdiri.


"Itu karena aku hanya menarik roh tuan saja. Seluruh fungsi tubuh dan organ milik tuan masih terus berfungsi selama tuan berada di dalam lautan spiritual milikku."


"Itu alasan yang cukup masuk akal. Kalau begitu, aku akan mencoba mengaktifkan kembali formasi ini."


Sakaru mulai melakukan persiapan untuk mengaktifkan formasi kuno. Setelah selesai melakukan persiapan, dengan langkah terakhir. Sakaru akhirnya berhasil mengaktifkan formasi kuno yang berada di belakang air terjun.

__ADS_1


Formasi itu mengeluarkan cahaya merah yang sangat pekat dan membuat Sakaru berpindah menuju ke Area Iblis Tingkat 1.


__ADS_2