Met By Lightning

Met By Lightning
Kehidupan Doni : Hari Libur


__ADS_3

“ Akhirnya besok libur ya Risda “ Doni berkata kepada Risda yang kala itu sedang diantarnya pulang.



“ Iya nih Don “.



“ Kamu besok ada acara gak ? “.



“ Enggak ada Don, emang kenapa ? “.



“ Kita nonton yuk besok “ Doni mengajak Risda.



“ Gimana ya Don, nanti takutnya jadi omongan karyawan yang lain“.



“ Gak papa loh, kan aku yang minta “.



“ Yaudah deh, jam berapa ? “.



“ Jam 5 sore ya “.



“ Yauda deh “.



Risda pun turun dari mobil Doni dan segera masuk ke rumah, Doni pun memutar balik mobilnya untuk pulang.


*Keesokan hari


Doni memesan tiket dulu melalui aplikasi agar memudahkannya saat sampai di bioskop nanti. Sekitar jam 12 siang Doni menyempatkan diri untuk menyelesaikan pekerjaannya yang belum selelsai di kantor seperti menandatangi berkas pemasaran dan lain lain. Setelah ia selesai, Doni segera mandi dan bersiap untuk pergi karena jarum jam sudah menunjukkan angka 4.


__ADS_1


Doni memakai pakaian yang sangat rapi dna begitu menawan ia pun segera pergi ke tempat Risda. Sesampainya disana Doni melihat Risda menggunakan gaun bercorak mawar biru yang begitu anggun nan indah, mereka pun pergi bersama menggunakan mobil Doni.


*Diperjalanan


“ Gaun mu bagus banget loh Risda “ Doni berkata dengan penuh senyum.



“ Hehe... makasih, kamu juga keren banget kok “ Sahut Risda.



“ Iya dong... kan cewe nya cantik “.



“ Tapi kan kita cuman teman Don “ Risda menatap Doni dengan lembut.



“ Iya sih... tapi sepertinya nanti akan lebih “.



“ Semoga saja sih “ Risda tidak yakin.




“ Masa ? “ Risda kaget.



“ Iya... nih “ Doni memberikan tiket kepada Risda.



“ Film apa ini ? “.



“ Nanti juga kamu tahu “.



“ Ok deh Don “.

__ADS_1



Dan akhirnya mereka sampai di sebuah mall dan segera memasuki bioskop karena kami sudah terlambat sekitar 10 menit.



“ Ayo Don cepetan... “ Risda menarik tangan Doni.



“ Iya sabar Ris.. “.



Film itu berjudul “ Sun Rise “ film yang menceritakan tentang perjuangan seorang pria untuk mendapatkan wanita yang diinginkannya namun takdir berkata lain, orang tua si cewe tak menyetujui hubungan mereka karena si cowo itu memiliki pekerjaan yang gajinya sangat minim bagi keluarga si cewe, pada akhirnya si cewe menikah dengan orang lain sementara si cowo hidup sengsara menanggung semua peri di hatinya dan pada akhirnya dia bunuh diri tepat di depan wanita tersebut beserta pasangannya di senja hari saat matahari mulai tertelan oleh kegelapan.



Setelah selesai menonton Risda masih terus menangis karena memang film itu sangat menyentuh menurut Doni, Doni menyenderkan kepala Risda di bahunya dan bilang kepada Risda bahwa itu hanyalah sebuah film dan tak akan pernah terjadi.



“ Kita gak bakal seperti itu kan Don ? “.



“ Enggak bakal kok “ Doni mencoba menenangkan Risda.



“ Beneran ya “.



“ Iya... yuk kita pulang “ Ajak Doni.



Sekitar pukul 10 malam Doni mengantar Risda pulang ke rumahnya di pertengahan jalan mereka sempatkan untuk makan terlebih dahulu sembari membelikan makanan buat orang tua Risda.



Setelah selesai makan kami bergegas pulang dan sesampainya dirumah Risda Doni berpamitan dan langsung pulang.


Doni berharap bahwa Risda bisa menjadi pendamping hidupnya nanti. Ia sepertinya suka dengan Risda.


Mulai saat itu, mereka sering bertemu dan berkontak melalui WA dan bercanda gurau disana. Mulai dari Doni yang memuji Risda hingga Risda yang menggoda Doni.

__ADS_1


^_^_^Met By Lightning^_^_^



__ADS_2