
**
"Hahaha... Luar biasa, dia benar-benar bisa mengalahkan nya." ucap iblis itu bertepuk tangan dengan senyuman kecil di wajahnya.
Iblis yang terlihat seperti manusia itu mulai tertarik dengan Sakaru dan terus mengawasi Sakaru dari kejauhan.
**
Cling! [Mendapat 10 Point.]
"Mengapa seluruh tubuhku terasa merinding?" gumam Sakaru sedikit gemetar.
Ke 4 saudara itu benar-benar terkejut dan tidak percaya dengan apa yang di lihat oleh mata mereka hari ini.
"Ada apa? Ayo kita kembali ke sekte." ucap Sakaru dengan santainya kepada mereka.
"Tunggu senior, ke arah mana kita akan pergi?" tanya Ren kepada Sakaru.
"Tidak usah khawatir tentang hal itu."
Mereka ber 4 sedikit bingung dengan perkataan Sakaru. Sakaru mulai membuat sebuah formasi teleportasi menuju ke dalam formasi yang berada di balik air terjun.
Setelah selesai membuat formasi, Sakaru menyuruh ke 4 juniornya berdiri di tengah-tengah formasi.
"Bagaimana denganmu senior?" tanya Ren kepada Sakaru.
"Aku ada sedikit urusan." jawab Sakaru sambil tersenyum kepada mereka.
Mereka ber 4 berpindah menuju ke dalam formasi yang berada di balik air terjun. Sementara itu, Sakaru kembali menuju ke reruntuhan istana.
Terlihat dari kejauhan, ternyata sudah ada bantuan dari sekte naga hitam di sekitar sana. Sakaru yang ingin meyakinkan dirinya bergegas untuk menemui Yu Jong.
"Siapa kamu!?" teriak salah satu orang bantuan yang berasal dari sekte naga hitam.
Yu Jong yang mendengar teriakan langsung melihat, "Dia, Elf itu yang telah membunuh ke 5 murid kami. Bunuh,bunuh dia..."
"Apa maksudmu Yu Jong? Ini aku yang telah menolong muridmu."
"Pembohong... Tetua Jian, dialah yang membunuh ke 5 murid itu. Bukan salahku..." ucap Yu Jong sembari menunjuk Sakaru.
Sepertinya di sini Sakaru sedang menjadi kambing hitam dari kesalahan Yu Jong.
__ADS_1
"Kalian ber 9. Benarkan, aku yang telah menolong kalian..."
"Pembohong. Tetua Jian, kami bersumpah atas langit melihat Elf itu membunuh ke 5 murid itu" ucapnya juga menuduh Sakaru.
"Sialan kau, beraninya membunuh ke 5 murid kesayanganku!!!." Teriak orang yang di panggil tetua oleh Yu Jong langsung menyerang Sakaru.
"Untunglah Elf bodoh itu kembali, aku jadi memiliki alasan untuk menghindar dari Tetua Jian. Tetua Jian sudah marah, dan aku akan aman hari ini." ucap Yu Jong dalam hati.
Sakaru bergegas menghindari serangan tetua Jian dari sekte naga hitam. Dengan sebilah pedang raja tingkat 5 dan sarung tangan api (Lihat Chapter 15.), Sakaru membalas serangan tetua itu dan langsung menebas kepalanya.
"Slash... Crat..."
Kepala tetua itu langsung terlepas dari tubuhnya akibat tebasan Sakaru. Darah mengalir deras dari tubuh tetua itu.
"Apa kamu ingat Yu Jong tentang formasi pelindung yang ku buat kemarin. Itu bisa menjadi formasi pembunuh juga loh." ucap Sakaru memperingatkan Yu Jong.
"Apa, kalian. Cepat pergi dari dalam sana." teriak Yu Jong memperingatkan mereka.
Semua itu sudah terlambat, kepala ke 9 orang itu terlepas dari tubuhnya. Yu Jong yang melihat kejadian itu berteriak histeris dan langsung mejauhi Sakaru.
"Kau yang telah berani menipuku mencoba untuk kabur. Cih... dasar bodoh."
Sakaru melesat ke arah Yu Jong dan langsung menusuk Yu Jong tepat ke arah jantungnya. Yu Jong seketika itu juga mati dan itu adalah pembantaian pertama Sakaru.
Cling! [Mendapatkan 11 Point.]
Setelah mendengar suara System, amarah Sakaru mereda dan Sakaru kembali menjadi seperti biasanya.
