
Tara datang dan langsung disergap oleh para karyawan dan menyuruhnya mengakui semua perbuatannya, ternyata sudah banyak korban yang telah ia jadikan pemuas nafsunya lalu setelah wanita tersebut mengalami kehamilan ia meninggalkannya dan mencari yang lainnya.
“ Aku sudah tahu sejak awal, kalau kamu itu cowok \*\*\*\*\*\*\* ! “ Rita marah dan menampar Tara.
“ Mereka saja yang Bodoh begitu mudahnya kupergunakan sesukaku “.
Rita menarik kerah baju Tara lalu berkata dengan penuh amarah “ Tapi kamu gak bisa melakukannya dengan Sasya kan ! “.
“ Hah ! kamu benar ! cewek itu !! “.
“ Keterlaluan kamu ! “ Sasya datang lalu menampar wajah Tara hingga meninggalkan bekas merah di pipinya.
“ Wanita jalang ! jika saja tidak ada yang menolongmu waktu itu.. aku pasti juga sudah mendapatkanmu.. Hahaha... “ Tara tertawa seakan tak punya malu.
Rita menelpon polisi agar segera datang dan menangkap Tara. Tara akhirnya di tahan oleh pihak kepolisian serta diinterogasi, ternyata ia sudah melakukan hal tersebut sebanya sepuluh kali dengan wanita yang berbeda beda, Tara juga mengaku ia sempat membunuh dua orang korban karena sempat ingin melapor kepolisi atas tindakannya itu. Sungguh kejam perlakuannya terhadap para korban.
__ADS_1
Beberapa hari sidang telah dilakukan dengan Sasya sebagai saksinya, Tara mendapatkan hukuman penjara selama 15 tahun. Seluruh karyawan yang juga menjadi saksi sidangpun bersorak riang dengan vonis yang diberikan hakim.
“ Awas saja kamu !! Hahaha.... “ Tara tertawa saat hendak keluar dari ruangan sidang.
Akhirnya selesai juga perkara ini dan kehidupan Sasya kembali dalam kedamaian. Ia berjanji tak akan pernah lagi jatuh hati dengan mudahnya lagi.
^_^_^Met By Lightning^_^_^
Keesokan harinya Sasya kembali bekerja seperti biasa, dengan semanagt dari semuanya ia berhasil mengubur ingatan kelam tersebut. Ia berencana melakukan inovasi terbaru terhadap cafe tersebut dan mulai meminta izin kepada si Bos.
“ Permisi Bos, saya boleh meminta izin untuk menambahkan sedikit menu Bos ? “.
“ Trima kasih Bos “.
Sasya mulai bereksperimen dengan menambahkan sedikit rasa mint kedalam kopi tersebut sehingga terciptalah kopi yang terasa pahit dilidah namun sedikit dingin juga dilidah dan juga aromanya sungguh sangat menterapi indera penciuman. Kopi tersebut pun diberi nama oleh Sasya dengan nama Menthol kopi. Ia juga menambahan jenis\-jenis kue yang beragam di menu.
Ia berencana akan mulai menampilkannya pada esok harinya. Ia berharap bahwa pembaharuan ini akan mengait lebih banyak lagi pelanggan.
__ADS_1
“ Semoga saja ramai besok ya “.
^_^_^Met By Lightning^_^_^
Keesokan harinya benar saja para pelanggan mulai melirik dan menanyakan tentang menu menu baru yang telah hadir, lalu memesannya. Mereka memuji bahwa menu baru itu sungguh unik dan tak pernah dapat mereka rasakan di cafe lainnya. Sasya beserta para karyawan lainnya memberikan rasa trimakasih atas pujian tersebut.
Hari itu sungguh ramai pengunjung membuat mereka kewalahan melayaninya. Mulai dari kopi yang tertukar hingga makanan yang salah diberikan. Namun hal itu dapat mereka perbaiki dan segera meminta maaf.
“ Gila ! rame banget ! mimpi apa kita semalam ? “ Rita kaget.
“ Syukur deh jika rame “ Sasya tersenyum mendengar perkataan Rita.
Hari sudah mulai gelap dan para pelanggan berangsur\-angsur pergi. Kamipun tak menunggu lagi dan langsung segera menutup cafe agar tak ada pelanggan yang datang lagi.
“ Ayuk! Ayuk! Tutup cepetan... nanti keburu ada yang datang lagi ! “ Ujar seorang karyawan pria.
Karyawan yang lain tertawa saat mendengar pria tersebut berkata seperti itu. Hari itu berakhir dengan sangat cepat dan menyisakan rasa lelah yang hampir membunuh.
__ADS_1
^_^_^Met By Lightning^_^_^