
Setelah selesai mempelajari proposal karyawan tersebut Doni pun langsung bergerak ke bagian pabrik agar proposal tersebut di buat oleh pabrik. Doni berbincang tentang harga yang akan di berikan kepada kepala staff pabrik.
Kepala staff sungguh sangat menyukai pemikiran si bos baru, “ Ok bos... nanti saya lakukan sesuai perintah anda... “.
Doni pun meminta kepala staff untuk mengajaknya berkeliling melihat\-lihat cara kerja para staff di pabrik. Mulai dari proses pengecekan bahan hingga pembuatan Doni melihat semuanya dan Doni berkata kepada salah satu staff “ Pekerjaan kalian sungguh bagus ya.... saya suka... teruskan lagi
... " Ia berkata sembari menepuk pundak staff itu.
Doni akhirnya memahami tentang cara pembuatan produk, sudah seharusnya ia sebagai bos harus mengetahuim setiap inci dari perusahaan bisnisnya. Semua karyawan serta staff yang ada disana begitu menghormatinya. Hidupnya sungguh sangat sempurna.
Beberapa minggu setelah dia menikmati hidup sebagai seorang bos, ia pun perlahan mulai merasa bosan dan mencari sebuah hiburan di clubing. Saat pertama kali masuk kedalam clubing Doni merasa bingung akan suara musik yang begitu mendengung di telinga serta para manusia yang bergoyang secara tidak jelas.
Doni memesan minuman yang beralkohol kala itu sehingga dia mabuk ringan. Disaat ia mabuk ringan dan beberapa gadis\-gadis yang ada di clubing itu mendekatinya untuk berkenalan lalu mengajaknya ke sebuah kamar di clubing tersebut.
“ Ayo mas Doni kita istirahat di kamar “ salah satu dari gadis tersebut berkata.
“ Iya ayuk sayang.... “ Doni berkata sembari memeluk gadis tersebut.
__ADS_1
Mereka pun masuk kedalam sebuah kamar. Para gadis itu merayu Doni dan akhirnya Doni terbuai oleh rayuan mereka, hingga hal yang tak diinginkan pun terjadi.
*Keesokan paginya.
Doni membuka mata dan berkata sembari kepalanya yang terasa sakit “ Aku dimana ? “.
Seorang gadis yang berada di sebelah menyapa Doni “ Pagi...Sayang... “.
“ Kamu siapa ? “ Doni kaget dan bingung.
“ Emang kita ngelakuin apa ? “.
“ Kamu masa gak tau sih sebagai seorang pria, jika lelaki dan wanita berada dalam satu kamar maka sudah pastikan mereka... “ kata seorang gadis lain yang terbangun.
“ Apa yang kalian lakukan denganku ? “.
__ADS_1
“ Kan sudah kami bilang kami bertiga itu sedang tidur bersamamu tadi malam dan rasanya itu sungguh nikmat “.
“ Gak mungkin aku melakukan itu “ Doni bergegas memakai bajunya dan pergi meninggalkan kamar tersebut.
Itu tidak mungkin terjadi.... aku tidak mungkin melakukan hal semacam itu... apa yang kulakukan.. \( didalam pikiran Doni \).
Secepat mungkin Doni bergerak ke arah mobilnya dan kembali ke rumahnya. Sesampainya dirumah sang ayah menyapa Doni tapi ia tidak membalas sapaannya, ia segera mandi dan bersiap\-siap ke kantornya.
Disaat sampai di kantor ternyata ada kabar bahwa siang hari ini akan ada pertemuan meeting dengan client untuk membahas proposal tersebut.
Dengan kepala yang masih terasa pusing Doni kembali mempelajari proposal tersebut agar dapat diterima oleh para client penanam modal tersebut. Wajah Doni begitu pucat dan matanya memerah ia menjelaskan dan meyakinkan kepada para penanam modal bahwa makanan tersebut akan mampu merajai pasar dalam beberapa minggu ke depan.
Ketika ia selesai menjelaskannya kepada para mereka, mereka pun bertepuk tangan dan berkata “ Wah... hebat si Bos baru nih... walaupun dia sedang tidak sehat tapi ia mampu menjelaskan produknya kepada kita.... jika Bos nya saja sudah seperti ini pasti karyawannya pada bagus... baiklah kami akan menanamkan modal kami “ kata salah seorang penanam modal serta tepuk tangan yang dilanjutkan semua orang di meeting itu.
Hari sudah mulai malam dan Doni memutuskan untuk kembali kerumah baru beristirahat agar keadaannya lebih baik.
__ADS_1
^_^_^Met By Lightning^_^_^