"Fiuh... Lelah sekali. Karena kalian telah menipuku, aku akan mengambil seluruh barang milik kalian sebagai gantinya." ucapnya dengan cepat mengambil seluruh barang yang di tinggalkan mereka.
Sakaru mendapatkan total lebih dari 10 ribu keping koin roh dan beberapa senjata. Sakaru juga mendapatkan 1 artefak pencarian dari dalam cincin milik tetua itu. Artefak pencarian berfungsi untuk mencari barang berharga. Jika ada sesuatu yang berharga, artefak itu akan mengeluarkan cahaya.
Karena Sakaru memiliki Lili yang selalu memberi tahu nya ketika ada benda berharga, Sakaru membuang artefak itu.
"Tuan sebaiknya bawa saja itu. Jika di jual, Tuan akan mendapatkan 5000 keping koin roh untuk itu."
"Benarkah? Baiklah aku akan menyimpan nya."
Setelah menjarah semua barang milik mereka, Sakaru memutuskan untuk kembali menuju ke formasi yang berada di belakang air terjun.
Sesudahnya keluar dari air terjun, Sakaru melihat ke 4 saudara itu sedang dihukum oleh Yua Lai.
__ADS_1
"Senior Sakaru, bagaimana ini. Kami di tangkap oleh Senior Yua Lai." ucap Ran dengan ekspresi wajah sedih kepada Sakaru.
Sakaru bersiul sembari pergi menjauh dari sana.
"Sakaru! Jelaskan padaku apa yang terjadi disini?" teriak Yua Lai memanggil Sakaru.
"Baik, senior." jawab Sakaru spontan memberikan hormat kepada Yua Lai.
Setelah Sakaru menjelaskan kepada Yua Lai, Yua Lai mulai mengerti tentang kondisi yang terjadi saat ini. Dengan tegas, Yua Lai memberikan hukuman kepada mereka ber 4 untuk tidak melakukan ekspedisi ke area iblis lagi selama 1 bulan.
"Se-senior. Kalau begitu aku permisi dulu ya..." ucap Sakaru bergegas pergi dari area itu.
Dengan cepat, Yua Lai menarik kerah baku Sakaru, "Jelaskan padaku, mengapa formasi rahasia yang berada di belakang air terjun bisa aktif kembali."
Karena Yua Lai terlihat menyeramkan, Sakaru langsung menjelaskan tentang formasi yang berada di belakang air terjun dengan penuh rekayasa.
"Tidak mungkin formasi itu tiba-tiba aktif. Yasudah, kamu boleh pergi. Aku akan melaporkan hal ini kepada guru." ucap Yua Lai melepaskan genggaman nya.
"Dan untuk kalian ber 4, aku akan melatih kalian selama sebulan disini."
Sakaru memberikan jempol kepada 4 saudara itu lalu bergegas pergi ke luar dari gua itu. Setelah berlari cukup jauh, terdengar suara teriakan yang sangat keras dari arah Yua Lai.
"Aaaaa... Senior Sakaru, bantu aku."
"Semoga dewa keberuntungan berada di pihak kalian hari ini." ucapnya sembari berlari pergi menuju ke luar gua.
Sakaru melesat menuju ke arah gua. Setelah sampai di luar, Sakaru menjual seluruh barang yang telah di dapatnya dari area iblis.
Teringat dengan Dwarf yang imut waktu seleksi, Sakaru pergi menuju ke dalam sekte untuk bertemu dengan dwarf itu.
Terlihat ada tetua Rong sedang duduk sambil menikmati indahnya pemandangan kota Xun. Sakaru menghampiri tetua Rong dan langsung memberikan hormat.
"Salam tetua Rong."
"Bocah Elf waktu itu ya. Apa yang kau inginkan hari ini? Jika ingin masuk ke dalam sekte ini, kamu sudah terlambat." ucap tetua Rong.
"Tenang saja tetua Rong. Hari ini aku hanya ingin bertemu dengan dwarf imut yang waktu itu saja." ujarnya sembari masuk ke dalam sekte.
"Jangan sembarangan, hanya murid yang sudah mendaftar di sini yang boleh masuk." tetua Rong menghentikan Sakaru.
Sakaru mengeluarkan lencana murid elite, "Lihatlah ini. Sudah ya, hari ini aku masih ada beberapa urusan."
__ADS_1
Tetua Rong terkejut dan langsung melepaskan genggaman nya dari Sakaru.